40 People reacted on this

  1. Di beberapa item, TIK bisa dimasukkan ke dalam mata pelajaran prakarya. Tapi tentu tidak seluruhnya. Akan muncul banyak pertanyaan baru.
    Apakah mungkin materi pengolahan data melalui excel, misalnya, bisa masuk ke materi prakarya? Atau sebaliknya, materi origami, membentuk karya 3dimensi dari plastisin atau tanah liat, kolase, dsb, bisakah dicover oleh TIK? Satu PR besar bagi guru2 yang berjibaku di dalam kelas untuk mengolah materi pelajaran agar dapat disampaikan dengan baik ‘sesuai dengan rancangan kurikulum baru’.

    1. Mata pelajaran TIK menurut saya tidak bisa dilangkan karene pada masa sekarang semua selalu menggunakan komputer jadi saran saya hendaknya dimasukan dalampelajaran muatan lokal dan pengembangan kompetensi siswa.

        1. Menyedihkan,,, karena dalam rapat tadi saya yg mengajar TIK d SD sudah di buat sakit hati oleh kepsek, karena secara tidak langsung sudah tidak di anggap lagi pelajaran TIK. Beliau mengatakan bahwa dgn tanpa ada pelajaran TIK pun guru kelas saja sudah bisa memberikan bimbingan IT kepada siswa. Itulah basis kurikulum 2013

          1. Bukan hanya pengajar TIK yang sakit hati dengan kurikulum 2013 yang menghapus mata pelajaran TIK tetapi bangsa Indonesia akan semakin terpuruk dengan kemunduran kurikulum baru yang ngawur ini.

  2. Kurikulum 2013 merupakan kurikulum yang sangat bagus jika tujuan yang diharapkan pemerintah dapat dipahami, dilaksanakan dan dicapai oleh pelaksana pendidikan sampai ke tingkat sekolah. namun dari satu sisi, pelajaran TIK sebagai salah satu pelajaran yang banyak mempengaruhi pelajaran lainnya dan juga memiliki sesuatu yang sangat penting dalam mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi terutama dalam pemanfaatan informasi dan komunikasi pada berbagai bidang. jika TIK dihapuskan dari mata pelajaran wajib, seharusnya pemangku kebijakan kuriukulum khususnya di sekolah menjadikan TIK sebagai salah satu mata pelajaran pilihan bagi yang berminat dalam bidang informasi dan koimunikasi.

    1. bukan hanya pelajaran pilihan tetapi pelajaran wajib agar mereka dapat mengembangkan potensinya di bidang tik

      1. Justru mata pelajaran lintas minat tidak relefan dengan basis SMA. Klo mau ke perguruan tinggi gunakan penjurusan saja yang disesuaikan dengan induknya, yaitu IPA dan IPS, mengapa harus ada lintas minat? Berikan peluang lintas minat itu pada jenjang non formal atau tempat kursus atau bimbel. Malah masalahnya lebih simpel buat sekolah.
        Atau penjurusannya menggunakan A1 (ilmu fisika dan matematika), A2 (Ilmu Biologi dan Kimia), A3 (Ilmu Sosial dan Ekonomi), A4 (Ilmu Budaya, Bahasa dan Agama). Seperti era 80-an s.d. 90-an. Nanti sekolah yang mau membuka A1 sama derajat akreditasinya dengan A4. Basisnya tetap mengedepankan teknologi. Mata pelajaran TIK diberikan juga di semua jurusan. Misalkan sekolah mau membuka A3 saja, derajat akreditasinya sama dengan yang membuka A1 atau A2. Jangan pernah ada kata lintas minat, seperti tergambar saja lintas budaya, lintas agama, selintas pandangan, dll. Hapuskan saja lintas minat itu kesannya memaksakan kehendak guru dan sekolah, dan itu melanggar HAM

