OTN 8 2026 Hadir di JICC Senayan: Saatnya Siswa dan Guru Indonesia Bersatu Unjuk Kreativitas di Dunia Teknologi
Oleh: Wijaya Kusumah Ketua KOGTIK PGRI
“Jangan hanya mengajarkan anak menggunakan teknologi. Berikan mereka kesempatan untuk menciptakan sesuatu dengan teknologi.”
Kalimat sederhana itu semakin relevan ketika kita melihat perkembangan teknologi digital yang begitu cepat.
Hari ini, kecerdasan artifisial (AI), coding, robotik, informatika, film digital, hingga e-sport sudah menjadi bagian dari kehidupan generasi muda. Teknologi bukan lagi sesuatu yang jauh dan hanya dipelajari oleh anak-anak yang dianggap “jago komputer”.
Teknologi sudah menjadi bagian dari kehidupan.
Karena itu, sekolah memiliki tugas penting. Anak-anak tidak cukup hanya diajarkan menjadi pengguna teknologi. Mereka perlu diberi kesempatan untuk berpikir, mencoba, berkreasi, memecahkan masalah, bekerja sama, dan menghasilkan karya.
Salah satu panggung yang dapat menjadi ruang belajar sekaligus ruang berkompetisi itu adalah OTN 8 Tahun 2026.
OTN 8 Hadir di JICC Senayan Jakarta
Olimpiade TIK dan Informatika ke-8 atau OTN 8 Tahun 2026 akan hadir di:
📅 29 Oktober–1 November 2026
📍 JICC Senayan, Jakarta
OTN 8 menjadi bagian dari rangkaian kegiatan teknologi dan pendidikan dalam Main Event Indocomtech 2026.
Berdasarkan matriks kegiatan Main Event Indocomtech, sejumlah cabang OTN dijadwalkan hadir selama penyelenggaraan, antara lain:
- 💻 OTN Coding
- 🤖 OTN Robotic
- 🧠 OTN Cerdas Cermat Informatika
- 🎬 OTN Film Pendek
- 🎮 OTN E-Sport
Bagi saya, OTN bukan sekadar persoalan siapa yang mendapatkan juara. Ada sesuatu yang jauh lebih penting. Anak-anak mendapatkan pengalaman.
Mereka belajar menghadapi tantangan. Mereka belajar bekerja sama. Mereka belajar menerima kemenangan dan kekalahan. Mereka belajar menyelesaikan masalah. Dan yang tidak kalah penting, mereka belajar percaya kepada kemampuan dirinya sendiri.
Coding: Belajar Berpikir Sebelum Membuat
Coding bukan hanya tentang mengetik baris-baris program. Di balik coding ada proses berpikir.
Anak belajar memahami masalah, menyusun langkah, menemukan kesalahan, memperbaiki program, lalu mencoba kembali.
Dari sana tumbuh kemampuan berpikir logis, sistematis, kreatif, dan terstruktur. Tidak mengherankan jika coding membuat game menjadi salah satu kompetisi yang menarik dalam OTN 8.
Siapa tahu, siswa yang selama ini terlihat biasa saja di kelas ternyata memiliki potensi luar biasa ketika berhadapan dengan algoritma dan pemrograman.
Robotik: Ketika Ide Menjadi Gerakan
Saya selalu tertarik melihat anak-anak bermain robotik. Ada rasa ingin tahu yang besar ketika mereka mencoba membuat robot bergerak sesuai perintah.
Kadang robotnya tidak berjalan. Kadang salah arah. Kadang programnya error. Tetapi justru di situlah proses belajar terjadi.
Anak belajar bahwa kegagalan bukan akhir dari sebuah proses. Kegagalan adalah informasi untuk memperbaiki rancangan berikutnya.
OTN Robotic menjadi ruang bagi siswa untuk menggabungkan kreativitas, logika, teknologi, dan kemampuan memecahkan masalah.
Cerdas Cermat Informatika: Seberapa Luas Wawasanmu?
