Upacara Bendera di SMP Labschool Jakarta

Senin, 24 September 2012 SMP Labschool Jakarta melaksanakan upacara bendera. Kali ini upacara dilaksanakan di minggu keempat bulan September. Petugas Upacara adalah para Pengurus OSIS, dan MPK yang baru saja dilantik. Mereka dengan penuh tanggung jawab menjalankan tugas sebagai petugas upacara. Mereka berlatih terlebih dahulu di hari Sabtu untuk menjadi petugas upacara hari Senin ini. Dengan berlatih, mereka menjadi lebih terbiasa dalam melaksanakan tugas Upacara Bendera.

Upacara Bendera di SMP Labschool Jakarta, Senin 24 September 2012

Upacara Bendera di SMP Labschool Jakarta, Senin 24 September 2012

Read More

Sekolah Dilarang Gelar Sahur On The Road

Dua siswi SMA Negeri 28, Nur Aisah Siregar dan Astrid, tewas dalam kecelakaan usai mengikuti acara sahur on the road, Sabtu (13/8/2011). Mereka tewas setelah mobil Toyota Yaris yang dikemudikan M Hadi Wibowo, yang juga siswa SMA 28, mengalami kecelakaan di Jalan Warung Buncit, dekat perempatan Pejaten Village. Dalam kecelakaan itu, dua siswi SMA 28 lainnya, Vera Muthia dan Ratnaningsih, mengalami luka serius. Wibowo juga mengalami luka dan saat ini masih dirawat. (berita ini saya baca di detik.com)

Read More

UN Untuk Siapa?

Membaca berita di Kompas cetak, Rabu 1 Desember 2010 di sini, membuat saya tersulut untuk membuat tulisan baru tentang ujian nasional. Di dalam berita itu dituliskan bahwa Pemerintah masih belum siap dengan formula baru pelaksanaan Ujian Nasional 2011. Padahal, DPR telah meminta pemerintah mengevaluasi pelaksanaan UN yang berlangsung selama ini dan mempersiapkan formula baru UN yang lebih adil.

Sebenarnya, pelaksanaan Ujian Nasional (UN) itu untuk siapa? Kalau kita menyadari bahwa pelaksanaan UN untuk para peserta didik kita yang bersekolah di jenjang SMP/SMA/SMK atau jenjang sederajat lainnya, maka kita harus memfokuskan diri untuk keadilan dan kenyamanan para peserta didik itu. Jangan sampai mereka menjadi stress dan kehilangan kepercayaan diri hanya karena kebijakan pemerintah yang salah. Sebab seringkali kebijakan pemerintah itu tak membumi, dan hanya mengorbankan nasib para peserta didik kita. Berita-berita di media tentang UN sudah jelas-jelas memberitakan ketidakadilan itu. Tetapi, lagi-lagi pemerintah seperti orang buta, bisu, dan tulis. Susah untuk diajak berdialog, dan mau menang sendiri. Seolah-olah para peserta didik hanya diminta untuk menjadi obyek penderita, dan harus melaksanakan apa yang sudah menjadi kebijakan pemerintah.

Read More