Karya Tulis Jadi Kendala Kenaikan Pangkat Guru

Membaca Humaniora Kompas, Jumat, 27 Maret 2009 membuat saya tergugah untuk membuat sebuah tulisan. Bukan karena hendak membanggakan diri tapi bermaksud ingin berbagi. Sebab setiap kali dipercaya untuk menjadi pembicara penelitian tindakan kelas (PTK) dan diminta untuk membimbing teman sejawat dalam membuat karya tulis ilmiah memang bukan pekerjaan yang mudah. Selain karena para guru banyak yang kurang dalam membaca buku, mereka pun kurang berlatih dalam menulis. Sehingga wajar saja apabila banyak guru yang terhambat naik pangkatnya karena tak mampu membuat sebuah karya tulis.
Read More

Evaluasi Kebijakan Pemrov DKI Jakarta Masuk Sekolah 06.30 Pagi

Kebijakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memajukan jam pelajaran sekolah menjadi 06.30 WIB, bukan keputusan bijaksana karena akan mengorbankan anak sekolah itu sendiri dan juga para orang tua yang mengantarkan anaknya kesekolah. Selain itu, kemacetan parah tetap saja terjadi dan bahkan jadi berpindah waktunya. Itulah kesimpulan yang dapat saya ambil dari kacamata saya sebagai seorang pendidik yang bertugas di Rawamangun Jakarta Timur.

Read More

Ujian Nasional yang Tak Perlu Ada

Setelah beberapa kali menjadi pengawas Ujian Nasional (UN) dari tahun 1993 s.d. 2008, saya berkesimpulan sebaiknya UN tak Perlu ada. Mengapa? UN hanya menjadi target sekolah-sekolah tertentu untuk mempertahankan prestisenya. Sekolah hanya memprimadonakan beberapa pelajaran saja. Tak terlihat lagi kesungguhan pihak sekolah untuk juga memperhatikan pelajaran lainnya khususnya di kelas 9 SMP. Telah terjadi pemisahan dua guru. Guru UN dan guru US (ujian Sekolah). Anak-anak hanya difokuskan untuk mengerjakan soal-soal UN. Potensi siswa seolah-olah hanya terukur dari nilai UN. Bagi sekolah yang mempunyai dana banyak, tentu tak akan mengalami banyak kesulitan menghadapi UN, lantas bagaimana dengan sekolah-sekolah papan bawah yang tak memiliki dana?

Read More