        1. Coba cek semua sekolah, apakah lintas minat itu sesuai dengan keinginan siswa atau yang atur guru dan sekolahannya. Jika benar, berarti melanggar HAM siswa. Kena deh…
          Pada pilihan A1, A2 dst. jumlah jammnya yang dibedakan. A1 Fisika dan Matematikanya 4 Jam pelajaran atau lebih. sedangkan Biologi dan Kimianya masing-masing 2 jam saja dan semua pelajaran berkelanjutan dari SD sampai SMA. SD s.d. SMP 9 tahun belajar dasar dan lanjutan dasar. sedangkan SMA sudah penjurusan. lintasminatnya diberikan ke jenjang non formal namun terakreditasi. Menciptakan peluang lapangan kerja dan bagi-bagi rejeki lahan pekerjaan.
          Lintas minat bukan hanya ilmu soial ekonomi dan eksata saja, melainkan lintas minat itu juga mengarah kepada teknologi, seperti Komputer, Bahasa Inggris/Bahsa Asing yang dikelolah oleh pendidikan non formal yang statusnya sama dengan formal serta terakreditasi. OK?
          Profesional guru terkadang hanya formal administrasi dan kesarjanaan namun itu terkadang dalam lapangan malah yang tamat SMA mengajar lebih baik dari yang sarjana atau yang tersertifikasi profesional. Coba jujur dan cek di lapangan.
          Peran guru bukan hanya mengajar, namun mendidik…nah mendidik itulah jangan diberi ukuran baku terinci; bikin gurunya tidak fokus pada anak, melainkan hanya kertas dan angka-saja yang dimainkan disana. JUJUR???? Kejar target standart kelulusan dsb. JUJUR???

          1. Membuat kurikulum baru dengan mendadak, tanpa evaluasi komprehensif terhadap kurikulum sebelumnya,dan muatan kurikulum baru ini menyebabkan kemunduran bidang pendidikan berarti melanggar HAM siawa,guru,dan seluruh praktisi pendidikan.

  3. Saya juga tidak mengerti mengapa pelajaran TIK dihapuskan. Saya rasa kita tidak perlu membuat suatu persepsi, akan lebih baik jika kita tanyakan kepada pemangku kebijakan kurikulum yang mana saya juga tidak tau siapa orangnya hehehehe…

  4. TIK bisa masuk prakarya dan kewirausahaan kok, ASAL, prakarya nya pilih rekayasa, dan diperbolehkan rekayasa perangkat lunak.
    Yg baru dikeluarkan kementrian baru 3 hal, rekayasa, budidaya dan kerajinan. TIK bisa masuk ke rekayasa, asal boleh rekayasa perangkat lunak. Dan tentunya untuk SMA, bukan lagi aplikasi office, tapi dituntut hingga sebuah aplikasi jadi.

  5. Halo OmJay
    dan kawan-kawan yang seperjuangan untuk mencerdaskan anak bangsa.

    Saya Lucas, pengagas Klub Robotik G-COM Teknologi di Sekolah (Kegiatan ini ada di SMP Labschool juga). Ingin ikutan memberi saran dan terima masukan.

    Sejak awal kami menawarkan kegiatan Klub Robotik disekolah, karena kami melihat,adanya celah untuk contoh penerapan didalam dunia nyata dari ilmu-ilmu yang dipelajari dibangku sekolah.

    Kegiatan Klub Robotik mempersatukan ilmu yang dipelajari dalam sebuah bentuk Model, dimana Model ini mengandung ilmu Mathematika, Sains, Rekayasa,Teknologi dan tentunya fungsi Komputer-Logika Pemrograman serta Kerjasama Tim.

    Disini siswa akan mengenal guna-nya ilmu yang dipelajari disekolah. Komputer tidak hanya buat surat, main Game, tetapi Komputer dapat digunakan untuk mengendalikan Mesin, meringankan pekerjaan manusia.

