Benarkah Guru TIK akan Tersisih di Kurikulum 2013?

Kamis, 13 Juni 2013 saya membaca kompas cetak di halaman 12. Halaman ini memuat kolom pendidikan dan kebudayaan. Judul headline beritanya adalah “kurikulum baru, guru bidang TIK tersisih”. Sebuah judul yang sangat menarik perhatian pembaca. Apalagi bagi kami yang bergelut dalam dunia pendidikan, dan guru pengajar Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).

13712058401237010557

Sebelumnya, mbak Ester (Wartawan Kompas) menelepon saya melalui telepon selular. Beliau bertanya tentang mata pelajaran TIK yang tidak lagi berdiri sendiri. Mata pelajaran itu akan diintegrasikan dengan semua mata pelajaran. Sehari sebelumnya, saya pernah mengirimkan tulisan di kompasiana kepada beliau.

Read More

Pentingnya Pelajaran TIK diajarkan di Sekolah Kita

Saya tidak tahu persis mengapa pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) tidak ada dalam struktur kurikulum 2013. Padahal pelajaran ini sangat penting diajarkan kepada peserta didik kita. Mengapa penting? Sebab dalam pelajaran TIK anak-anak akan diajarkan menjadi seorang produsen pengetahuan di bidang Teknologi komunikasi, dan informasi. Mereka akan mampu memanfaatkan TIK dalam kehidupan sehari-hari. Akan banyak proggamer muda lahir, dan akan banyak anak muda yang mampu menggunakan internet secara sehat. Mereka tidak lagi menjadi konsumen tetapi sudah menjadi produsen. Sayangnya, ini kurang dipahami oleh para penentu kebijakan di bidang pendidikan.

13709595951906802935

Read More

Kenapa Pelajaran TIK Dihapuskan dalam Kurikulum 2013? Ini Jawabannya!

omjay 427

Tulisan menarik guru KKPI, bapak Sozo Himamura yang saya dapatkan dari Group facebook IGI:

Beberapa alasan yang terungkap mengapa TIK/KKPI hilang dari Kurikulum 2013 ketika dialog dengan Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (WAMEN) bidang Pendidikan dan Perwakilan PUSKUR (Pusat Kurikulum dan Perbukuan) diantaranya :

  1. “Anak TK dan SD saja sudah bisa internetan…”
  2. TIK / KKPI bisa integratif (terintegrasi) dengan mata pelajaran lain
  3. Pembelajaran sudah seharusnya berbasis TIK (alat bantu guru dalam mengajar), bukan TIK/KKPI sebagai Mata Pelajaran khusus yang harus diajarkan
  4. Jika TIK/KKPI masuk struktur kurikulum nasional maka pemerintah berkewajiban menyediakan Laboratorium Komputer untuk seluruh sekolah di Indonesia, dan pemerintah tidak sanggup untuk mengadakannya
  5. Banyak sekolah yang belum teraliri LISTRIK, jadi TIK/KKPI tidak akan bisa diajarkan juga disekolah

Read More