Segala sesuatu, apa saja, ada saatnya di bawah, kemudian menggeliat tumbuh, merangkak naik, terus naik seperti huruf “S”, ada yang menamakan kurva sigmoid, kurva pertumbuhan, kalau sudah bosan di atas, ia nya akan turun sedikit demi sedikit. Kalau tidakbosan berada di atas, akan ada yang menurunkan, secara sukarela atau secara terpaksa. Begitu juga kalau anda sedang berada di bawah, tidak mungkin anda akan berada di bawah terus. Pasti anda akan naik, terpaksa naik atau sukarela. Perlahan bagai siput merangkak atau cepat bagai roket. Silahkan periksa sendiri, dimana posisi kita, saya dan anda saat ini. Sebagai individu, sebagai lembaga/institusi, bahkan sebagai bangsa, Bangsa Indonesia.
Read More
Menjaga Diri Agar Selalu Sholat Berjamaah
Malam ini rasanya nikmat sekali. Sebuah kenikmatan yang tiada terkira, sulit untuk menuliskannya dengan kata-kata. Kalaupun hamba harus menuliskannya, hamba perlu berpikir keras agar tulisan ini membawa manfaat untuk diri hamba, dan juga teman-teman semua.
DIGITAL IMMIGRANTS VS DIGITAL NATIVES
Anak kita tumbuh dalam perkembangan teknologi yang berkembang dengan cepat. Anak-anak kita berpikir dan berbicara dengan cara yang berbeda. Dalam dunia teknologi masa kini, para guru dan orang tua di ibaratkan sebagai ‘pendatang’ dalam dunia teknologi digital (Digital Immigrants) sementara para siswa atau anak-anak di zaman ini disebut sebagai para ‘penduduk asli’ di dunia digital (Digital Natives).
Read More
Narkoba No, Prestasi Yes
Saya ingin melanjutakan tulisan tentang belajar kepemimpinan di sanggabuana (6). Di sanggabuana ini, selain materi pak Arief Rachman kami mendapatkan materi tentang Bahaya Narkoba bagi generasi muda. Pembicaranya adalah Bapak. DR. Victor Pujiadi seorang Polisi berpangkat Kombes yang sekarang bertugas di BNN (Badan Narkotika Nasional).
Darimana Mau Kemana?
Terus terang hati saya galau ketika membaca berita dan informasi yang saya dapatkan. Baik itu dari koran maupun dari internet. Mulai dari pimpinan parpol yang salah ucap sampai anak kecil yang jadi dukun sakti. Ada juga berita duka cita, 4 orang sudah meninggal gara-gara berobat di dukun sakti. Belum lama pula kita dengar mahasiswa ITB meninggal karena kegiatan kemahasiswaan, juga ketua DPRD medan yang meninggal akibat serangan jantung dan pukulan dari masa pendemo. Sungguh perbuatan yang biadab.
Read More