Buku Berburu Ilmu Di Negeri Panda Yang Lucu

Inilah buku baru yang ditunggu para guru agar bangsanya maju.
Buku berburu ilmu di negeri panda yang lucu adalah sebuah buku yang ditulis oleh blogger lugu.
Cerita belajar steam di negeri tirai bambu, beliau tulisakan dengan gaya bahasa yg santai dan gemulai.
Segera miliki bukunya dan pastikan anda tertular ilmunya.
Malam ini saya memutar kembali acara Peluncuran dan bedah buku Berburu Ilmu di negeri Panda yang lucu, semoga semakin banyak yang pesan bukunya, setelah menonton di https://youtu.be/IrxOcdshHj4

Puasa Syawal Hari Pertama

Puasa Syawal Hari Pertama. Saya mulai hari ini tanggal 16 Mei 2021. Tak ada hal yang luar biasa. Semuanya biasa saja. Baiklah saya ceritakan kisahnya.

Pukul 02.30 wib saya sudah terbangun dari tidur. Sholat tahajud dan kemudian makan sahur. Indomie kari ayam dan sebutir telur menjadi menu makan sahur saya di bulan Syawal ini.

Tadinya mau mulai puasa Syawal di hari kedua lebaran. Namun saya sakit, dan baru sembuh setelah saya memperbanyak istirahat. Saya di rumah saja, tidak kemana-mana.

Setelah makan sahur, saya membaca Al Qur’an sambil menunggu waktu sholat subuh. Suasana di bulan Ramadhan masih terbawa di bulan Syawal ini.

Read More

Terpesona, Aku Terpesona

Terpesona, aku terpesona, memandang dan menatap wajahmu yang manis. Seperti mutiara dan bola matamu begitu indah. Membuat saya akhirnya jatuh cinta pada pandangan pertama.

Lagu terpesona yang dinyanyikan oleh penyanyi cantik asal Bali membuat saya mengenang masa lalu. Sebuah masa di mana saya harus bolak balik Jakarta Bandung.

Terpesona…
Aku terpesona..
Memandang (Mandang) wajahmu yang manis

 

Terpesona…

 

Aku terpesona..
menatap (menatap) wajahmu yang manis

Bagaikan mutiara bola (Bola) matamu…
Bagaikan kain sutra lesungnya pipimu

Cantiknya kamu..
eloknya kamu..

Semua yang ada padamu
Membuat aku jadi gelisah
Sampai aku terjaga dari mimpiku…

Read More

Dari Rapat ke Rapat

Dari rapat ke rapat. Itulah kegiatan yang saya ikuti sekarang ini. Dari pagi hingga malam hari, kita bisa rapat setiap hari. Tanpa harus bertatap muka di dunia nyata.

Selama pandemi ini saya banyak ikut rapat secara virtual. Bahkan kalau waktunya bersamaan, bisa 4 laptop sekaligus dinyalakan. Pandemi korona membuat saya hidup dari rapat ke rapat. Teknologi memudahkan semuanya. Jarak yang jauh jadi terasa dekat.

Read More