Cara Mudah Menulis PTK Oleh Johan Wahyudi

Saya sering mendapat keluhan dari rekan guru dan sejawat. Mereka mengeluh bahwa menulis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) itu sulit. Perlu saya jelaskan bahwa PTK itu sekadar penelitian terhadap kondisi nyata di kelas Anda.

PTK ditulis untuk menggambarkan kondisi siswa kita. Ibarat dokter menemukan pasien. Siswa pasti mengalami kesulitan untuk menerima pelajaran. Ini dapat dilihat pada perolehan nilai yang rendah. Karena itu, guru menawarkan obatnya.

Obat itulah yang disebut model, strategi, metode, media, dan alat untuk menyembuhkan penyakit tersebut. Obat ini dihipotesiskan (diyakini) pasti dapat meningkatkan kemampuan siswa.Untuk memberi gambaran dan cara mudah menulis PTK, ikutilah saran saya berikut ini.

Lanjutkan

by

Teacher, Trainer, Writer, Motivator, Blogger, Fotografer, Father, Pembicara Seminar, Simposium, Workshop PTK dan TIK, Edupreneurship, Pendidikan Karakter Bangsa, Konsultan manajemen pendidikan, serta Praktisi ICT. Sering diundang di berbagai Seminar, Simposium, dan Workshop sebagai Pembicara/Narasumber di tingkat Nasional. Dirinya telah berkeliling hampir penjuru nusantara, karena menulis. Semua perjalanan itu ia selalu tuliskan di http://kompasiana.com/wijayalabs. Omjay bersedia membantu para guru dalam Karya Tulis Ilmiah (KTI) online, dan beberapa Karya Tulis Ilmiah Omjay selalu masuk final di tingkat Nasional, dan berbagai prestasi telah diraihnya. Untuk melihat foto kegiatannya dapat dilihat dan dibaca di blog http://wijayalabs.wordpress.com Hubungi via SMS : 0815 915 5515/081285134145 atau kirimkan email ke wijayalabs@gmail.com atau klik hubungi omjay yg disediakan dalam blog ini, bila anda membutuhkan omjay sebagai pembicara atau Narasumber.

5 thoughts on “Cara Mudah Menulis PTK Oleh Johan Wahyudi

  1. Ety Syarifah

    Orang memang telah banyak mengetahui tentang PTK, tetapi ada hal yang ditinggalkan pemahannya yang justru menjadi roh kegiatan pembelajaran.
    PTK memang tidak sekadar mengobati penyakit dalam pembelajaran, mujarab dan tidaknya obat bergantung pada hasil.
    Hasil ini dapat dilihat dari satu unsur pokok yakni penilaian, mulai dari mengembangkan penilaian sampai pada analisis hasil.

    Kriteria penilaian yang baik sebagai wujud dari pengukuran ketercapaian dalam indikator, selama ini belum terjamah benar oleh para guru.

    Padahal, ketidaktepatan mengembangkan indikator, maka kurang tepat juga mengembangkan evaluasi karena penilaian dikembangkan melalui indikator. Artinya harus sama dengan indikator.

    Pak.
    Aku sebenarnya pingin buka blok seperti Bapak, tapi belum pingter bukanya.
    Tks

Leave a Reply to wijayalabs Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.