    Contoh Model Mesin yang sangat sederhana : Otomasi ruang kelas. Pertama : Siswa merakit Model Kelas dilengkapi Pintu, Lampu dan AC. Kedua : Siswa memasang Sensor untuk pendeteksi atau pembaca data / Input ke Komputer. Ketiga: Siswa memasang Motor untuk Pengerak Pintu, Lampu untuk Penerangan dan sebuah Motor+baling2 sebagai simulasi AC. Keempat : Siswa membuat Program untuk kendalikan sebuah Kontroller. Disini tugas KOntroller membaca Input dari Sensor, lalu mengolah data input sesuai program perintah yg siswa buat. Hasil olah data diperintahkan kepada Output (Motor,Lampu) untuk melakukan tugas. Team Work dibutuhkan karena Model ini akan digunakan oleh banyak orang, sehingga Model ini harus mempelajari juga sikap & kebiasaan oranglain.

    Setelah Model ini selesai terbentuk, maka tugas model ini :
    Ketika ada orang akan masuk kelas, secara otomatis pintu buka,lampu & AC nyala, Pintu tutup kembali. Selama masih ada 1 org dalam ruang : Lampu & AC masih menyala. Jika tidak ada satu orgpun dalam kelas, maka otomatis Lampu & AC akan dipadamkan. Hemat Listrik dan Perangkat tidak mudah rusak, karena jam kerja. Asik kan. Bisa otomatisin rumah sendiri. Kegiatan ini padat ilmu.

    Jika diizinkan kami bersedia mentraining Guru TIK untuk kegiatan Prakarya Rekayasa & Teknologi.

    Tujuan dari Klub Robotik ini adalah agar Indonesia tidak selalu bergantung dengan produk & Mesin luar negeri. Dengan demikian setiap pekerjaan yang dilakukan manusia yang membutuhkan tenaga besar dan presisi dapat dialihkan dengan cara otomatisasi. Pengenalannya dimulai dari bangku sekolah.

    Salam
    Lucas C. Gee
    lucasgee@klubrobotik.com

        1. Kami sudah memulainya ditahun 1999 dengan menawarkan sebagai extrakurikuler Robot disekolah. Kami menyelenggarakan Ajang Kompetisi Robot IMAGINE sejak 2007, tahun ini masih akan berlangsung di akhir Oktober 2013.

          Kami berusaha mendukung kegiatan Sekolah yang mendukung siswa lebih kreatif dan siap “memutuskan”. Dengan bantuan fischertechnik kit kami mengajak siswa untuk rancang bangun sebuah konstruksi mesin otomasi. Disini diuji(yg tidak diizinkan dibangku sekolah) kerjasama tim oleh karena waktu Xkur max 90 menit, maka model harus jadi dan beroperasi benar. Tidak ada model yang diulang di jam pelajaran selanjutnya. Kami benar-benar mengajak siswa menentukan keputusannya. Seru dan wah ! ayo ikutan bergabung.

          Siswa kita harus bisa hidup setara bahkan lebih tinggi dengan siswa di negara tetangga yang lebih maju.

          Salam
          Lucas C. Gee

  6. masalah yang sebenarnya bukan pelajarannya..
    masalahnya apakah masing-masing kepala sekolah sadar dan mampu memahami yang dimaksudkan isi dari prakarya sebenarnya…
    apakah belajar kemabali seperti jaman dulu (ex: indonesia nyangkok jambu sementara negara lain udah nyangkok jantung menggunakan teknologi canggih, sementara indonesia masih buat pot bunga, jahit baju dll)
    jadi menurutku prakarya disini masih tetap tidak jauh dari IT..
    namun arahnya lebih ke arah produktif menghasilkan sesuatu..
    misal membuat sesuatu yang sangat dibutuhkan namun dengan alat komputer misal membuat film, karikatur dsb..
    jangan buat pot mulu..
    jahit baju mulu..
    dsb..
    kebanyakan para kepala sekolah fikirannya prakarya itu seperti itu, lalu kapan indonesia maju..
    yang ada TKW yg makin marak..
    karena arahnya selalu kebawah bukan naik keatas

    1. Ya, sekolah yang harus pandai memilah, Bakat yang sesuai dengan kemampuan siswa. SMP Labschool punya lebih dari 30 Extrakurikuler.

