Guru Penggerak menjadi sebuah istilah baru yang langsung populer setelah diumumkannya Pendidikan dan Pelatihan Guru Penggerak (Diklat) oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (kemendikbudristek).
Wijaya Kusumah-Guru Blogger Indonesia
Menulislah Setiap Hari & Buktikan Apa yang Terjadi
Guru Penggerak menjadi sebuah istilah baru yang langsung populer setelah diumumkannya Pendidikan dan Pelatihan Guru Penggerak (Diklat) oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (kemendikbudristek).
Kekuatan Kaki jangan dianggap remeh. Dengan kedua kaki, kita bisa berjalan ke sana dan ke sini. Tanpa kaki, manusia sulit bergerak dari satu tempat ke tempat yang lain. Itulah mengapa kaki kita harus banyak digunakan setiap harinya.
Pagi ini saya jalan-jalan pagi di sekitar hotel the Mirah Bogor. Saya berjalan kaki mengelilingi taman kencana yang berada di kota Bogor. Kata pak Rosiman teman saya, sudah dekat lokasinya dengan kebun raya Bogor.
Rawon Sakinah
Kalau anda berada di kota Pasuruan Jawa Timur, jangan lupa mampir ke Rawon Sakinah.
Di Rawon Sakinah ada sate Komo dan sup buntut yang enak sekali, hehehe. Minumnya air jeruk hangat ditambah jahe. Akan lebih nikmat ditambah sate. Ada sate kambing dan ayam serta nasi gule.
Dalam sehari saya datang dua kali ke tempat makan yang terkenal ini. Tentu saja saya gembira sekali. Sebab masakannya enak-enak dan bergizi tinggi. saya diajak Pak Kyai dan pengurus PGRI.
Pertama ke sini pagi hari. Pak Kyai Imron Rosidi mengajak saya sarapan pagi ke tempat ini. Saya makan sate komonya kenyang sekali. Lalu ada daging paru yang lunak di gigi. Membuat saya ingin nambah lagi. Mau ngomong malu dihati.
Kedua ke tempat ini malam hari. Pengurus PGRI kota Pasuruan mengundang makan malam. Pak Amin dkk yang baik hati mengajak saya ke tempat ini lagi. Saya mencoba sup buntut yang belum saya cicipi. Rasanya maknyus sekali.
Rawon Sakinah memang enak rasanya. Pantes saja banyak orang datang ke sana. Semoga bisa ke tempat ini bersama keluarga tercinta. Itulah pinta saya pada yang Maha Kuasa. Semoga semakin banyak orang yang datang ke rawon Sakinah yang membawa berkah buat kita semua.
Kota Pasuruan memang kota santri dengan banyak camilan. Saya terkesan dengan oleh-oleh khas Pasuruan. Semoga kita bisa wisata kuliner dengan aman dan nyaman. Sambil menikmati kembang tahu Pasuruan.
Salam Blogger Persahabatan
Omjay
Guru Blogger Indonesia
Blog https://wijayalabs.com
Hotel Horison Pasuruan yang Berkesan. Itulah tulisan ringan yang saya tuliskan. Semoga anda terhibur dan menginap di Hotel Horison Pasuruan saat liburan.
Pagi ini saya jalan-jalan di depan hotel Horison Pasuruan. Tadinya saya mau sarapan. Tadi belum dibuka oleh petugas restoran. Katanya pukul 06.00 Wib pagi baru bisa sarapan. Sayapun memutuskan untuk jalan-jalan.
Ketika pak Kyai Bertemu Santrinya kembali. Ada kebahagiaan tersendiri yang tersembunyi di dalam hati. Inilah pertemuan terindah antara santri dan pak Kyai.
Rasanya saya seperti bermimpi. Bisa bertemu pak kyai lagi. Sudah lama kita tak saling jumpa selama pandemi. Rasa rindu terobati hari ini.
Habis sholat subuh, saya ditelpon pak kyai Imron Rosidi. Katanya saya diminta siap-siap pergi. Beliau akan mengajak saya jalan-jalan pagi. Saya pun berkemas dan memakai peci. Sebentar lagi dijemput pak kyai.
Pak Kyai menelpon lagi. Katanya sudah menunggu di lobby. Saya sungguh senang sekali. Sebab ini pertemuan bersejarah antara santri dengan pak kyai.
Kami langsung berpelukan. Seperti Teletubbies yang 4 sekawan. Tinky Winky bersalaman. Kami pun langsung menikmati kota Pasuruan.
Saya tak Enak bila tak cium tangan. Diajaknya saya berkeliling kota Pasuruan. Sebuah kota di Jawa Timur yang menawan. Walikota nya pasti anda kenal. Gus Ipul yang keponakan gusdur kini menjadi walikota seribu cemilan.
Di rumah makan rawon sakinah saya diajak sarapan pagi. Sate dagingnya enak sekali. Membuat saya ingin nambah lagi. Kerupuk kulitnya enak dikunyah dilidah ini. Enak, gurih, dan renyah sekali. Saya pun dibuat Kenyang di pagi hari.
Terima kasih pak kyai. Izinkan muridmu berterima kasih. Habis makan pagi diajak main ke rumah pak kyai. Sampai di sana disambut istri pak kyai. Sempat minum Kembang tahu jahe dan perut hangat kembali.
Rumah pak kyai bagus dan panjang berlantai dua. Saya dibuat kagum dengan keindahan rumahnya. Dua kapling dijadikan satu. Tak ada pintu belakang. Semuanya berpintu depan.
Setelah puas di rumah pak kyai, kami kembali ke hotel horison Pasuruan lagi. Saya lepas kepergian pak kyai dengan senang hati.
Ketika pak kyai bertemu dengan santrinya. Ada rasa bahagia di dalam dada. Begitu juga dengan santrinya. Walaupun bertemu sebentar saja. Sudah seperti keluarga yang terpisah lama.
Salam Blogger Persahabatan
Omjay
Guru Blogger Indonesia
Blog https://wijayalabs.com