Mengapa Saya Ngeblog?

Habis sholat subuh berjamaah di masjid perut terasa sakit. Rupanya sudah waktunya buang air besar (BAB). Racun dan sampah dalam tubuh memang harus dikeluarkan. Kalau tidak nasib saya akan seperti tante sun. Tante saya yang terpaksa dioperasi di luar negeri karena tidak bisa buang air besar.

Read More

Wawancara Tertulis Omjay di Jawa Pos

Dear Pak Wijaya,

Seperti pembicaraan via SMS sebelumnya, berikut ini saya akan sampaikan beberapa pertanyaan tentang kiprah Bapak sebagai pendidik.

Sebagai gambaran, kami dari Jawa Pos Metropolitan akan menulis profil guru yang punya prestasi. Artinya, tugas menjadi guru tidak sekadar mengajar di kelas dan sibuk dengan tugas administratif, namun juga punya terobosan dan visi di bidang pendidikan. Kami berpendapat, Pak Wijaya Kusumah salah satu guru yang sesuai dengan kriteria yang kami cari.

Read More

Lomba Blog KSGN Periode 29 Juni 2015 sampai tanggal 29 Juli 2015

KSGN Kembali mengadakan lomba blog dengan tema “GURU dan RAMADHAN”. Sebuah artikel yang dibuat untuk menuliskan kisah nyata guru di bulan suci ramadhan. Setiap peserta hanya boleh mengirimkan satu artikel saja.

Tulisan di blog dikirimkan URL Linknya ke fb group KSGN dan email wijayalabs@gmail.com. Jumlah kata minimal 500 kata dan harus ada foto dalam blog, dan menuliskan KSGN minimal 5 kali dalam tulisannya.

Lomba blog mulai berlaku hari ini, Senen, 29 Juni 2015 sampai tanggal 29 Juli 2015. Pemenang pertama akan mendapatkan hadiah domain dan hosting dari https://www.skyhosting.me/ dan hadiah kejutan lainnya.

Surat Untuk Anies Baswedan

Yth Bapak Mendikbud R I Bapak Anies Baswedan.

Semoga pak Anies Baswedan dalam keadaan sehat dan bisa terus blusukan melihat langsung pembelajaran di sekolah-sekolah kita. Dari sana bapak akan menentukan dan memutuskan kebijakan-kebijakan penting di dalam bidang pendidikan.

Salah satu keputusan penting itu adalah masalah mata pelajaran TIK dan KKPI yang dihapuskan dalam kurikulum 2013. Serta masalah linieritas guru-gurunya yang merupakan aset bangsa ini. Kami mengusulkan agar mata pelajaran TIKdan KKPI masuk kembali dalam struktur kurikulum. Oleh karena itu permendikbud tentang struktur kurikulum dari mulai SD, SMP, SMA, dan SMK harus diganti.

Kami berharap Bapak mendikbud segera mengembalikan mata pelajaran TIK, dan KKPI kembali berada di dalam struktur kurikulum tingkat satuan pendidikan atau KTSP2006. Kembalikan saja kurikulum ke KTSP lagi semuanya. Sebab kurikulum ini yang sangat cocok dengan kondisi indonesia yang luas. Kurikulum 2013 hanya cocok diterapkan di luar negeri dan bukan negeri sendiri.

KTSP 2006 itu sudah bagus dan perlu dikembangkan menjadi kurikulum yang memiliki kearifan lokal di era global. Tidak semua hal bagus di luar negeri sana dapat diterapkan di negeri ini, jadilah mulai dengan kepercayaan diri seperti Ki Hajar Dewantara membangun sekolahnya dengan budaya sekolah dan organisasi yang bisa diterapkan hingga kini.

Layanan TIK dalam permendikbud no 68 tahun 2014 harus dihapuskan, karena akan membunuh guru-guru yang tidak linier namun memiliki kompetensi baik. Hal itu terbukti dari sudah lulusnya mereka dalam program sertifikasi guru dan uji kemampuan guru.

Pak Kamal Yusuf menuliskan, “Siswa sayapun begitu khususnya kelas yang nantinya mengikuti ujian online tahun depan!!! Hal lain mengenai layanan tik bagi saya itu bullshit alias omong kosong buktinya disekolah saya belum diterapkan yang namanya layanan tik itu memberi arti bahwa layanan tik tidak jelas maksud dan tujuannya begitu pula penerapan dan pelaksanaannya!”

Kembalikan matpel TIK dan KKPI berada dalam tempatnya semula. Tahun ajaran besok di sekolah sasaran kurikulum 2013, semoga sudah kembali lagi diajarkan. Sebab anak Indonesia sangat merindukan mata pelajaran ini. Mereka selalu bertanya kapan belajar tik lagi?