Kawan-kawan, ternyata strategi memasarkan buku lewat bedah buku tokcer sekali. Saya belajar dari 7 Strategi memasarkan buku yang disampaikan pak @Akbar Zainudin .
Buku Berburu Ilmu Di Negeri Panda Yang Lucu
Puasa Syawal Hari Pertama
Puasa Syawal Hari Pertama. Saya mulai hari ini tanggal 16 Mei 2021. Tak ada hal yang luar biasa. Semuanya biasa saja. Baiklah saya ceritakan kisahnya.
Pukul 02.30 wib saya sudah terbangun dari tidur. Sholat tahajud dan kemudian makan sahur. Indomie kari ayam dan sebutir telur menjadi menu makan sahur saya di bulan Syawal ini.
Tadinya mau mulai puasa Syawal di hari kedua lebaran. Namun saya sakit, dan baru sembuh setelah saya memperbanyak istirahat. Saya di rumah saja, tidak kemana-mana.
Setelah makan sahur, saya membaca Al Qur’an sambil menunggu waktu sholat subuh. Suasana di bulan Ramadhan masih terbawa di bulan Syawal ini.
Terpesona, Aku Terpesona
Terpesona, aku terpesona, memandang dan menatap wajahmu yang manis. Seperti mutiara dan bola matamu begitu indah. Membuat saya akhirnya jatuh cinta pada pandangan pertama.
Lagu terpesona yang dinyanyikan oleh penyanyi cantik asal Bali membuat saya mengenang masa lalu. Sebuah masa di mana saya harus bolak balik Jakarta Bandung.
Terpesona…
Aku terpesona..
Memandang (Mandang) wajahmu yang manis
Terpesona…
Aku terpesona..
menatap (menatap) wajahmu yang manisBagaikan mutiara bola (Bola) matamu…
Bagaikan kain sutra lesungnya pipimuCantiknya kamu..
eloknya kamu..Semua yang ada padamu
Membuat aku jadi gelisah
Sampai aku terjaga dari mimpiku…
Dari Rapat ke Rapat
Dari rapat ke rapat. Itulah kegiatan yang saya ikuti sekarang ini. Dari pagi hingga malam hari, kita bisa rapat setiap hari. Tanpa harus bertatap muka di dunia nyata.
Selama pandemi ini saya banyak ikut rapat secara virtual. Bahkan kalau waktunya bersamaan, bisa 4 laptop sekaligus dinyalakan. Pandemi korona membuat saya hidup dari rapat ke rapat. Teknologi memudahkan semuanya. Jarak yang jauh jadi terasa dekat.