      Bila org akan mengikuti test masuk kerja, maka Extrakurikuler yang diikuti, akan menjadi nilai pertimbangan yang menentukan. Sebab Peserta Extrakurikuler adalah siswa memilih sendiri tanpa paksaan. Tentunya siswa memilih dgn mensesuaikan dirinya dengan bakat yang ada dalam dirinya.
      Sedangkan pelajaran Intra, siswa wajib harus punya nilai bagus, yang mana sebenarnya dia tidak tertarik ilmunya.
      Jadi oke-lah saya hafalin saja. Yang penting memenuhi syarat lulus.

      Ayo kita perbaiki, meskipun banyak rintangan.

      Salam
      Lucas C. Gee

  7. Aq sangat setuju dengan pendapat Sdr.Arifandikarena suatu prakarya memang harus menghasilkan produk, tetapi bagaimana dengan silabus dan RPP apakah kita buat sesuai dengan sendiri sedangkan dari pusat saya baca tentang elektro. Oleh karena itu marilah kita banyak sharingnya hingga nantinya akan menentukan kebijakan yang saling menguntungkan semua pihak.

    1. Prakarya seharusnya mengarahkan siswa untuk mengenal aplikasi dari ilmu-ilmu yang dipelajari dibangku sekolah.
      Dengan demikian siswa akan punya kemauan dari diri sendiri untuk dengan semangat mendalami ilmu.

      Semua bentuk Prakarya baik dan dibutuhkan. Hanya saja harus diberikan kebebasan siswa menentukan pilihan yang cocok dengan bakat dan minatnya.

      Thomas Alfa Edison di bilang bocah bodoh, tetapi akhirnya karya beliau yang kita nikmati sampai hari ini. Jika demikian, apakah kita perlu ke sekolah ?
      Penemu-penemu, juga tidak menemukan sesuatu dari bangku sekolah.

      Artur Fischer – Penemu plastik “fischer” yang kita gunakan untuk menggantung gambar di dinding dgn sekrup. Beliau Sekolah hanya s/d SMK, tetapi salah satu penemuan produk beliau ‘fischertechnik’ kits, digunakan untuk mengajar teknologi rekayasa di sekolah & universitas seluruh dunia. Beliau punya 1.100 patent terdaftar.

      Lalu …

  8. sebuah mata pelajaran prakarya yang membingingkan…, terus mapel ini di ajar oleh guru jurusan apa.., kalaupun boleh diampu sembarang yang guru bisa mengajar bagaiamana dengan sertikifikasinya karena tidak linier, taruhlah tadinya guru TIK sudah sertifikasi terus dihapus, sekarang mengajar prakarya.., bagaimana ini…

    1. Menurut pengalaman saya mengajar Robot & Otomasi di Mulok atau Extrakurikuler, maka Guru TIK lebih mudah untuk mempelajari Teknologi Robot & Otomasi. Robot & Otomasi adalah Aplikasi dari Ilmu Mathematika, Fisika, Programming – Logika / Computer, Mencari Solusi, Rekayasa, Teknologi dan Team Work.

      Kami siap bekerjasama dengan guru TIK yang bersedia belajar untuk mengisi Prakarya REKAYASA (& TEKNOLOGI).

  9. Ikut berbagi.
    Kota Bandung kemarin baru menyelesaikan KI KD dan Silabus untuk Prakarya ini. Dan guru-guru TIK bisa ko masuk didalamnya. Lewat :

    Rekayasa
    Pastinya yang diambil adalah rekayasa perangkat lunak. Di KI KD yg ada kan rekayasa perangkat keras, akan sangat bodoh kalo pemerintah melarang RPL dengan jawaban TIDAK ada Rekayasa Perangkat Lunak. Hhe.

