Tag: Sakit

Posted on: June 10, 2012 Posted by: Wijaya Kusumah Comments: 1

Sedihnya tak bisa mencium anak dan istri

Sedih sekali hati ini. Biasanya saya bisa menciumi mereka setiap harinya. Semenjak diketahui saya terserang virus herves yang menular, saya lebih banyak berdiam diri di dalam kamar. Saya takut anak dan istri tertular penyakit ini. Sayapun berhenti menciumi anak dan istri di saat mereka mulai tertidur. Rasa sakit dan perih di bibir sudah mulai berkurang. Kulit barupun tumbuh. Semoga cepat mengering dan tidak menimbulkan luka baru. Sudah rindu saya kepada…

Posted on: June 9, 2012 Posted by: Wijaya Kusumah Comments: 2

Parcel Buah dari PT. Acer Indonesia

Pagi ini ada parcel buah dikirim oleh PT. Acer Indonesia. Paket terkirim melalui jasa kadoplus.com. Senang sekali rasanya, karena acer sangat memperhatikan para pemenang guraru award 2011. Mereka memperhatikan kami bukan hanya di kala sehat saja, tetpi juga dikala sakit. Beberapa waktu sebelumnya, saya mengabarkan kapada pengelola rubrik konsultasi web guraru.id bahwa saya sedang sakit. Saya belum bisa menjawab pertanyaan super teman-teman guru, karena diminta istirahat oleh dokter. Virus herves…

Posted on: June 8, 2012 Posted by: Wijaya Kusumah Comments: 2

Sakit membuat kita lebih dekat kepada Allah

Sakit membuat saya lebih dekat kepada Allah. Lebih fokus beribadah, dan memohon ampun dari segala dosa. Sholat lebih tepat waktu, dan berdoa lebih khusyuk. Sakit mendekati kematian. Ketika sakit barulah terkadang kita ingat mati. Kita sadar bahwa kita cuma makhluknya yg lemah. Sangat lemah. Bersyukur adalah satu-satunya cara berterima kasih kepada Allah. Bila kamu pandai bersyukur, maka akan ditambah nikmat itu. Dalam keadaan terbaring sakit, saya membaca sebagian surat ar…

Posted on: June 8, 2012 Posted by: Wijaya Kusumah Comments: 0

Istriku perawatku

Sudah 2 hari ini saya terbaring sakit di rumah. Penyakit herves menyerang bagian mulut dan telinga sebelah kanan. Sakit dan perih sekali rasanya. Kata dokter, ini jenis penyakit menular. Oleh karenanya, saya meminta kedua buah hati saya, intan dan belian untuk tidak terlalu dekat dulu dengan ayahnya. Istrikulah yang menemaniku dan merawatku dengan kasih sayangnya. Istriku membelikan aku bubur sesuai dengan saran dokter. Saya diminta memakan makanan yang lebut-lembut dahulu…