Posted on: April 9, 2009 Posted by: Wijaya Kusumah Comments: 0

Dunia Mimpi

Saya bermimpi untuk tinggal di Pulau Dewata
Saya bermimpi untuk tinggal di Pulau Dewata

Selain dunia nyata dan dunia maya, ada dunia lain yang setiap hari kita lalui. Dunia itu bernama dunia mimpi. Ketika anda tertidur pulas maka dimulailah pengembaraan anda dalam dunia mimpi. Ada yang bermimpi indah, dan ada yang bermimpi buruk. Kalau mimpi anda indah, tentu anda harus bersyukur apalagi bila ternyata anda bermimpi menjadi seorang raja yang kaya raya dan disenangi oleh rakyatnya. Tapi, bila anda bermimpi sangat buruk seperti dikejar-kejar setan atau bertemu dengan dedemit di alam sana itu  berarti ada yang tak beres ketika anda memulai proses tidur anda.

Secara kebetulan, semalam  saya bermimpi sangat indah. Mungkin karena saya baca dulu doa tidur sebelum bobo. Jadilah mimpi saya indah bahkan sangat indah. Dalam mimpi itu saya benar-benar berada dalam negeri yang damai. Dimana saya terpilih menjadi presiden. Presiden Republik Mimpi.

Sungguh tidak saya duga ternyata partai yang saya pimpin benar-benar di pilih oleh rakyat. Ini terbukti dari quick count (perhitungan data cepat) yang diselenggarakan oleh lembaga survei dunia mimpi kalau partai saya itu telah mencapai angka 50%. Tak ada partai lainnya dalam dunia mimpi yang mengalahkan partai saya. Ada kebanggaan yang belum pernah saya rasakan.

Dalam mimpi itu saya benar-benar tersenyum. Senyum kemenangan. Sebuah senyuman sebagai simbol rasa syukur karena target saya tercapai. Maklumlah sudah miyaran rupiah duit saya keluar agar dapat menang dalam pemilu ini. Belum lagi mengatur strategi kemenangan dan mngetahui kelemahan lawan politik. Keterlaluan kalau Kalah begitu gumam saya.

Saya bersorak gembira, HORE. Partai saya menang dan sebentar lagi saya akan terpilih menjadi presiden republik mimpi. Republik yang sangat disegani oleh negara lainnya. Bahkan republik ini adalah satu-satunya republik yang bisa menyembuhkan orang sakit hanya melalui batu. Banyak negara dari penjuru angin berobat ke tempat kami.

Namun, belum selesai saya menikmati pesta kemenangan dalam mimpi saya, saya terjatuh dari kursi goyang. Saya terbangun dari tidur saya.Oh ternyata semalam itu cuma mimpi. Oh SEBEL. Jadi Presiden cuma semalam.

Istri saya berteriak…marah. Ayaaaaaaah bangun! Lekas segera sholat subuh dan segera olah raga lari pagi agar badan tidak terlalu bundar! Oalah ternyata semalam saya cuma mimpi jadi preside. Tapi tak apalah saya tetap jadoi presiden adlam dunia nyata. Presiden dalam keluarga saya tercinta. Selamat berlibur dan selamat merayakan paskah bagi yang merayakannya.

Salam Blogger

Omjay

Categories:

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.