Posted on: September 26, 2010 Posted by: Wijaya Kusumah Comments: 1

Kebahagiaan Seorang Wisudawan

Kebahagiaan Seorang Wisudawan
Kebahagiaan Seorang Wisudawan

Hari Minggu, 26 September 2010 saya mengikuti kegiatan wisuda semester genap 2009/2010 di Gedung Serbaguna kampus B Universitas Negeri Jakarta (UNJ).

Sebagai salah seorang wisudawan yang hadir pada saat itu, tentu saya merasakan sebuah kebahagiaan. Kebahagiaan seorang wisudawan yang telah menyelesaikan masa studinya di bangku kuliah, yang sudah dua tahun lebih ditempuhnya. Tentu dengan segenap perjuangan, dan pengorbanan meraih cita-cita menjadi seorang Magister Pendidikan.  Namun, segenap pengorbanan dan perjuangan hilang begitu saja ketika kita telah menjadi seorang wisudawan.

Pada Semester genap tahun 2009/2010 ini, UNJ meluluskan 2100 wisudawan, dan telah melahirkan 74.353 alumninya. Kegiatan wisuda dibagi kedalam dua hari hari kegiatan (25 dan 26 Septeber 2010), sehubungan dengan banyaknya jumlah wisudawan yang lulus tahun ini.

Pada tanggal 26 September 2010, ada 4 Fakultas yang mewisuda para lulusannya, yaitu Fakultas Teknik (FT), Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK), Fakultas Ekonomi (FE), dan Fakultas Pascasarjana (FPPS). Sedangkan pada hari sebelumnya, telah diwisuda para lulusan dari Fakultas matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Fakultas Ilmu Pengetahuan Sosial (FIPS), Fakultas bahasa dan Seni (FBS), dan Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP).

Para Wisudawan-Wisudawati Sedang Mempersiapkan diri sebelum diwisuda
Para Wisudawan-Wisudawati Sedang Mempersiapkan diri sebelum diwisuda

Sebagai salah seorang wisudawan yang hari itu akan diwisuda, saya bersama keluarga sudah hadir di tempat acara pukul 07.30. Para wisudawan/wisudawati  sudah harus siap  di tempat acara untuk mengikuti prosesi sidang terbuka senat UNJ yang dipimpin langsung oleh Rektor UNJ, Prof. Dr. Bedjo Sujanto, M.Pd.

Dalam sambutannya, Rektor UNJ mengatakan agar para wisudawan memiliki karakter yang kokoh dan kuat dalam menggapai cita-cita. Wisuda adalah perjalanan panjang dari seorang mahasiswa dalam menempuh kuliah dengan segala suka dan dukanya untuk memperbaiki kualitas hidup kita. Oleh karenanya para wisudawan harus mampu berdiri tegak dan kokoh menghadapi persaingan dalam kehidupan yang semakin penuh dengan kompetitif. Memiliki rasa percaya diri yang tinggi, dan mampu mengisi hari-harinya dengan kegiatan yang positif. Tidak mudah kalah, dan menyerah pasrah dengan keadaan sekalipun berat ujian yang dilalui. Demikian sedikit pesan yang saya ingat dari Rektor UNJ.

Senyuman Manis para Wisudawan S1
Senyuman Manis para Wisudawan S1

Bahagia dan gembaira sekali saya hari ini. Apalagi ketika menyaksikan para wisudawan-wisudawati mahasiswa S1 yang baru lulus dan berusia muda. Saya menjadi teringat ketika wisuda S1 dulu. Penuh semangat dan keceriaan di hari wisuda. Sebagai seorang sarjana yang dulu bersekolah di STM jurusan listrik, tentu saya tak pernah membayangkan akan mendapatkan gelar sarjana. Sebab pada saat itu, pikiran saya hanya tertuju bagaimana mendapatkan kerja di sebuah perusahaan setelah lulus sekolah di STM negeri 3 Jakarta Timur.

Alhamdulillah, Allah mengabulkan doa-doa saya. Saya mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan pendidikan ke S1 pendidikan Teknik Elektro IKIP jakarta, dan lulus menjadi seorang guru. Saya diterima mengajar di salah satu sekolah swasta favorit di Jakarta. Setelah mengabdi selama lebih dari 10 tahun menjadi guru, saya pun mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan pendidikan ke S2 program studi Teknologi pendidikan pascasarjana UNJ.

Para Wisudawan Tersenyum Puas Mendapatkan Ijazahnya
Para Wisudawan Tersenyum Puas Mendapatkan Ijazahnya

Hari ini, di hari bahagia ini, saya diwisuda bersama 21oo wisudawan lainnya. Bersama-sama mengucapkan ikrar wisudawan untuk mengabdi kepada nusa bangsa dan agama. Saya pun mendapatkan ijazah S2 dengan nilai sangat memuaskan.

Senyum Bahagia Para Wisudawan
Senyum Bahagia Para Wisudawan
Berfoto sejenak dengan Teman satu angkatan
Berfoto sejenak dengan Teman satu angkatan

Saya menyempatkan diri berfoto sejenak dengan teman-teman S2 Teknologi Pendidikan satu angkatan. Namun sayang, dalam satu angkatan kami, hanya 4 orang saja yang baru lulus, sisanya 20 orang lagi masih harus berjuang untuk bisa lulus dan diwisuda. Rata-rata dari teman-teman saya yang belum lulus adalah kesulitan mereka dalam menyusun tesiskarena mereka tak terbiasa menulis dan mampu meneliti. Mereka kurang memahami metodologi penelitian dengan baik.

Berfoto Bersama istri dan Kedua anakku (Intan dan Berlian)
Berfoto Bersama istri dan Kedua anak saya (Intan dan Berlian)

Akhirnya, kebahagiaan seorang wisudawan itu semakin sempurna ketika istri dan kedua anak saya (intan dan Berlian) ikut menyaksikan ayahnya di wisuda.

Berbeda sekali suasananya ketika diwisuda S1 dahulu, saya masih didampingi oleh kedua orang tua saya yang kini telah tiada. Semoga mereka ikut merasakan kebahagiaan yang saya alami di alam sana, dan semoga Allah mengampuni dosa-dosa kedua orang tua saya yang telah meninggal, dan dimasukkan ke dalam orang-orang yang sholeh. Berada dalam surga firdaus yang diceritakan dalam kitab suci Al-Qur’an. sayapun cemburu bila menyaksikan mereka di foto bersama lengkap bersama keluarga seperti foto di bawah ini.

Betapa bahagianya bisa Berfoto Lengkap Bersama di hari Wisuda
Betapa bahagianya bisa Berfoto Lengkap Bersama Keluarga di hari Wisuda

salam Blogger Persahabatan

Omjay

https://wijayalabs.com

Categories:

1 people reacted on this

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.