Seharian bersama Prof. Hermawan Kertajaya di acara Jakarta Marketing Week (JMW) hari ini Minggu, 5 Mei 2013 di Kota Kasablanka, membuat saya mendapatkan ilmu yang banyak dari teknik marketing beliau yang luar biasa. Termasuk didalamnya tentang peran Youth, Women, dan Netizen di era digital dewasa ini. Salut buat Pak Hermawan Kertajaya yang kreatif dan inovatif. Indonesia membutuhkan publik figure seperti beliau.
Panik Sertifikasi dan Pendidikan Minus Kebudayaan
Usai berolah raga pagi dan menikmati nasi uduk mpok Minah, saya membaca koran kompas hari ini, Sabtu 4 Mei 2013.
Seperti biasanya, saya selalu membaca kolom opini di halaman 6 dan 7 terlebih dahulu. Ada judul yang menarik di halaman 7. Panik Sertifikasi yang dituliskan Doni Koesuma. Sedangkan di halaman 6, Acep Iwan Saidi menuliskan Pendidikan Minus Kebudayaan.
Hapuskan Ujian Nasional yang Digagas Jusuf Kalla
Buku Guru Menggugat Karya Satriwan (1)
Siang ini saya didatangi oleh sahabat saya, pak Satriwan. Beliau adalah guru di SMA Labschool Jakarta yang gemar sekali menulis. Beliau adalah guru PKn yang sangat produktif sekali menulis. Sudah banyak tulisannya tersebar di berbagai media. Oleh karena itu beliau telah membukukannya dalam sebuah buku yang berjudul GURU MENGGUGAT (Renungan untuk Dunia Pendidikan Kita).
UN yang Amburadul dan Kurikulum Sim Salabim
Ujian nasional yang tidak dilaksanakan serentak tahun ini masih menyimpan segudang masalah. Oleh karenanya tak salah bila banyak orang yang akhirnya mengirimkan surat cinta untuk mendikbud Muhammad Nuh. Bahkan UN diplesetkan menjadi ujian nuh, sebuah sindirin untuk pak nuh yang telah membuat un menjadi amburadul. Pak Nuh harus berani bertanggung jawab.




