Cara Belajar Matematika Secara Menyenangkan
Sabtu, 21 November 2015 diadakan kegiatan Komunitas Guru Matematika Indonesia (KGMI). Pada kegiatan itu omjay melakukan peluncuran Komunitas Guru Matematika Indonesia (KGMI), dan seminar sehari cara belajar matematika secara menyenangkan. Alhamdulillah komunitas guru matematika indonesia (KGMI) sudah terbentuk dan telah sukses mengadakan kegiatan seminar sehari cara belajar matematika yang menyenangkan.

Omjay di acara seminar cara belajar matematika secara menyenangkan
Negara Pencatut
NEGARA PENCATUT
Oleh: Nusa Putra
Setya Novanto kembali membuat heboh dan gaduh. Belum lagi hilang dari ingatan kita apa yang dia dan Fadli Zon lakukan di Amerika Serikat yaitu mendukung calon Presiden Amerika Serikat yang sejak dulu terkenal rasis yaitu Donald Trump. Sifat rasis Trump antara lain diperlihatkan dari desakannya agar sejumlah masjid di Amerika Serikat ditutup sebagai balasan atas teros Paris. Itu artinya Trump secara terbuka menuduh Islamlah yang salah dalam teror Paris. Sungguh mengerikan, Setya Novanto dan Fadli Zon mendukung calon presiden yang rasis dan anti Islam.
Cara Baru Belajar Matematika Yang Menyenangkan
CARA BARU BELAJAR MATEMATIKA SECARA MENYENANGKAN
Sabtu, 21 November 2015, Tempat di Microsoft Indonesia Auditorium, Gedung Bursa Efek Jakarta, (Indonesia Stock Exchange Building) Menara II, Lantai 18, Jakarta Pusat. Silahkan registrasi di bawah ini!
http://goo.gl/forms/k5pAOyibB2
Mendidik Insan Berkarakter Melalui TIK

Fenomena pendidikan karakter mengumandangkan resonansinya di setiap alam ide praktisi pendidikan, mulai dari penatar konsep hingga penatar praktik. Penulis berharap, konsep pendidikan seperti ini dapat dinikmati oleh seluruh institusi pendidikan di Indonesia, sehingga jelas evaluasinya pada saat berbenturan dengan kelemahannya. Kita akan temukan generasi baru yang santun berbahasa, dan berbudaya. Itulah mengapa kita harus mendidik insan berkarakter melalui Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Tapi sayang kurikulum 2013 justru menghapus mata pelajaran ini dan diganti dengan Prakarya. mata pelajaran baru yang belum ada sarjananya di perguruan tinggi manapun di dunia.
Pendidikan sangat diperlukan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Dengan pendidikan bangsa ini akan cerdas dalam berpikir, dan bijak dalam bertindak. Agar cerdas dalam berpikir, dan bertindak diperlukan pendidikan budaya dan karakter. Dengan begitu moral dan agama mereka akan terjaga dalam pohon pendidikan. Dalam pohon pendidikan itu, Prof Arief Rachman menyampaikan kepada kami guru di Labschool Jakarta : “akan terlihat mereka berakar moral dan agama, berbatang ilmu pengetahuan, beranting amal perbuatan, berdaun tali silaturahim, dan berbuah kebahagiaan dunia dan akhirat. Itulah hasil dari sebuah pendidikan yang berbudaya”. Read More

