Pengalaman Mengawas UN Hari Pertama di SMP Islam Al Azhar 12 Rawamangun

Foto Bareng Pengawas UN di SMP Islam Al Azhar 12 Rawamangun JakTim

Foto Bareng Pengawas UN di SMP Islam Al Azhar 12 Rawamangun JakTim

Senin, 23 April 2012 saya mengawas ujian nasional (UN) di SMP Islam Al Azhar 12 Rawamangun Jakarta Timur. Di sekolah ini saya bertugas menjadi pengawas UN sampai dengan Kamis, 26 April 2012. Bersama dengan 20 guru dari sekolah lain, kami menyatu menjadi pengawas UN di sekolah Islam yang sudah bertaraf internasional ini. Senang sekali bisa mengawas UN di sekolah yang bagus ini. Baik fasilitas, guru yang profesional, dan pelayanannya sungguh luar biasa. Sayapun dibuat kagum dengan civitas akademika sekolah ini, yang melayani siswa dengan sepenuh hati.

Read More

Kiat Sukses UN Lulus 100%

13026015561799383394Kiat Sukses UN Lulus 100%

Sebentar lagi ujian nasional (UN) akan dilaksanakan. UN untuk SMA/SMK /MA, dan sederajat lainnya dilaksanakan pada 18 April 2011, dan UN untuk SMP/MTS dan sederajat lainnya dilaksanakan pada 25 April 2011. Tentu sebagai orang tua dan guru kita merasa harap-harap cemas. Takut anak-anak  yang mengikuti UN itu tidak lulus. Kecemasan itu akan terasa bila kita berdiskusi dengan para orang tua, dan guru yang anaknya mengikuti UN tahun ini.

Read More

UN Untuk Siapa?

Membaca berita di Kompas cetak, Rabu 1 Desember 2010 di sini, membuat saya tersulut untuk membuat tulisan baru tentang ujian nasional. Di dalam berita itu dituliskan bahwa Pemerintah masih belum siap dengan formula baru pelaksanaan Ujian Nasional 2011. Padahal, DPR telah meminta pemerintah mengevaluasi pelaksanaan UN yang berlangsung selama ini dan mempersiapkan formula baru UN yang lebih adil.

Sebenarnya, pelaksanaan Ujian Nasional (UN) itu untuk siapa? Kalau kita menyadari bahwa pelaksanaan UN untuk para peserta didik kita yang bersekolah di jenjang SMP/SMA/SMK atau jenjang sederajat lainnya, maka kita harus memfokuskan diri untuk keadilan dan kenyamanan para peserta didik itu. Jangan sampai mereka menjadi stress dan kehilangan kepercayaan diri hanya karena kebijakan pemerintah yang salah. Sebab seringkali kebijakan pemerintah itu tak membumi, dan hanya mengorbankan nasib para peserta didik kita. Berita-berita di media tentang UN sudah jelas-jelas memberitakan ketidakadilan itu. Tetapi, lagi-lagi pemerintah seperti orang buta, bisu, dan tulis. Susah untuk diajak berdialog, dan mau menang sendiri. Seolah-olah para peserta didik hanya diminta untuk menjadi obyek penderita, dan harus melaksanakan apa yang sudah menjadi kebijakan pemerintah.

Read More