Posted on: June 4, 2014 Posted by: Wijaya Kusumah Comments: 3

Buku Terapi Berpikir Positif

terapi

Ketika menjadi nara sumber di pelatihan guru ngeblog, yang dilaksanakan komunitas sejuta guru ngeblog (KGSN) di Cilengsi Bogor, saya mendapatkan buku yang sangat bagus dari panitia pelatihan. Judulnya Terapi berpikir positif. Buku itu diberikan oleh pak Namin dan ibu Rita kepada saya usai memotivasi kawan-kawan guru di SD Muhammadiyah 02 Cilengsi Bogor.

 

Tadinya saya pikir buku itu biasa-biasa saja. Sama dengan buku kebanyakan lainnya. Namun setelah pelan-pelan membaca isi bukunya, saya merasakan ada mukjizat dalam diri saya terasa melesat lebih cepat agar hidup lebih sukses, dan lebih bahagia. Tak salah kiranya bila buku yang ditulis oleh Dr. Ibrahim Elfiky ini menjadi buku International Bestseller yang dicari banyak orang. Rasanya, anda wajib memiliki bukunya. Terutama buat anda yang ingin lebih sukses dan lebih bahagia dalam hidupnya.

Dalam buku ini dijelaskan juga cara mengembangkan diri. Ada banyak cara untuk mengembangkan diri :
a. Membaca
b. Mendengarkan kaset audio
c. Menonton video
d. Kajian umum
e. Pelatihan
f. Pelatihan rutin

Saya mencoba cari informasinya di internet. Terapi berpikir positif ialah buku yang ternyata ditulis oleh seorang maestro motivator Islam dunia dr. Ibrahim Elfiky. Buku yang menjadi internasional best seller ini berisi tentang bagaimana menjadikan berpikir positif sebagai modal dalam mengatasi atau mengahalau berbagai pikiran negatif  yang dapat sangat merugikan seseorang dalam kehidupan.

Buku ini dapat berinteraksi sangat baik dengan pembacanya. Penulisnya menggunakan kata-kata yang mudah dicerna dan ditambah beberapa contoh yang ditambahkan setelah kalimat yang dijelaskan semakin membuat buku setebal 347 halaman ini ringan untuk dipahami.

Berpikir adalah bagian terpenting dari manusia yang membedakannya dari hewan maupun tumbuhan. Setiap harinya manusia berpikir kurang-lebih 60.000 kali. Penelitian dari Fakultas Kedokteran di San Fransisco (1986), menemukan bahwa 80% dari pikiran manusia cenderung menyuruh pada keburukan atau hal-hal negatif. Pikiran-pikiran itulah yang akan mengarahkan sikap dan perilaku kita. Jika kita tidak mengarahkan dan pikiran-pikiran penyaring pikiran kita. Maka akan dapat timbul perilaku yang negatif. Sangat penting bagi kita untuk mengisi pikiran-pikiran kita dengan hal atau informasi yang positif.

Dunia luar adalah pantulan dari dunia dalam dirinya, hidup adalah pantulan dari pikiran dan keyakinan kita, untuk merubahnya hal pertama yang kita ubah adalah pikiran dan keyakinan kita. Berpikir melahirkan pengetahuan, pemahaman, nilai, keyakinan, dan prinsip. Pikiran bisa menjadi penyakit kejiwaan dan fisik. Pikiran takut membuat kita takut, pikiran sedih membuat kita sedih dan pikiran senang membuat kita senang. Socrate berkata; “Dengan pikiran seseorang bisa menjadikan dunianya berbunga-bunga atau berduri-duri.”

Menurut Ibrahim, berpikir itu sederhana dan hanya butuh waktu sekejap untuk melakukannya, namun pikiran adalah awal dari segala sesuatu. Akal yang merupakan pangkal dari sebuah pikiran dinilai harus bekerja sesuai arahan. Jika kita melihat tentang pikiran negatif mencari dan memikirkan hal-hal negatif yang terjadi di masa lalu kemudian menimbulkan rasa cemas dan menumbuhkan rasa takut menghadapi masa depan.

Berpikir positif adalah sumber kekuatan dan sumber kebebasan. Disebut sumber kekuatan karena ia membantu kita menemukan posisi sampai mendekatinya. Dengan begitu seseorang dapat akan bertambah mahir, percaya dan kuat, sedangkan sumber kebebasan karena dengannya kita akan terbebas dari penderitaan dan kungkungan pikiran negatif serta pengaruhnya pada fisik. Sebenarnya dalam kondisi normal seseorang sangat mungkin berpikir positif namun kekuatan berpikir positif saat menghadapi masalah itulah yang diperlukan.

Ada beberapa tips yang ditawarkan oleh penulis buku tersebut, diantaranya ;

  1. Keinginan yang menggebu untuk mewujudkan impian
  2. Keputusan yang kuat dan menghilangkan keragu-raguan
  3. Presepsi yang sadar
  4. Dukungan dari dalam dengan mengahargai kenyataan dengan mengenali diri kita sendiri

Buku ini cukup menarik dibaca untuk kalangan pelajar, mahasiswa, pekerja, dan penggiat akademisi. Apalagi anda sebagai seorang guru. Selamat mencari bukunya di toko buku terdekat!

Salam Blogger Persahabatan

Omjay

https://wijayalabs.com

Categories:

3 People reacted on this

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.