Posted on: January 25, 2013 Posted by: Wijaya Kusumah Comments: 0

Buat Siapa Try Out dan Pendalaman Materi UN?

1359108563543169042
Try Out di SMP Labschool Jakarta

Setelah sholat jumat, 25 januari 2013 saya ditugaskan untuk mengawas try out siswa kelas 9 di smp labschool jakarta. Saya melihat para siswa begitu semangat mengerjakan soal try out matematika yang diberikan. Hari ini mereka mengikuti kegiatan try out matematika yang kedua.

 

Di sekolah kami try out dan pendalaman materi un mutlak diadakan. Hal ini dilakukan agar para siswa kelas 9 lebih siap menghadapi ujian nasional. Kami tidak ingin ada siswa yang tidak lulus un karena kurangnya persiapan.

Adanya try out membuat siswa lebih terlatih mengerjakan soal-soal un dan membuat mereka menjadi tahu tingkat kemampuan mereka dari mata pelajaran yang diujikan.

Sedangkan pendalaman materi dilaksanakan untuk membimbing siswa memahami materi lebih mendalam lagi. Tentu guru dan siswa harus lebih berinteraksi sehingga terjadi pembelajaran yang berkualitas. Adanya pendalaman materi membuat siswa bertanya tentang materi-materi pelajaran yang belum dipahaminya.

Bagi seorang guru, memberikan pelayanan kepada siswa tidaklah mudah. Kami harus memberikan pelayanan terbaik kami. Apalagi sekolah swasta yang harus bersaing dengan sekolah negeri. Kami para guru harus melayani siswa dengan sepenuh hati dan membimbing mereka agar mampu menguasai materi un dengan baik.

Alhamdulillah sekolah kami termasuk sekolah yang tingkat kelulusannya 100 persen dan selalu mendapat rata-rata nilai un yang memuaskan. Tentu ini semua berkat dukungan dari semua pihak. Baik orang tua siswa, maupun gurunya yang selalu memotivasi siswa.

Kami bersyukur adanya try out dan pendalaman materi membuat kami tahu siswa yang lemah dan segera membimbing mereka untuk mendalami materi lebih intensif lagi. Menurut berita di media masa, tahun ini soal un akan dibuat dalam 20 paket per bidang studi. Tentu sebagai guru kami harus membimbing peserta didik kami agar mencapai prestasi tinggi. Meskipun kami menyadari nilai un bukanlah segalanya dan membuat siswa hanya terfokus kepada pelajaran un saja. Kami mencoba mengimbanginya dengan kegiatan lainnya yang bermanfaat buat siswa sehingga otak kanan dan kirinya bekerja secara seimbang. Pendidikan karakter jelas harus didahulukan, agar mereka bukan hanya cerdas otak, tetapi juga watak.

Secara pribadi saya kurang setuju bila un dilaksanakan untuk menentukan kelulusan siswa. Bagi saya un lebih bagus diadakan sebagai pemetaan saja sehingga pemerintah tahu sekolah mana di daerah yang kurang kualitasnya. Dengan pemetaan itu pemerintah segera melengkapi sarana dan prasarana sekolah dan sdm guru yang berkarakter indonesia. Mereka mampu membimbing peserta didiknya untuk mampu berpresatasi dan berkompetisi di era globalisasi saat ini.

Tentu tidaklah adil bila siswa di daerah pedesaan diadu mutunya dengan siswa di daerah perkotaan dengan un yang hanya 3 hari saja. Mereka yang di kota tentu akan jauh lebih siap daripada yang di desa. Selain sarana dan prasarananya lengkap, mereka dibimbing dengan guru-guru yang profesional. Beda banget dengan di desa. Boro-boro bisa ikut try out dan pendalaman materi yang membutuhkan biaya besar, untuk biaya hidup saja mungkin mereka sudah kesulitan.

Akhirnya, buat siapa try out dan pendalaman materi un dilaksanakan? Buat siswa di sekolah agar mereka lebih siap menghadapi un dengan nilai terbaiknya. Merekapun lebih memahami materi secara lebih luas dan bukan hanya sekedar menghafal. Memahami jauh lebih baik daripada menghafal dan itu perlu latihan soal agar mereka lebih memahami soal-soal yang aplikatif dan membuat mereka terbiasa berpikir tingkat tinggi dan melatih logika berpikir mereka. Ibarat seorang petinju, mereka akan siap bertanding di atas ring bila sudah rajin berlatih. Bagaimana menurut anda?

1359108657424782593
Try Out di SMP Labschool Jakarta

Salam blogger persahabatan
Omjay
https://wijayalabs.com

Categories:

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.