Ketika menjadi nara sumber di pelatihan guru ngeblog, yang dilaksanakan komunitas sejuta guru ngeblog (KGSN) di Cilengsi Bogor, saya mendapatkan buku yang sangat bagus dari panitia pelatihan. Judulnya Terapi berpikir positif. Buku itu diberikan oleh pak Namin dan ibu Rita kepada saya usai memotivasi kawan-kawan guru di SD Muhammadiyah 02 Cilengsi Bogor.
Tidak Mudah Merancang Permendikbud
Ternyata merancang draft permendikbud dan juknisnya jauh lebih sulit daripada membacanya. Sebab semua kalimat harus dituliskan hati-hati dalam bahasa hukum dan tidak menabrak aturan permen sebelumnya. Mulai bekerja tepat pukul 08.00 pagi dan selesai pukul 00.00 tak terasa. Terus terang ini menjadi pengalaman pertama saya dan banyak belajar dari tim direktorat yang sudah terbiasa mengerjakannya.
Jika Kami Bersama – AGTIKKNAS
Rakernas Agtikknas, 26-27 Mei 2014 di Wisma Handayani
Dalam rakernas Pengurus AGTIKKNAS, saya temukan guru-guru tangguh berhati cahaya. Guru-guru yang tidak bermental pengeluh dan terus berjuang mengembalikan matpel TIK/KKPI dalam struktur kurikulum.
Mereka datang dari jauh, bahkan ada yang mengemudikan sendiri kendaraannya siang dan malam menempuh perjalanan jauh. Ada yang naik pesawat terbang, dan ada juga yang naik kapal laut memecah ombak dan gelombang lautan.
Saya tak sehebat mereka. Saya tak seberani mereka. Semoga Allah selalu memberi mereka kekuatan, kesehatan, kelapangan rezeki, dan siap memimpin perjuangan agtikknas di daerahnya masing-masing. Amin, Allahumma Amin.
Izinkan saya secara pribadi menjura hormat kepada mereka, dan izinkan saya meneteskan air mata kebahagiaan, karena saya ternyata tidak sendiri dalam perjuangan ini. Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh. Pepatah itu akan terus relevan sampai kapanpun jua. Mari kita terus berjuang saudaraku. Kita pasti akan memenangkan perjuangan ini.
Ketika Menulis Menjadi Tumpul
Semoga anda semua dalam keadaan sehat ketika membaca tulisanku ini. Sebuah tulisan yang kubuat untuk mengasah kembali kemampuanku dalam menulis. Maklumlah pekerjaan di dunia nyata telah membuatku terlena hingga terlupa untuk menuliskannya. Dalam setiap kesempatan aku selalu memotivasi kawan guru lainnya untuk mampu menulis. Termasuk juga dalam seminar dan workshop PTK.




