Sudah saatnya kita ramai-ramai menggugat ujian nasional demi kemajuan bangsa yang lebih baik. UN bukanlah alat yang tepat untuk evaluasi di negeri ini, dan kembalikan saja alat evaluasi itu kepada guru di sekolah. Guru harus dipercaya untuk membuat sendiri alat evaluasinya, dan pemerintah berkewajiban melatih guru untuk membuat alat evaluasi yang baik. Itu yang seharusnya dilakukan. Saatnya, uang negara tepat sasaran, dan bukan menjadi proyek pejabat kemdikbud.
Ujian Nasional Untuk Siapa?
Masihkah UN SMA Diperlukan?
Baru saja saya berdiskusi dengan anak-anak kelas XII SMA Labschool Jakarta yang baru saja selesai melaksanakan Ujian Nasional (UN) Bahasa Indonesia. Mereka tampak bergembira karena baru saja menyelesaikan UN SMA di hari pertama. Mereka berkumpul di kantin sekolah sambil melepas lelah.
Propaganda Kotor di Kurikulum 2013

Pagi ini saya mendapatkan sms Kurikulum2013: Pada Pelajaran PPKN, ada kompetensi yang dituntut dari siswa untuk melakukan tindakan nyata sebagai warga negara yang baik. Saya menjadi geli sendiri, membaca propaganda yang dibaut eh dibuat kemdikbud melalui sms gratis yg dipublikasikan kepada khalayak ramai. Bagi saya, hal yang dituliskan itu bukanlah hal yang baru dan sudah dilaksanakan oleh guru ppkn dalam kurikulum sebelumnya.



