Tag: warisan

Posted on: October 31, 2010 Posted by: Wijaya Kusumah Comments: 24

Warisan Terakhir Seorang Blogger (9)

Dalam cerita yang lalu diceritakan bahwa ada seorang blogger yang mewariskan blog pribadinya kepada ketujuh anaknya. Masing-masing anak mendapatkan warisan sebuah blog untuk terus dikelola dan diupdate dengan baik. Bagi anda yang belum sempat membacanya dapat membuka url http://media.kompasiana.com/group/new-media/2010/10/26/warisan-terakhir-seorang-blogger-8/.

Posted on: October 15, 2010 Posted by: Wijaya Kusumah Comments: 2

Warisan Terakhir Seorang Blogger (4)

Setelah Intan dan Berlian membuka kotak emas pemberian almarhum ayah mereka yang merupakan seorang blogger handal di era global, maka kini tibalah giliran anak ketiga yang bernama Permata membuka kotak emas yang berisi pesan terakhir dari almarhum ayahnya. Sebuah pesan yang merupakan warisan terakhir seorang blogger.

Posted on: October 14, 2010 Posted by: Wijaya Kusumah Comments: 0

Warisan Terakhir Seorang Blogger (3)

Setelah intan selesai membaca pesan dari almarhum ayahnya, maka kini giliran Berlian anak kedua dari blogger handal membuka kotak emas pemberian ayahnya. Dibukanya kotak itu perlahan-lahan, dan dilihatlah sebuah kertas berwarna pink. Ayahnya tahu benar warna kesukaan Berlian, dan dengan cepat segeralah dibuka pesan ayahnya itu.

Posted on: October 13, 2010 Posted by: Wijaya Kusumah Comments: 2

Warisan Terakhir Seorang Blogger (2)

Setelah 7 hari wafatnya sang blogger handal di era global, maka dibukalah kotak emas yang berisi wasiat  ayahanda mereka. Wasiat itu merupakan warisan terakhir dari seorang blogger kepada anak-anaknya. Di dalam kotak emas itu ada secarik kertas yang berisi pesan ayah mereka. Pesan terakhir dari seorang blogger handal di era global. Dibukalah kotak pertama oleh Intan, anak pertama sang blogger handal. Dari dalam kotak emas itu terlihat secarik kertas berwarna…

Posted on: October 11, 2010 Posted by: Wijaya Kusumah Comments: 2

Warisan Terakhir Seorang Blogger (1)

Alkisah, ada seorang bloger handal di era global yang sakit parah. Dokter telah memvonisnya menderita penyakit kanker kulit studium 4. Hidupnya sudah tak lama lagi. Nafasnya pun tinggal satu dua saja. Mirip sapi mau dipotong dipemotongan hewan. Melihat hal itu, sang istri mengumpulkan semua anak-anaknya. Kebetulan, pasangan suami istri ini dikaruinia 7 orang anak. 6 orang anak putri yang cantik-cantik mirip ibunya, dan 1 orang putra yang gagah seperti ayahnya.…