Posted on: October 31, 2010 Posted by: Wijaya Kusumah Comments: 24

Warisan Terakhir Seorang Blogger (9)

Omjay di Bangka belitung
Omjay di Bangka Belitung

Dalam cerita yang lalu diceritakan bahwa ada seorang blogger yang mewariskan blog pribadinya kepada ketujuh anaknya. Masing-masing anak mendapatkan warisan sebuah blog untuk terus dikelola dan diupdate dengan baik.

Bagi anda yang belum sempat membacanya dapat membuka url http://media.kompasiana.com/group/new-media/2010/10/26/warisan-terakhir-seorang-blogger-8/.

Kini saatnya saya melanjutkan cerita tersebut, dan mohon maaf barus sempat melanjutkan karena banyak sekali topik yang dituliskan dalam blog dan membuat saya mendahulukan mana yang lebih penting untuk diposting.

————————————————————————————————————————-

Setelah kakaknya mendapatkan warisan blog dari ayahnya, kini giliran Ruby membuka kotak emas yang berisi pesan terakhir almarhum ayahnya. Dibukanya kota emas itu dan di dalamnya terlihat kertas yang berwarna kuning. Lalu dibukalah kertas berwarna kuning itu dan dibacalah perlahan-lahan pesan ayahnya di depan ibunda dan saudara-saudaranya.

Anakku Ruby, ayah tak meninggalkan kamu uang yang banyak. Ayah hanyalah seorang blogger yang suka menulis dan senang bergaul. Oleh karena itu ayah jadikan blog sebagai sarana untuk saling berbagi.

Ayah memiliki sebuah blog yang belum ayah optimalkan. Blog itu ada di alamat url http://wijayalabs.dagdigdug.com/. Sebuah blog yang ayah dedikasikan untuk kemajuan dunia pendidikan. Sayangnya, blog ini belum ayah isi dengan tulisan-tulisan dalam dunia pendidikan. Terlalu banyak blog di dunia maya membuat ayah kebingungan sendiri mau upadate yang mana.

Sering ayah bertanya kepada diri sendiri untuk apa ngeblog lebih dari satu. Ayah menjadi teringat tulisan paman tyo (penggagas blog dagdigdug.com) di kompasiana.com yang ada di url http://media.kompasiana.com/group/new-media/2009/10/26/ngeblog-bahkan-lebih-dari-satu-buat-apa/. Dalam artikel itu paman tyo menulis dengan jenaka buat apa sih ngeblog. Apalagi ngeblog lebih dari satu. Tentu pusing dibuatnya, dan membuat blogger itu harus memiliki komitmen yang tinggi untuk senantiasa meng-update blognya.

Waktu itu ayah berpikir, ayah memiliki 7 blog dengan harapan, ada setiap hari ayah ngeblog di rumah virtual ayah itu. Misalnya hari senin ayah ngblog di blogger.com. Hari selasa ngeblog di wordpress.com. Hari Rabu ngeblog di multiply.com. Hari kamis ngeblog di blogdetik.com. Hari jumat ngeblog di  kompasiana.com. Hari sabtu ngeblog di dagdigdug.com, dan hari Minggu ayah ngeblog di blog profesional ayah di wijayalabs.com.

Ayah kepengen sekali seperti itu, memiliki 7 blog dan dengan tujuh hari dalam seminggu ayah update blog-blog itu. Namun sayang, ayah kurang komitmen dengan rencana ayah itu, dan jadilah blog ayah di wijayalabs.dagdigdug.com kurang terurus dan terupade dengan baik. Oleh karenanya, ayah berikan username dan password untuk mengupadate blog ayah itu. Ayah yakin blog ini akan terus berkembang bila kamu yang mengelolanya.

Saran ayah, lebih baik punya satu blog terurus dengan baik, daripada memiliki banyak blog tapi tak terurus. Bahkan tak tahu lagi alamatnya karena lupa. kalau sudah begitu, jadilah blog kita itu menjadi sampah informasi yang menumpuk di belantara internet yang tak pernah bobo.

Bersama ini ayah berikan blog kesayangan ayah kepadamu, dan mohon dilanjutkan untuk dikelola dengan baik. Ayah percaya blog ini akan menjadi blog terbaik dalam pesta blogger bila kamu rutin mengupdatenya. Jadilah blogger handal di era global. (Bersambung)


Salam Blogger Persahabatan

Omjay

https://wijayalabs.com





Categories:

24 People reacted on this

  1. cerita diatas bisa menjadikan motivasi khusus nya seorang anak yang ingin menjadi blogger,disini kita dapat melihat ternyata warisan untuk para anak nya bukan uang,tp blog,yang kini dikembangkan olhe anak nya

  2. benar yang bapak katakan lebih bagus mempunyai 1 blog tapi terurus dengan baik dari pada mempunyai banyak blog tapi tidak terurus

  3. dengan mewariskan blog kepada anak bapak saya rasa anak bapak bisa menjadi penulis hebat di masa yang akan datang.

  4. benar pak, lebih baik kita hanya punya 1 blog yang terurus daripada punya banyak tapi tidak punya waktu untuk mengurusnya. saya saja sampai sekarang, walau hanya punya 1 blog, masih tetap tidak bisa mengurus&meng-updatenya dengan baik

    Nadya Anindita – 9D – 25

  5. iya pak setuju!lebih baik satu blog tapi keurus daripada banyak blog tapi gak keurus.yah tapi kalo punya 7 anak asyik juga sih pak bisa dijadiin warisan.saya baru sekali ini denger warisan blog.hehe.
    nadira sual 9d

  6. cerita yang baguuus! emang lebih baik punya satu blog tapi terurus daripada punya banyak gak keurus. mm saya punya satu blog aja gak gitu keurus gimana kalo punya lebih dari itu?

    -Nadia K. 9D absen 23-

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.