Terima kasih kepada Panitia seminar internet sehat Fakultas Ilmu Pengetahuan Soasial (IPS)yang sudah mengundang saya di Kampus UNJ Rawamangun. Indahnya berbagi!
Kisah Nyata: Pengalaman Mengikuti Sertifikasi Guru yang Melelahkan
Senang rasanya karena mendapatkan panggilan untuk mengikuti sertifikasi guru. Namun, perasaan senang itu hanya sebentar. Mengapa? Karena kami harus mengumpulan berkas portofolio untuk sertifikasi hanya dalam waktu dua hari saja. Coba anda bayangkan! Dalam waktu hanya dua hari kami harus mengumpulkan dokumen portofolio yang merupakan kumpulan kinerja selama kami menjadi guru.
Berinternet Sehat dan Berkreasi dalam Tulisan di Blog
Sambil menikmati penyakit flu yang menyerang diri, saya tuliskan makalah yang akan saya sampaikan dalam seminar internet sehat dan berkreasi dalam tulisan. Saya menuliskannya hanya melalui ponsel jadul saja. Semoga tersampaikan pesannya.
Beberapa hari lalu telah datang ke ruang kerja saya di labschool 2 orang mahasiswi cantik yang mengantarkan undangan resmi kepada saya untuk mengisi seminar ini. Kedua mahasiswi ini adalah mahasiswi yang targabung dalam himpunan mahasiswa pendidikan ilmu pengetahuan sosial universitas negeri jakarta (UNJ).
Sudahkah Kita Siap Dengan Kematian?
Baru saja saya menghadiri 40 hari wafatnya salah seorang tetangga dekat rumah. Rasanya seperti tidak percaya tetangga saya itu telah tiada. Sebab belum lama kami saling bertegur sapa. Bahkan saya dan istri hendak menjenguknya ketika masuk rumah sakit. Tapi apa mau dikata, ajal menjemputnya sebelum kami menengoknya. Allah sudah mengambil nyawanya terlebih dahulu.
Kenapa Pelajaran TIK Dihapuskan dalam Kurikulum 2013? Ini Jawabannya!
Tulisan menarik guru KKPI, bapak Sozo Himamura yang saya dapatkan dari Group facebook IGI:
Beberapa alasan yang terungkap mengapa TIK/KKPI hilang dari Kurikulum 2013 ketika dialog dengan Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (WAMEN) bidang Pendidikan dan Perwakilan PUSKUR (Pusat Kurikulum dan Perbukuan) diantaranya :
- “Anak TK dan SD saja sudah bisa internetan…”
- TIK / KKPI bisa integratif (terintegrasi) dengan mata pelajaran lain
- Pembelajaran sudah seharusnya berbasis TIK (alat bantu guru dalam mengajar), bukan TIK/KKPI sebagai Mata Pelajaran khusus yang harus diajarkan
- Jika TIK/KKPI masuk struktur kurikulum nasional maka pemerintah berkewajiban menyediakan Laboratorium Komputer untuk seluruh sekolah di Indonesia, dan pemerintah tidak sanggup untuk mengadakannya
- Banyak sekolah yang belum teraliri LISTRIK, jadi TIK/KKPI tidak akan bisa diajarkan juga disekolah