Tidak semua anak tertarik membuat program. Ada anak yang memiliki daya ingat kuat, wawasan luas, mampu berpikir cepat, dan senang menjawab pertanyaan.
Untuk mereka, OTN Cerdas Cermat Informatika dapat menjadi panggung yang menarik.
Dalam matriks kegiatan, OTN Cerdas Cermat Informatika tercantum dalam rangkaian acara Jumat, 30 Oktober 2026.
Di sinilah pengetahuan informatika tidak hanya disimpan di dalam buku atau materi pembelajaran, tetapi diuji dalam suasana kompetisi yang menyenangkan.
Film Pendek: Teknologi untuk Bercerita
Teknologi juga bisa digunakan untuk menyampaikan pesan. Sebuah cerita sederhana dapat menjadi luar biasa ketika dikemas melalui film.
Mulai dari mencari ide, menulis naskah, menentukan pemeran, mengambil gambar, mengatur suara, melakukan editing, hingga menghasilkan karya akhir.
OTN Film Pendek memberikan ruang bagi siswa yang memiliki kreativitas di bidang cerita dan visual.
Dalam rangkaian kegiatan OTN, lomba film pendek juga tercantum pada Jumat, 30 Oktober 2026.
Bisa jadi ada siswa yang tidak terlalu menonjol ketika mengerjakan soal matematika atau informatika, tetapi ternyata memiliki kemampuan luar biasa dalam membuat cerita dan karya visual.
Sekali lagi, kita baru mengetahui potensi anak setelah memberikan kesempatan kepadanya.
E-Sport: Bermain, Strategi, dan Sportivitas
E-sport juga menjadi bagian dari ekosistem digital generasi muda.
Namun, ketika masuk dalam sebuah kompetisi, bermain tidak cukup hanya mengandalkan kemampuan teknis.
- Ada strategi.
- Ada kerja sama.
- Ada komunikasi.
- Ada disiplin.
- Ada sportivitas.
- Dan ada kemampuan mengendalikan diri.
Dalam rundown kegiatan, OTN E-Sport tercantum pada Minggu, 1 November 2026.
Bagi guru dan orang tua, kegiatan seperti ini juga dapat menjadi kesempatan untuk mengarahkan minat anak agar berkembang secara positif dan bertanggung jawab.
Seminar Nasional OTN 8 Terbuka untuk Umum
Ada satu kegiatan yang tidak kalah menarik. Selain kompetisi, OTN 8 juga menghadirkan Seminar Nasional PGRI. Para Pembicaranya juga keren-keren.
- Prof. Dr. Eko Indrajit dari Akademisi
- Dedi Dwitagama dari Praktisi
- Pejabat Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kemdikdasmen
- Sponsor Epson Indonesia
Kabar baiknya, pendaftaran Seminar Nasional OTN 8 terbuka untuk umum. Artinya, kegiatan ini tidak hanya diperuntukkan bagi peserta lomba.
Guru, kepala sekolah, mahasiswa, orang tua, pemerhati pendidikan, komunitas, praktisi teknologi, maupun masyarakat umum yang ingin menambah wawasan dapat mengikuti seminar sesuai mekanisme pendaftaran panitia.
Dalam matriks Main Event Indocomtech, Seminar Nasional PGRI tercantum sebagai salah satu agenda pada Kamis, 29 Oktober 2026.
Ini tentu menjadi kesempatan menarik untuk mempertemukan dunia pendidikan dengan perkembangan teknologi yang terus berubah.
Guru Jangan Hanya Menjadi Penonton
Sebagai guru, kita sering berkata kepada siswa:
“Kamu harus berani mencoba.”
Tetapi pertanyaannya, sudahkah kita memberikan ruang kepada mereka untuk mencoba?
Sudahkah kita membawa mereka keluar dari rutinitas pembelajaran di kelas? Sudahkah kita memberikan panggung agar mereka menunjukkan kemampuan? Mari kita mulai dari sekolah.
