[youtube=http://www.youtube.com/watch?v=qznDO9wf32k&hl=en&fs=1]
Kejujuran Guru Dalam Sertifikasi Guru

Seminar Nasional menjadi Serbuan para Guru
Terus terang saya sedih juga melihat ada teman-teman guru yang memalsukan dokumen portofolionya. Hal yang paling sedih adalah bila ada teman yang minta dibikinkan sertifikat seminar atau minta sertifikat seminar secara terang-terangan kepada saya padahal mereka tak ikut seminar. Ada juga yang ikut seminar tapi cuma mau sertifikatnya saja sehingga ilmu yang didapatkan setelah seminar menguap entah kemana. Padahal begitu banyak ilmu bertebaran dalam kegiatan seminar. Melihat kenyatan ini saya sungguh sedih. Haruskah kejujuran guru dalam sertifikasi guru tergadaikan hanya untuk mendapatkan penghargaan sebagai guru profesional?
Read More
Dunia Mimpi

Saya bermimpi untuk tinggal di Pulau Dewata
Selain dunia nyata dan dunia maya, ada dunia lain yang setiap hari kita lalui. Dunia itu bernama dunia mimpi. Ketika anda tertidur pulas maka dimulailah pengembaraan anda dalam dunia mimpi. Ada yang bermimpi indah, dan ada yang bermimpi buruk. Kalau mimpi anda indah, tentu anda harus bersyukur apalagi bila ternyata anda bermimpi menjadi seorang raja yang kaya raya dan disenangi oleh rakyatnya. Tapi, bila anda bermimpi sangat buruk seperti dikejar-kejar setan atau bertemu dengan dedemit di alam sana itu berarti ada yang tak beres ketika anda memulai proses tidur anda.
Read More
Enam Prinsip Mengelola Blog Versi Omjay

Menulislah setiap hari di Blog Anda
Hal terpenting yang perlu anda ketahui dalam mengelola blog di dunia maya adalah bahwa layaknya mengelola rumah di dunia nyata, mengelola blog juga memerlukan prinsip dalam hal menggapai keberhasilan dan kesuksesan. Selama ini penulis menjalani prinsip 5 K, yaitu: Kemauan, Kerja keras, Komitmen, Koneksi, dan Kreativitas.
Ketika Menulis Itu Dianggap Sulit
Saya sering mendapatkan pertanyaan dari para guru bagaimana caranya agar dapat menulis. Sebab mereka merasa kesulitan sekali dalam membuat tulisan. Mereka mengatakan betapa sulitnya menulis. Terutama menulis sebuah karya ilmiah yang diperuntukkan kenaikan pangkat mereka.
Ketika menulis itu dianggap sulit, maka kesulitanlah yang akan didapatkan. Namun ketika menulis itu bukan merupakan sebuah beban, maka akan terasa mudah kita menulis. Sebab menulis itu mudah. Kita dapat menulis apa saja yang kita pikirkan, lalu menuangkannya dalam bentuk tulisan agar dengan mudah dipahami oleh orang lain.
Ketika menulis itu dianggap sulit, maka anda tak akan mudah merangkai kata, karena anda telah merasa putus asa dan anda telah memvonis diri anda sendiri tak mampu menulis. Akhirnya anda tak melakukan apa-apa. Anda hanya diam termenung dan tak satu pun kalimat tertulis dengan penuh makna. Hernowo mengatakannya “Mengikat Makna”.
Saya hanya menganjurkan pada anda, bila anda mengalami hal seperti di atas, maka berkonsultasilah dengan mereka-mereka yang mampu menulis. Atau cobalah sendiri secara mandiri. Dari kemandirian itulah anda akan merasakan kesulitan berubah menjadi kemudahan.
Ingatlah dalam Al-Qur’an, “Di dalam kesulitan itu pasti ada kemudahan”. Tinggal anda sendiri yang mengolah bagaimana kesulitan itu berubah menjadi kemudahan asalkan anda tak mengenal kata putus asa. Maju terus pantang mundur. Rasakan kenikmatan tersendiri ketika anda menulis.
Menulislah terus setiap hari dan buktikan apa yang terjadi. Selamat Mencoba!