LANDASAN ILMIAH DAN PENELITIAN TP

MATERI KULIAH
LANDASAN ILMIAH DAN PENELITIAN TEKNOLOGI PENDIDIKAN

PENDAHULUAN
Teknologi sejak dahulu kala sudah ada dan keberadaannya sudah dimanfaatkan oleh manusia, misalnya teknologi memahat contoh membuat candi untuk kebutuhan ritual beribadah dan teknologi pertanian contoh bercocok tanam untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari dan sebagainya. Dengan demikian maka teknologi tidak lepas dari kebutuhan hidup manusia dan merupakan bagian integral dari kehidupan masyarakat sejak dahulu. Menurut Yusufhadi Miarso, 2008, teknologi merupakan hasil dari rekayasa manusia dan diciptakan untuk mengatasi masalah dan/atau mengatasi keterbatasan manusia. Dengan demikian, maka teknologi selalu digunakan oleh manusia untuk memecahkan permasalahan yang dihadapi karena terbatasnya kemampuan yang dimiliki oleh manusia. Teknologi terus berkembang sejak dahulu dari yang sederhana sampai dengan yang mutakhir sampai saat ini sesuai dengan tuntutan dan kebutuhan masyarakat.
Read More

DAPATKAH ORANG BUTA MELEK TEKNOLOGI?

Iptek : Teknologi bagi Tunanetra
oleh : Dimas Prasetyo M.

Mungkin kita masih tidak percaya ketika mendengar bahwa tunanetra bisa mengoperasikan komputer atau bahkan berselancar di belantara internet. Tapi pada kenyataannya, semua hal tersebut sudah terjadi. Para tunanetra dengan bantuan teknologi maju sudah bisa mengoperasikan komputer. Baik itu operating system windows, program microsoft office, atau hanya sekedar memutar musik berformat mp3 yang tersimpan di hardisk komputer.

Teknologi bagi tunanetra ini dengan sendirinya telah membantu proses pengwujudan masyarakat yang inklusif. Paradikma masyarakat mulai terbuka dan sadar bahwa tunanetra bukan hanya tukang pijit, pemain alat musik, atau peminta-minta. Tapi sekarang masyarakat tahu bahwa ada yang bisa mengoperasikan komputer, melakukan tugas tulis menulis, membuat musik melalui keyboard dan komputer, menjadi penerjemah bahasa, dan lain-lain.

Bukti nyata bahwa tunanetra bisa mengoperasikan komputer, berselancar di internet, atau bahkan membuat website sendiri adalah situs kartunet.com. Situs yang beralamat di http://www.kartunet.com ini merupakan website yang benar-benar karya tunanetra. Kartunet itu sendiri adalah singkatan dari “karya Tunanetra”. Di dirikan oleh empat orang penggagas yaitu Irawan Mulyanto, Dimas Prasetyo M, Ikhwan Toriqo, dan Aris Yohanes, website ini bertujuan untuk mensosialisasikan kemampuan-kemampuan yang dimiliki oleh para tunanetra. Dalam website ini terdapat berbagai karya sastra, baik itu yang ditulis sendiri oleh para tunanetra atau masyarakat umum pengunjung situs kartunet.com. Di dalamnya juga terdapat beberapa fasilitas lain yang bisa diakses oleh semua orang seperti forum diskusi, halaman curhat, buku tamu, game sederhana, dan ramalan bintang. Website ini bukan hanya bisa dinikmati secara audio oleh tunanetra melalui software yang akan dijelaskan dibawa ini, tetapi juga oleh orang normal kebanyakan yang menggunakan metode visual. Pada intinya, situs kartunet.com ini adalah wadah tempat berkreasi bagi para tunanetra yang diperuntukan bagi tunanetra dan juga semua kalangan.
Read More

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
SMP LABSCHOOL JAKARTA THN AJARAN 2006-2007

MATA PELAJARAN : TIK (TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI)
MATERI POKOK : MENGIDENTIFIKASI INTERNET DAN PERANGKATNYA
KELAS / SEMESTER : IX (SEMBILAN) / I (SATU)
WAKTU : 2 JAM PELAJARAN (2 X 45 MENIT)
METODE : CERAMAH DAN DEMONSTRASI

1. STANDAR KOMPETENSI :
Mengenal perangkat keras dan sistem yang digunakan dalam akses internet

2. KOMPETENSI DASAR :
Mengidentifikasi perangkat dan sistem yang digunakan untuk akses internet

3. INDIKATOR
1. Siswa dapat menjelaskan pengertian internet
2. Siswa dapat menjelaskan sejarah internet
3. Siswa menjelaskan bagian-bagian internet dan manfaatnya
4. Siswa dapat menunjukkan hardware dan software untuk akses internet
5. Siswa dapat mengerjakan uji kompetensi dengan benar
6. Siswa dapat membuat makalah dari perkembangan TIK dewasa ini
Read More

PROPOSAL WIJAYA KUSUMAH

PENGARUH APLIKASI BLOG DAN MOODLE DALAM E-LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR INTERNET SISWA AKSELERASI

BAB I
PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG MASALAH
Kecenderungan yang telah dikembangkan dalam pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam pembelajaran internet adalah program e-learning. Beragam istilah dan batasan telah dikemukakan oleh para ahli teknologi informasi dan pakar pendidikan. Secara sederhana e-learning dapat dipahami sebagai suatu proses pembelajaran yang memanfaatkan teknologi informasi berupa komputer yang dilengkapi dengan sarana telekomunikasi (internet, intranet, ekstranet) dan multimedia (grafis, audio, video) sebagai media utama dalam penyampaian materi dan interaksi antara pengajar (guru) dan pembelajar (siswa).
Model pembelajaran berbasis TIK dengan menggunakan e-learning berakibat pada perubahan budaya belajar dalam konteks pembelajarannya. Setidaknya ada empat komponen penting dalam membangun budaya belajar dengan menggunakan model e-learning di sekolah. Pertama, siswa dituntut secara mandiri dalam belajar dengan berbagai pendekatan yang sesuai agar siswa mampu mengarahkan, memotivasi, mengatur dirinya sendiri dalam pembelajaran. Kedua, guru mampu mengembangkan pengetahuan dan ketrampilan, memfasilitasi dalam pembelajaran, memahami belajar dan hal-hal yang dibutuhkan dalam pembelajaran. Ketiga tersedianya infrastruktur yang memadai dan yang keempat administrator yang kreatif serta penyiapan infrastrukur dalam memfasilitasi pembelajaran.
Permasalahan yang dihadapi sekolah saat ini adalah pada tingkat kesiapan peserta belajar, guru, infrastruktur sekolah, pembiayaan, efektifitas pembelajaran, sistem penyelenggaraan dan daya dukung sekolah dalam menyelenggarakan pembelajaran berbasis TIK. Lalu, apakah mungkin program e-learning dapat dilaksanakan di sekolah dan dapat meningkatkan hasil belajar siswa? Ini yang menjadi esensi dari kebermaknaan e-learning di sekolah.
Read More