Posted on: June 10, 2013 Posted by: Wijaya Kusumah Comments: 6

Kurikulum 2013 yang Membingungkan

kurikulum 2013
kurikulum 2013

Semalam ada seorang rekan guru dari yogyakarta menelepon saya. Beliau bertanya tentang nasib pelajaran tik. Sebab hingga kini, belum jelas juklak dan juknik guru matpel tik bila kurikulum 2013 itu diterapkan.

Sebagai guru mata pelajaran teknologi informasi dan komunikasi (tik), saya sendiri masih bingung dengan kebijakan pemerintah. Mengapa tik dihapuskan dalam struktur kurikulum 2013? Belum pernah dijelaskan secara detail. Guru tik yang sudah tersertifikasi pun menjadi bingung dibuatnya. Jumlahnya juga cukup banyak. Bisa mencapai ribuan orang, bila setiap sekolah memiliki 2 orang guru tik.

Seharusnya, kebijakan pemerintah harus diikuti dengan kebijakan yang lain. Jangan sampai kebijakan itu justru merugikan para guru di sekolah. Pemerintah enak saja mengganti kurikulum baru, yang ternyata tak bisa diterapkan di semua sekolah. Tapi efeknya menjadi membingungkan para guru di seluruh tanah air.

Saya sendiri sempat bingung. Pimpinan sekolah menugaskan saya untuk mengikuti pelatihan kurikulum 2013 dengan mata pelajaran prakarya. Kebetulan sekolah saya menjadi tempat diujicobakannya kurikulum 2013. Kalau tahun ajaran baru saya mengajar prakarya, mau dikemanakan sertifikat guru profesional TIK saya? Lalu adakah sertifikasi guru untuk mata pelajaran prakarya ini? Apakah juga nanti ada ukg guru prakarya? Belum jelas juklak dan juknisnya. Kita sdh tanyakan kepada pejabat yg berwenang, tapi jawabnya sedang dipikirkan.

Terus terang saya yang berada di ibu kota negara masih bingung dibuatnya. Sama bingungnya dengan teman-teman guru di daerah lainnya. Pada akhirnya, guru-guru tik di seluruh indonesia menjadi bingung harus melakukan apa. Intinya kami masih menunggu kebijakan dari pemerintah. Harapan kami, ada edaran resmi dari pemerintah pusat, dalam hal ini kementrian pendidikan dan kebudayaan untuk guru-guru tik.

Semoga kurikulum 2013 yang membingungkan ini segera dapat dipahami oleh para guru. Sebab sosialisasi kurikulum baru yang saya terima saat ini justru membuat saya semakin bingung dan pada akhirnya saya harus bertanya kepada rumput yang bergoyang.

Salam blogger persahabatan
Omjay
https://wijayalabs.com

Categories:

6 People reacted on this

    1. kita berharap mereka pro aktif mengatasi masalah kesenjangan ini, sehingga informasinya dapat tersebar dengan cepat ke seluruh tanah air

  1. Saya guru tik honorer d sekolah negeri, sertifikasi jg belum, sudah 4 thun mengabdikan diri untuk kemajuan pendidikan TIK di indonesia, begitu bersemangat 4 tahun terakhir tp setelah baca kebijakan kurikulum 2013 semangat itu tiba2 luntur… Bagaimana masa depan karir sy nanti? Yg sertifikasi saja bingung apalagi sy yg honorer ? Terakhir kemarin tgl 15 juni d sekolah kmi rapat akhir tahun ajaran dan saya sebagai guru tik sangat terpojokan, kepala sekolh beserta jajarannya seperti enggan membahas nasib saya sebagai guru tik honorer, melainkan guru tik sertifikasi yg lebih d prioritaskan. Ya rabb bukakan jalan …

Leave a Reply to Wijaya Kusumah Cancel reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.