Mengapa Saya takut Berbisnis?

jangan Takut Berbisnis Omjay

Pertanyaan itulah yang hinggap di pelupuk mata ketika seringkali saya takut dalam memulai bisnis. Sebab dalam alam pikiran bawah sadar saya, lebih enak jadi pegawai daripada jadi pengusaha. Makanya jadilah saya seorang pegawai, ya hanya pegawai. Pegawai sebuah yayasan swasta. Pergi pagi pulang petang penghasilan pas-pasan. Tetapi, kalau saya lihat kakak ipar saya yang jadi pengusaha itu, hidupnya memang pas-pasan. Pas mau beli mobil ada duitnya, pas mau beli rumah ada duitnya, artinya masalah duit “no problem”. Itu yang saya lihat dari kesuksesan kakak saya dengan usaha gentengnya. Kalau soal pendidikan jangan tanya, beliau hanya tamatan SMA saja, sedangkan pegawainya banyak yang insinyur Loh!.

Read More

Haruskah UN Dipertahankan?

Haruskah Mereka menjadi Korban UN?Setelah mahkamah agung memutuskan bahwa UN ditolak kasasinya, seharusnya membuat pemerintah dalam hal ini depdiknas tidak perlu mengajukan peninjauan kembali (PK). Sebaiknya, langkah konkrit yang dilakukan oleh depdiknas adalah melakukan dialog dengan para pakar pendidikan mencari solusi dari permasalahan UN yang ada sekarang ini.

Read More

Menjadi Cerdas Dengan Jalan kenabian

Mas Dwi Budiyanto, penulis buku

Dwi Budiyanto, Penulis Buku, Dosen Universitas Negeri Yogyakarta

Kalau anda belajar tentang sejarah nabi, maka anda akan dapati bahwa para nabi Allah itu adalah orang-orang yang cerdas dan memang dipilih oleh Allah untuk menyebarkan ajaran agama-Nya. Tidak terkecuali seorang guru. Guru juga harus cerdas dan bisa secerdas nabi Allah itu bila sang guru mengikuti jalan kenabian. Itulah yang saya tangkap dari buku mas Dwi Budiyanto, Prophetic Learning, Menjadi cerdas dengan jalan kenabian. Sebuah jalan yang menjadikan cara belajar anda lebih cerdas, inovatif, dan mulia.

Membaca buku ini, serasa anda dituntun untuk mengikuti jejak para nabi dan para sahabatnya yang telah berhasil meningkatkan kecerdasannya. Tak salah bila buku ini menjadi buku best seller untuk para guru, santri, pelajar, mahasiswa, dan umum yang ingin menjadi cerdas. Cerdas dalam menata pikiran, cerdas dalam menata mental, cerdas dalam menata sarana belajar, dan cerdas dalam melakukan kerjasama serta menjadi guru inspiratif. Read More