THE LAST RUN

Jum’at, 6 Maret 2009 di SMP Labschool Jakarta Timur telah diadakan kegiatan yang bernama The Last Run.

Halo  Halo Labschoolku

Halo Halo Labschoolku

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memberikan kesempatan untuk terakhir kalinya kepada siswa-siswi kelas-9 SMP Labschool Jakarta melakukan lari jum’at pagi bersama. Sebab sebentar lagi mereka akan mengikuti ujian nasional di bulan April. Kegiatan ini kami sebut juga Lari Pagi Kenangan.

Lari Pagi Kenangan Labschool

Lari Pagi Kenangan Labschool

Sesuai dengan budaya sekolah di tempat kami, biasanya anak-anak diberikan kesempatan untuk berekspresi yang agak beda di hari itu. Siswa, guru, dan orangtua berkumpul dan melakukan lari pagi bersama.

Lari Pagi Kenangan di Labschool

Lari Pagi Kenangan di Labschool

Pokoknya seru banget dech. Lucu, senang, gembira, nampak dari wajah-wajah mereka.

OOH siapa itu?

OOH siapa itu?

Belajar PTK di Pusdiklat Depag Ciputat

Kamis, 5 Maret 2009 di Pusdiklat Departemen Agama RI telah diadakan pelatihan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) tingkat nasional. Sebanyak 70 orang guru dari MTs dan MI yang mewakili propinsi se-Indonesia  telah mengikuti pelatihan ini.

Para Guru dari MI sedang mendengarkan presentasi dari pembicara PTK
Para Guru dari MI sedang berfoto bersama pembicara PTK

Banyak ilmu yang kami dapatkan. Banyak masalah dalam pembelajaran yang kami diskusikan. Di sinilah kami belajar tentang PTK yang benar. PTK yang bertujuan untuk memperbaiki kinerja kami sebagai guru dalam meningkatkan mutu pendidikan.

Para Guru dari MI sedang mendengarkan presentasi dari pembicara PTK
Para Guru dari MI sedang mendengarkan presentasi dari pembicara PTK

 

Para Guru dari MI sedang mendengarkan presentasi dari pembicara PTK
Para Guru dari MI sedang mendengarkan presentasi dari pembicara PTK

Sebagai pembicara PTK di tingkat nasional tentu saya sangat bahagia sekali dapat berbagi dan melihat teman-teman guru yang sudah mulai memahami PTK. Banyak dari mereka yang awalnya kurang berminat untuk meneliti, kini mereka termotivasi untuk malakukan PTK.

Semoga sukses dalam menjalankan PTK dan tambahkan khasanah ilmu pengetahuan baru di dunia pendidikan.

Foto Bersama dengan para peserta PTK
Foto Bersama dengan para peserta PTK

Ruang Kelas yang Tertutup itu Kini Terbuka

Saya terkejut ketika membaca salah satu blog siswa. Isinya menceritakan tentang kelakuan guru-guru berakting di depan kelas. Ada yang positif untuk ditanggapi, dan ada juga unsur negatifnya. Tergantung dari sisi mana kita melihatnya. Tapi, bagi saya pribadi anak ini adalah anak yang kreatif. Kreativitas menulisnya sangat luar biasa. Dia mampu mengembangkan sebuah foto menjadi enak dibaca dan memberikan pencerahan bagi siapa saja yang membacanya. Saya pun berpikir, ternyata saat ini ruang kelas yang tertutup itu kini telah terbuka.

Dulu, ketika teknologi belum canggih seperti sekarang ini, kita tak tahu apa yang dilakukan oleh siswa dan guru di kelasnya. Namun, dengan berkembangnya dunia teknologi informasi dan komunikasi (TIK) atau Information Communication and Technology (ICT) hal-hal yang dulunya tertutup, kini dapat dengan jelas kita lihat. Contoh kasus ketika salah satu stasiun televisi menyiarkan dua orang pelajar SMP yang terlibat perkelahian di kelasnya. Melalui handphone kejadian itu dapat direkam oleh temannya, dan kemudian disebarkan oleh yang merekam ke berbagai kalangan. Ketika film itu sampai kepada wartawan, jadilah kejadian itu sebuah berita besar dan berujung kepada pencitraan sekolah itu di masyarakat.

Belajar dari kejadian itu, betapa mudahnya informasi di ruang kelas dapat tersebar ke seluruh dunia. Betapa mudahnya para penduduk asli dunia digital ini memanfaatkan teknologi. Sudah sewajarnya para guru harus siap menghadapi dampak dari teknologi yang diciptakan untuk mempermudah pekerjaan manusia, bukan untuk memperparah pekerjaan manusia. Teknologi diciptakan seharusnya dapat dimanfaatkan dan membantu para guru menyampaikan bahan ajarnya yang membuat para siswa mendapatkan Pembelajaran Aktif, Inovatif, Kreatif, Efektif, dan Menyenangkan. Itulah yang disebut PAIKEM.

Di dalam pembelajarannya guru harus dapat menciptakan pembelajaran yang mengundang. seperti layaknya facebook, friendster, dan games di internet. Guru harus bertanya pada mereka, kenapa mereka suka games, friendster, dan facebook? Mengapa mereka tak tertarik dengan pelajaran fisika, kimia, dan biologi? Apalagi pelajaran matematika? Tentu para guru harus mencari solusi melalui Penelitian tindakan Kelas (PTK). Adanya PTK yang dilakukan oleh guru dapat meningkatkan kualitas pembelajarannya di kelasnya sendiri.

Akhirnya, ruang kelas yang tertutup itu kini telah terbuka. Sudah siapkah kita para guru menerima kritik dan saran dari para siswa, ketika foto kita tersebar di dunia maya?. Sudah siapkah kita bila cara mengajar guru yang kurang baik terekspost keluar dan mempermalukan kita?. Sudah siapkah kita bila film-film tentang pembelajaran yang dilakukan di kelas kita tersebar luas di facebook dan youtube? Sudah siapkah kita para guru menerima kecanggihan ICT ini? Semua itu berpulang pada diri guru itu sendiri. Saya hanya dapat mengajak para guru untuk dapat melek ICT. Mari kita lakukan gerakan melek ICT sekarang juga. Jangan biarkan kelas-kelas kita yang tertutup itu menjadi terbuka dengan hal-hal yang membawa dampak negatif bagi dunia pendidikan.

Salam Blogger.