Siklus Ramadhan

Ceramah dari Ustadz Ismeidas

Ceramah dari Ustadz Ismeidas

RAMADHAN SEBAGAI SIKLUS
Oleh: Nusa Putra,

Adakah di antara kita yang menjalani hidup hari demi hari, jam demi jam, detik demi detik yang bisa terbebas dari khilaf, lupa dan salah? Terkadang tanpa sebab yang jelas kita berfikir atau berniat hendak melakukan sesuatu keisengan, kenakalan atau kejahatan. Meskipun tak ada nyali untuk melakukannya. Pada kesempatan lain kita larut dalam imaji-imaji liar yang tak pantas. Yang sering kali membuat kita jadi malu sendiri kala menyadarinya. Dalam kemarahan, kekecewaan, dan kekhawatiran fikiran kita acap kali dipenuhpadati  berbagai kecamuk tak tentu yang menyiratkan percik-percik keirian, kedengkian, syak wasangka, dan semua sisi gelap kehidupan.

Read More

Belajar Menjadi Bijak Menghadapi Pilpres

10262034_10202106451162892_8381940462521677820_n

Terkadang saya suka senyum-senyum sendiri. Saya tersenyum melihat para politikus kita. Dulu PDIP dan Gerindra bersatu dalam mengkampanyekan Jokowi-Ahok untuk menang dalam pilgub di DKI Jakarta. Kini keadaannya justru berubah.

Dulu kawan sekarang lawan. Begitulah politik. Dia tergantung kepada sebuah kepentingan. Artinya tidak ada kawan abadi dalam politik. Hal yang ada adalah kawan sementara untuk mencapai tujuan.

Sikap kita adalah belajar menjadi bijak menghadapi pilpres. Tentukan pilihan hati. Pelajari visi dan misi perjuangan mereka. Pelajari pula track record mereka. Amati dengan bijak cara mereka berdebat. Tentukan pilihanmu sesuai hati nuranimu.

Salam Blogger Persahabatan

Omjay

https://wijayalabs.com

Kurikulum

397346_4414899606267_1032812743_n

Coba Perhatikan! sudah berapa kali kurikulum berubah, dan cermati apa yang terjadi dalam proses pembelajaran di kelas. Ternyata kebanyakan guru keadaannya mirip sebuah syair lagu pop Indonesia Dian Pisesa yaitu aku masih seperti yang dulu…………..

Oleh karena itu para penganut mazhab guru edan percaya, bila hendak meningkatkan mutu pendidikan mulailah dari meningkatkan mutu guru, kutukulum eh kurikulum menyusul. Bukan sebaliknya, perbaiki kurikulum dulu baru urusi guru.

Read More

Tertawa itu Cerdas

Setiap orang memiliki kecerdasan. Tahukah kamu dimana kecerdasanmu? Kecerdasanmu akan terlihat ketika engkau tertawa lepas bersama keluarga tercinta. Tertawa itu cerdas. Apalagi bila kecerianmu dibagikan kepada keluaga Indonesia lainnya.

Omjay dan keluarga

Omjay dan keluarga