Guru dapat mencari siswa yang memiliki minat coding. Ajak siswa yang senang merakit untuk mengenal robotik.
Berikan kesempatan kepada siswa yang kreatif untuk membuat film pendek. Dorong siswa yang memiliki wawasan informatika untuk mengikuti cerdas cermat.
Dan berikan ruang kepada siswa yang tertarik dengan e-sport untuk belajar tentang strategi, kerja sama, disiplin, dan sportivitas.
Tidak semua anak harus menjadi juara. Tetapi setiap anak berhak mendapatkan kesempatan untuk mencoba.
Jangan Matikan Mimpi Anak karena Kita Belum Melihat Potensinya
Saya percaya, setiap anak memiliki kelebihan. Masalahnya, terkadang kelebihan itu belum terlihat karena belum mendapatkan kesempatan.
Ada anak yang pendiam di kelas tetapi ternyata sangat kreatif ketika membuat film. Ada anak yang senang bermain dengan komputer dan ternyata memiliki kemampuan coding.
Ada anak yang tidak banyak bicara tetapi mampu merakit robot. Ada pula anak yang memiliki kemampuan berpikir cepat dan wawasan luas dalam bidang informatika. Karena itu, jangan terlalu cepat memberikan label kepada anak.
Berikan kesempatan. Berikan pengalaman. Berikan kepercayaan. Dan berikan panggung kepada mereka.
Mungkin OTN 8 bukan hanya sebuah perlombaan. Mungkin OTN 8 adalah awal dari sebuah perjalanan panjang seorang anak menuju masa depannya.
Ayo Daftarkan Peserta OTN 8
Bagi sekolah, guru, orang tua, dan siswa yang ingin mengikuti OTN 8, pendaftaran peserta dapat dilakukan melalui:
Jangan menunggu sampai hari pelaksanaan semakin dekat. Mulailah dari sekarang. Informasikan kepada kepala sekolah.
Sampaikan kepada guru. Ajak orang tua berdiskusi. Dan yang paling penting, tanyakan kepada anak:
“Kamu ingin mencoba bidang apa?”
- Mungkin jawabannya coding.
- Mungkin robotik.
- Mungkin cerdas cermat.
- Mungkin film pendek.
- Mungkin e-sport.
Apa pun pilihannya, biarkan mereka belajar dari prosesnya.
OTN 8 2026: Belajar, Berkarya, Berkompetisi, dan Menginspirasi
📅 29 Oktober–1 November 2026
📍 JICC Senayan, Jakarta
🏆 OTN Coding
🤖 OTN Robotic
🧠 OTN Cerdas Cermat Informatika
🎬 OTN Film Pendek
🎮 OTN E-Sport
🎤 Seminar Nasional OTN 8 – Terbuka untuk Umum
Mari kita siapkan generasi muda Indonesia agar tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu menjadi pencipta teknologi.
Sebab masa depan bukan hanya milik mereka yang paling pintar menggunakan teknologi.
Masa depan juga milik mereka yang berani belajar, mencoba, berkarya, berkolaborasi, dan menciptakan solusi.
Dan mungkin, salah satu anak yang hari ini kita ajak mengikuti OTN 8 akan menjadi orang yang kelak menciptakan teknologi yang bermanfaat bagi Indonesia.
Jangan matikan mimpi mereka. Berikan panggungnya. Berikan kesempatan untuk mencoba.
Ayo daftar OTN 8 sekarang! Untuk semua jenjang siswa SD/SMP/SMA/SMK
OTN 8 2026
JICC Senayan Jakarta, 29 Oktober–1 November 2026.
Mari belajar. Mari berkarya. Mari berkompetisi. Mari menginspirasi.
Salam literasi dan teknologi.
Wijaya Kusumah (Omjay) Guru Informatika SMP Labschool Jakarta
Ketua KOGTIK PGRI
logo OTN 2026/dokpri
#OTN8
#OTN2026
#OlimpiadeInformatika
#CodingIndonesia
#RobotikIndonesia
#PendidikanTeknologi

