Ikatan Guru Indonesia (IGI) Bekasi dalam rangka memperingati Hari Guru dan lahirnya Ikatan Guru Indonesia (IGI) akan menggelar kegiatan seminar nasional dan bedah buku dengan tema “Menjadi Guru Tangguh Berhati Cahaya”.
Wijaya Kusumah-Guru Blogger Indonesia
Menulislah Setiap Hari & Buktikan Apa yang Terjadi
Omjay dan mas mampu Onno
Belakangan ini saya sedih membaca, dan mendapatkan informasi seorang guru dipecat oleh kepala sekolahnya tanpa alasan yang jelas. Padahal guru yang bersangkutan sudah mengajar cukup lama. Waktu 8 tahun saya kira sudah cukup lama guru itu mengabdikan diri di lingkungan sekolahnya yang berlabel sekolah negeri. Namun nasib, sudah 8 tahun mengabdikan diri, belum juga diangkat jadi guru PNS. Status sebagai guru honorer disandangnya hingga 8 tahun lamanya. Kini dia dipecat oleh bapak kepala sekolah, dan harus memulai hidup baru sebagai seorang guru di sekolah swasta.
Saya termenung sejenak. Berpikir dan menginstropeksi diri sendiri. Bertanya pada diri apakah sudah menjadi guru berhati cahaya. Guru yang menyinari peserta didiknya dari kegelapan ilmu pengetahuan. Guru yang disukai oleh para peserta didiknya. Kehadirannya sangat dirindukan, dan menentramkan hati para peserta didiknya. Merekapun akan senang bila berfoto mesra dengan guru berhati cahaya.
Saya pun tersulut malu, karena di tahun ke-16 saya menjadi guru, saya belum mampu menjadi guru berhati cahaya. Guru yang senantiasa menyinari peserta didiknya dengan penuh kasih sayang, dan membimbing mereka untuk menggapai cita-cita. Cita-cita yang tentu telah diimpikannya agar dapat terwujud menjadi nyata. Cita-cita yang akan membawanya ke pintu gerbang kesuksesan. Baik kesuksesan di dunia maupun kesuksesan di akhirat kelak.