Seneng banget bisa bertemu Herjunet Ali, salah seorang aktor pemeran pemeran film 5 cm, dan Di Bawah Lindungan Ka’bah. Dulu waktu SMP, Junot adalah murid saya. Jadi saya sebagai gurunya sangat bangga melihat kesuksesannya. Apalagi ketika Junot masih menyapa dan mengenal saya dengan baik. Kami bertemu di acara Job Experience Sharing (JES) SMA Labschool Jakarta. Kegiatan ini juga berbarengan dengan kegiatan Carrier Day, dan pembagian raport siswa SMA di sekolah kami.
Studi Pembelajaran yang Menyenangkan di Ponpes Al Muchtar Bekasi
Sabtu, 5 Januari 2013 saya diminta memberi materi “Pembelajaran Menyenangkan” di Pondok Pesantren Al Muchtar di Bekasi Utara. Pak Solihin (teman mengajar saya di Universitas Terbuka) menjemput saya di Universitas Islam 45 Bekasi setelah saya mengisi materi “Kiat Jitu Bikin Buku”.
Hari Pertama Masuk Sekolah Kembali

- Apel Pagi di Labschool Jakarta pada hari Pertama Sekolah
Gak kerasa liburan semester ganjil usai sudah. Hari ini kami sudah masuk sekolah lagi. Cepat sekali rasanya liburan berlalu. Tahu-tahu sudah habis masa liburannya. Tentu banyak cerita seru yang dituliskan. Tak terkecuali saya sebagai seorang guru.
Belajar dan Berbagi Pengalaman Menjadi Guru Tangguh Berhati Cahaya di SDIT Al Ikhlas, Pondok Melati Bekasi
Senang rasanya bisa berbagi pengalaman menjadi guru tangguh berhati cahaya di SDIT Al Ikhlas Pondok Melati Bekasi. Sekoah ini adalah sekolah bagus yang menerapkan Islamic bilingual dalam pembelajarannya. Pagi hari saya dijemput pak Hendro yang menjadi kepala sekolah di SDIT Al Ikhlas. Beliau menjemput saya di rumah teman saya (Agung) di Komplek TNI AL Jatibening Indah, Pondok Gede Bekasi.
Berbagi Ilmu Memang Bikin Happy
Seharian ini saya mengisi dua materi di tempat yang berbeda. Pagi di unisma bekasi dan siang harinya di ponpes al muchtar bekasi.Di unisma saya memberikan materi kiat jitu bikin buku sedangkan di al muchtar saya memberikan materi pembelajaran yang menyenangkan untuk guru-guru di sekolah itu. Alhamdulillah, pesan yang saya sampaikan dapat diterima dengan baik oleh audience. Hal itu saya lihat dari bahasa tubuh mereka, dan respon peserta setelah saya memberikan materi itu.