    Kerajinan
    Desain grafis yang menghasilkan produk seperti kemasan, iklan, poster film, animasi 2D dan 3D, film, ini semua adalah kerajinan, dan guru TIK masih bisa masuk ko.

    Tapi memang di Bandung, prakarya ini tidak semerta-merta diisi guru TIK, ada yg ke ekeltro, tata boga, otomotif, pengolaan limbah, dsb. Intinya, semua dikembalikan kepada kebijakan sekolah. Kalo ada labkom, ada guru TIK, ngapain juga sekolah ngeluarin duit untuk yg lain, manfaatin apa yg ada.
    Ya, kecuali kalo sekolahnya punya modal untuk membuat lab elektro misalnya, dan menyediakan robot kit untuk para siswa.

    Intinya, manfaatkan saja semua yg ada. Masuk mulok juga masih boleh ko. PLH juga masih bisa masuk di Kur 2013.

    1. Mohon bantuannya pak, tuk pembelajaran ROBOTika, kami harus mulai dari mana dan menyiapkan apa aja?.Kalo di Sekolah kami juga mata pelajran tik dialihkan ke PKU bagian Rekayasa nah untuk sementara saya masih memberikan materi animasi 2 dimensi,..

  10. ditinjau dari kata TIK yang bahasa kerennya ICT sebenarnya yang dihilangkan bukan Pelajaran TIK itu sendiri. karena selama ini yang ditangkap publik TIK identik dengan ms office yang diajarkan dari SD-SMA. seharusnya yang ditinjau adalah konten dan pemaknaan ICT itu sendiri secara mendalam, karna ICT tidak hanya mengajarkan ms office seperti pd kurikulum KTSP yang dituangkan dalam silabus.

  11. TIK DIHAPUS?
    AMAT SGT DISANYANGKAN. GENERASI KEDEPAN AKAN KEMBALI PADA KEMUNDURAN TEKNOLOGI. KHUSNYA KOMPUTER. SEDANGKAN ERA SEKARNG DAN KEDEPAN MANUSIA TDK LEPAS DENGAN PERALATAN INI (KOMPUTP)
    PERLU DICERMATI KEMBALI DAN DIAANLISA DAMPAK KEDEPAN AKAN GENERASI MASA DEPAN.
    MUNGKIN, sebaiknya pelajaran TIK tdk boleh diilangkan karena TIK juga merupakan bagian dari PRAKARYA ttp dalam bentuk ketrampilan bersuansa TEKNOLOGI. yang secara kemampuan daat langsung diterapkan pada lembaga2 usaha /perusahaan seara keadministrasian/kantor. mereka pasti sudah siap dgn ketrampilan itu( word & Excel, atau yg lain)
    Mohon utk dicermati dan dianalisa kembali.

  12. Intinya penyusun kurikulum kita di kemendiknas ini ingin bahwa anak bangsa kita ini menjadi pengguna teknologi,bukan pencipta karya, terlihat dari alasan penghapusan TIK, yakni “TIK bisa dimasukan disemua mata pelajaran” hahahahahahha, itu semua pelajaran udah pakai bhs. indonesia, mau dihapus juga dimasa mendatang. intinya jangan ada lagi kluar duit buat pembagunan ict skolah, biar sekolah mikir sendiri

  13. Kami guru TIK di sekolah jg merasa spt dikecilkan dan diremehkan krn K13. Selama ini sy banyak menyumbangkan piala2 untuk sekolah. Tp sekarang kami spt guru yg gk ada artinya sama sekali.

  14. Saya, sebagai guru TIK merasa dikecilkan gara2 diK13,mapel TIK dihapuskan…
    Saya berharap, mapel informatikanya dijalankan.

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.