Posted on: June 30, 2011 Posted by: Wijaya Kusumah Comments: 16

Berbagi Sosok Guru Ideal di Yayasan Insan Kamil Bekasi

Senang rasanya bisa berbagi pengetahuan, dan pengalaman tentang sosok guru ideal di TPA-KB-TK-SD-TPQ Yayasan Insan Kamil di Taman Rahayu Regency A3/37 Bantar Gebang, Bekasi.

Sekitar 20 orang guru si sekolah ini mengikuti presentasi saya yang berjudul GURU IDEAL. Di akhir acara, kita semua berfoto bersama di halaman sekolah yang tertata apik, dan rapi. Saya pun serasa memiliki keluarga baru di yayasan Insan Kamil yang dipimpin oleh ibu Betty Risnalenny dan suaminya.

Ibu Betty adalah Kepala TK Insan Kamil, dan juga Wakil Ketua IGI Bekasi, dan saya selaku penasehat IGI Bekasi diminta oleh beliau untuk memberikan pencerahan kepada para guru di sekolahnya yang asri.

Usai presentasi, saya diberi oleh-oleh souvenir kura-kura, dan gantungan kunci hasil karya peserta didik dari SD Insan Kamil. Saya pun diajak berkeliling sekolah oleh ibu Betty yang berlantai 3 ini.

Sekolah yang berada di yayasan Insan Kamil sudah cukup modern. Saya melihat lab komputer yang sudah terkoneksi dengan jaringan LAN, sehingga guru TIK dapat mengontrol langsung aktivitas siswa selama menggunakan komputer. Sekolah ini juga sudah difasilitasi hotspot loh! Para guru dan siswa yang membawa laptop bisa internetan sepuasnya.

Dalam presentasi materi, saya memutar sejenak 2 cuplikan film 3-IDIOT. Dalam cuplikan film india itu, saya mengajak teman-teman guru untuk memperbaiki cara mengajar kita dari konvensional ke arah profesional.

Di film itu diceritakan bagaimana para mahasiswa diminta berlomba mencari 2 istilah asing, padahal 2 nama istilah itu adalah dua nama temannya yang ditambahkan dengan istilah asing.

Film 3-IDIOT mengajarkan kita para guru untuk lebih bijaksana dalam melaksanakan pembelajaran, dan tidak hanya melakukan tekanan kepada peserta didik seperti halnya berlomba. Kita pun tidak melulu teksbook. Guru ideal adalah guru yang mampu membuat pembelajarannya menjadi menyenangkan peserta didiknya. Ada komunikasi dua arah terjadi sehingga menuai prestasi tinggi.

Saat-saat presentasi awal, saya meminta teman-teman guru untuk menuliskan sosok guru ideal seperti harapan mereka. Saya pun meminta mereka menuliskan apa yang harus dilakukan untuk menjadi guru ideal, dan menanyakan kepada mereka apakah sudah menjadi guru ideal? Sebuah pertanyaan yang  juga saya tujukan untuk diri saya sendiri.

Hasil diskusi kelompok antar mereka sungguh luar biasa. Rata-rata teman-teman guru sudah tahu sosok guru ideal itu seperti apa, tetapi ketika ditanyakan apakah mereka sudah menjadi guru ideal, maka jawaban dari mereka adalah belum dan sedang menuju sosok guru ideal itu.

Guru ideal menurut teman-teman guru Insal Kamil adalah guru yang dapat memahami dan mengerti segala tingkah laku siswa di sekolah. Dia dapat memberikan kenyamanan bagi peserta didiknya sehingga ilmu yang diberikan dapat diserap dan bermanfaat bagi peserta didiknya. Dia mampu memberi teladan yang baik untuk muridnya. Guru yang bertanggungjawab terhadap anak, dan loyal terhadap tugas-tugas yang diberikan serta dilaksanakan dengan penuh dedikasi tinggi.

Guru ideal adalah seorang guru yang tidak hanya mengajar tapi juga mampu mendidik dan membentuk pribadi peserta didik yang baik. Dia memiliki sifat-sifat kenabian (Siddiq, tabligh, amanah, fatonah), dan memiliki akhlak terpuji. Menjunjung kejujuran, dan bertanggungjawab terhadap tupoksinya, serta ikhlas menjalankan kewajiban. Menyayangi anak dengan sepenuh hatinya, mampu bekerjasama dengan teman sejawat, dan berwawasan luas dengan banyak membaca, senang menulis, dan mengupgrade diri.

Terus terang, saya belajar banyak dari teman-teman guru di yayasan Insan Kamil ini. Mereka adalah guru-guru hebat yang membuat sekolah ini cepat sekali terkenal, dan mendapatkan kepercayaan masyarakat luas. Saya pun salut dengan kepemimpinan ibu Betty yang telah mendapatkan penghargaan sebagai kepala sekolah berprestasi di tingkat nasional.

Salut utuk ibu Betty, dan suaminya yang telah berhasil membangun sekolah ini menjadi berkembang, dan telah menghasilkan lulusan 2 angkatan. Saya yakin, sekolah ini akan segera mendapatkan nilai akreditasi A setelah mampu mensinergikan potensi unggul para gurunya yang masih muda, dan memiliki semangat tinggi. Bravo untuk ibu Betty! Anda adalah sosok guru ideal yang saya cari. Berusaha keras agar sekolah ini terus berkembang, dan menuai prestasi tinggi di kota Bekasi.

Salam Blogger Persahabatan

Omjay

https://wijayalabs.com

Categories:

16 People reacted on this

  1. bimbingan dan arahan omjay masih sangat kita perlukan….untuk menuju kriteria guru yang ideal…..yesterday was the first time we met….but I felt enjoy and happy….from you I knew much knowledge…and I hope you will tell us your experiences next time…..nice to meet you Omjay…..thanks a lot…..

  2. Bagus loh pak hehehe, dan bagus loh ada gambarnya juga banyak, Di bagusin terus ya pak Jay, sukses oke…

  3. Blog Bpk Hebat y
    makasih y ceritanya ttg alam memberikan makanan gratis itu
    ternyata Allah memang maha besar….

  4. Subhanallah…. Bapak benar-benar memberikan inspirasi untuk para pembaca blog bapak,terutama saya. Menarik sekali pak, awesome!!

  5. Semoga sukses terus ya om Jay

    Labschool jaya…
    labschool jaya…
    Labschool jaya jaya jaya…

    GOOD LUCK 😀

  6. Sebaiknya diadakan training quantum learning pak. Dari Buku yang pernah saya baca, quantum learning dapat meningkatkan “ledakan” daya serap anak didik.
    Selain itu juga hubungannya dengan guru ideal. menurut saya guru ideal adalah guru yang bisa membuat anak didiknya diterima disemua sekolah tanpa syarat.
    Semoga terealisasi ya Pak. Maju terus, demi bangsa ini.

Leave a Reply to Garam Manis Cancel reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.