Contoh Model Pembelajaran
Beberapa model pembelajaran yang dapat membuat peserta didik aktif dan dapat dijadikan acuan pengajaran keterampilan di kelas, antara lain seperti berikut:
1. Model Pembelajaran Kolaborasi
Pembelajaran kolaborasi (collaboration learning) menempatkan peserta
didik dalam kelompok kecil dan memberinya tugas di mana mereka saling
membantu untuk menyelesaikan tugas atau pekerjaan kelompok. Dukungan
sejawat, keragaman pandangan, pengetahuan dan keahlian sangat membantu
mewujudkan belajar kolaboratif. Metode yang dapat diterapkan antara lain
mencari informasi, proyek, kartu sortir, turnamen, tim quiz.
2. Model Pembelajaran Individual
Pembelajaran individu (individual learning) memberikan kesempatan kepada
peserta didik secara mandiri untuk dapat berkembang dengan baik sesuai
dengan kebutuhan peserta didik. Metode yang dapat diterapkan antara lain
tugas mandiri, penilaian diri, portofolio, galeri proses.
Kuis Olimpisme pertemuan ke-4 di Kampus B UNJ Rawamangun
Nama : Annisa Nurlitiani
No.Reg : 3315130937
Prodi : Pendidikan Kimia Bilingual
- Sebutkan dan jelaskan (sesuai pandangan pribadi) tentang hubungan aktivitas gerakan olimpiade dengan prestasi olahraga di sebuah Negara!
- Berikan ide anda, agar gerakan olimpiade di Indonesia dapat terselenggara secara efektif dan menghasilkan output yang maksimal!
- Apa yang anda rasakan setelah mengikuti 4 kali pertemuan perkuliahan olimpisme?
Jawab :
- Menurut saya hubungan aktifitas gerakan olimpiade dengan prestasi olahraga di sebuah Negara adalah dengan dengan adanya aktivitas gerakan olimpiade maka sebuah Negara akan bersaing secara sportif untuk menciptakan atlet-atlet yang memiliki bakat yang sangat luar biasa agar membuat sebuah Negara tersebut mampu atau dapat berpartisipasi dalam aktifitas olimpiade, kemudian dengan adanya aktivitas olimpiade tersebut akan membuat prestasi olahraga pada suatu Negara menjadi tolak ukur atau mampu memotivasi Negara-negara lain yang belum bergabung atau berpartisipasi dengan aktivitas gerakan olimpiade, dan juga mampu menjadikan wadah untuk bertemunya para atlet-atlet dunia yang akan membanggakan nama Negara dari masing-masing atlet dan juga dengan adanya aktivitas gerakan olimpiade ini setiap Negara akan berjuang untuk membuat negaranya menjadi yang paling baik.
- Agar gerakan olimpiade di Indonesia dapat terselenggara secara aktif dan menghasilkan output yang maksimal, menurut saya :
- menerapkan prinsip-prinsip olimpiade dalam kehidupan sehari-hari
- tidak pernah menyerah dan putus asa untuk berjuang menjadi seorang pemenang
- selalu memotivasi orang lain untuk melakukan hal yang baik
- membuat suatu organisasi dimana menjadi tempat perkumpulnya para motivator yang mampu memotivasi masyarakat Indonesia
- membuat suatu club yang menjadi tempat para masyarakat menyalurkan bakatnya, baik dalam olahraga, kesenian, ilmuan, dll
- membuat suatu kompetisi untuk semua warga Indonesia yang memiliki kemampuan dan bakatnya, agar bakat mereka mampu tersalurkan dan dapat ditingkatkan
- sering mengadakan sosialisasi kepada masyarakat baik di kota maupun didaerah mengenai olimpisme, agar mereka mengetahui apa itu olimpiade yang sebenarnya
- mendidik para atlet agar menerapkan prinsip olimpiade
Setelah 4 kali mengikuti mata kuliah olimpisme bersama om jay, saya merasa sangat termotivasi untuk selalu berjuang dan tak pernah merasa lelah untuk menjadi seorang pemenang, mata kuliah olimpisme menurut saya sangat berguna untuk para mahasiswa karena mampu merubah pola pikir menjadi lebih baik kemudian dalam perkuliahan yang enjoy saya merasa sangat nyaman dan sangat menyukai apa yang om jay ajarkan kepada saya dan teman-teman, dan saya berharap semoga mata kuliah olimpisme ini ada untuk semua fakultas tidak hanya mipa saja dan saya juga berharap prinsip-prinsip olimpisme ini dapat diterapkan dalam kehidupan setiap mahasiswa.
Resume Kuliah Olimpisme ke-4 di Kampus B UNJ Rawamangun Jaktim
Resume Olimpisme ke-4 di Jurusan PKB MIPA UNJ
Sabtu, 21 September 2013, saya bergegas untuk segera mempersiapkan diri dalam mengikuti materi kuliah olimpisme yang ke-empat ini. Saya pasti akan mendapat semangat baru, inspirasi baru dan berbagai nilai kehidupan yang nantinya harus bisa dikembangkan sebaik mungkin.

omjay dan mahasiswa yang mendapatkan hadiah buku IGI
Peran Guru Dalam Pelaksanaan Kurikulum 2013
Jumat, 20 September 2013 guru-guru SMP-SMA di lingkungan Labschool Yayasan Pembina (YP) Universitas Negeri Jakarta (UNJ) diundang untuk mengikuti kegiatan seminar penerapan kurikulum 2013. Kegiatan itu dilaksanakan di Auditorium Labschool Jakarta Rawamangun Jakarta Timur dari pukul 13.00 sampai dengan pukul 16.00 wib.

