Membaca kompas cetak, Selasa 28 September 2010 halaman 2, ada info pemerintahan dari kementrian pendidikan nasional. Isinya merupakan Inpres no. 1 Tahun 2010 bidang pendidikan tentang Upaya Memuliakan Pendidikan dan Tenaga Kependidikan (PTK).
Wijaya Kusumah-Guru Blogger Indonesia
Menulislah Setiap Hari & Buktikan Apa yang Terjadi
Sekolah favorit di jakarta
Membaca kompas cetak, Selasa 28 September 2010 halaman 2, ada info pemerintahan dari kementrian pendidikan nasional. Isinya merupakan Inpres no. 1 Tahun 2010 bidang pendidikan tentang Upaya Memuliakan Pendidikan dan Tenaga Kependidikan (PTK).
Hari Minggu, 26 September 2010 saya mengikuti kegiatan wisuda semester genap 2009/2010 di Gedung Serbaguna kampus B Universitas Negeri Jakarta (UNJ).
Sebagai salah seorang wisudawan yang hadir pada saat itu, tentu saya merasakan sebuah kebahagiaan. Kebahagiaan seorang wisudawan yang telah menyelesaikan masa studinya di bangku kuliah, yang sudah dua tahun lebih ditempuhnya. Tentu dengan segenap perjuangan, dan pengorbanan meraih cita-cita menjadi seorang Magister Pendidikan. Namun, segenap pengorbanan dan perjuangan hilang begitu saja ketika kita telah menjadi seorang wisudawan.
Pada Semester genap tahun 2009/2010 ini, UNJ meluluskan 2100 wisudawan, dan telah melahirkan 74.353 alumninya. Kegiatan wisuda dibagi kedalam dua hari hari kegiatan (25 dan 26 Septeber 2010), sehubungan dengan banyaknya jumlah wisudawan yang lulus tahun ini.
Hari ini adalah hari yang istimewa bagi saya secara pribadi. Setelah menunggu selama hampir 6 bulan dan dinyatakan lulus S2 program Magister pendidikan program studi teknologi pendidikan, akhirnya saya bisa mendaftarkan diri mengikuti wisuda. Wisuda yang seharusnya saya ikuti di semester ganjil, terpaksa mundur karena keteledoran saya dalam hal administrasi. Kini saya akan mengikuti Wisuda semester genap tahun ajaran 2009-2010 di Ruang Serbaguna Kampus B Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Rawamangun Jakarta Timur.
Malam semakin larut. Rasanya mata ini ingin sekali terpejam. Tetapi karena ingin memenuhi janji dengan kompasianer, maka saya paksakan juga untuk membuat sebuah tulisan. Sebuah tulisan yang saya buat di blog kompasiana dengan niat untuk berbagi. Dengan begitu ada pesan yang ingin saya sampaikan. “Menulislah sebelum tidur”.
Dengan menulis sebelum tidur, saya telah menorehkan sebuah catatan penting. Catatan penting seorang blogger tentang betapa indahnya bisa berbagi. Bila esok ajal menjemput, ada sebuah pesan yang sudah saya tuliskan. Sebab kematian itu pasti, tak ada satupun orang yang bakal mengelakkannya.
Hari ini sang mentari pagi begitu indah memancarkan sinarnya. Seindah suasana hati kami yang saling maaf memaafkan di hari pertama masuk sekolah kembali.
Rasanya liburan lebaran Idul itri begitu cepat berlalu, dan hari ini kami masuk kembali ke sekolah sebagai rumah keduaku.
Ada rasa bahagia karena bertemu kembali dengan civitas akademika sekolah (guru, siswa, dan karyawan sekolah). Berhalal bihalal saling memaafkan atas segala kekhilafan yang telah terjadi. Kembali ke sekolah dengan tenaga dan semangat baru. Semangat yang menggebu-gebu untuk kembali belajar dan mengukir prestasi.
Semangat itu pun semakin menggebu-gebu setelah mendapatkan Tausyiah mantap dari Gus Ipul atau H. Saefullah Yusuf (Wagub Jawa Timur) yang juga merupakan orang tua murid Labschool. Kebetulan Anak Gus Ipul sekolah di Labschool.