Posted on: May 18, 2020 Posted by: Wijaya Kusumah Comments: 13

Inilah 3 Blogger yang Beruntung Mendapatkan Hadiah Kejutan dari Penerbit Andi Yogyakarta

Selamat malam guru-guru hebat Indonesia. Pasti letih dan lelah hari ini setelah beraktivitas hari ini. Baik yang beraktivitas dari rumah maupun yang keluar rumah. Omjay doakan selalu sehat dan bahagia bersama keluarga tercinta di rumah.

Merancang dan Menciptakan Pola Pembelajaran Efektif dari Rumah

      Nara Sumber kita pada hari Senin, 25 Ramadhan 1441 H/18 Mei 2020 M sebenarnya adalah bapak Munif Chotib, dengan tema “Merancang Pola Pembelajaran Efektif dari Rumah”. Akan tetapi sehubungan dengan berhalangannya pak Munif Chotib, karena harus berangkat ke Surabaya, maka materi beliau akan digantikan oleh Omjay, semoga masih bisa diterima oleh kawan-kawan semuanya. Marilah kita simak dan mendengarkan pemaparannya Omjay.

Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Selamat siang guru-guru hebat Indonesia. Siang ini Omjay akan berbagi pengalaman dalam menciptakan pola pembelajaran yang fektif dari rumah. Omjay mengajak kita semua untuk menonton dan memberikan komentar tentang contoh pembelajaran dari rumah yang telah beliau buat yang dapat diakses pada: https://www.youtube.com/watch?v=cZa4hHQf3nk.

Saat belajar di rumah, seharusnya guru dan siswa sama-sama menyenangkan, disana senang dan disini senang. Itulah inti dari pola pembelajaran yang efektif yang seharusnya terjadi di rumah, baik di rumah guru maupun di rumah siswa. Bagaimana pembelajaran itu bisa terjadi? Pertama, karena akses internetnya lancar. Kalau akses inernetnya tidak lancar, maka pembelajaran menjadi tidak menyenangkan akan tetapi menjadi menegangkan. Hal ini pernah dilihat langsung oleh Omjay terhadap anaknya yang belajar di rumah, ketika internetnya mati maka anaknya tidak bisa berkomunikasi dengan gurunya. Akibatnya, pembelajaran yang awalnya menyenangkan menjadi menegangkan.

 Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, pola adalah suatu sistem kerja atau cara kerja sesuatu. Sedangkan menurut Kamus Antropologi, pola adalah rangkaian unsur-unsur yang sudah mantap mengenai suatu gejala  dan dapat dipakai sebagai contoh dalam menggambar atau untuk mendeskripsikan gejala itu sendiri. Menciptakan adalah membuat sesuatu yang baru, dari yang beum ada menjadi ada, dari sesuatu yang benar-benar tercipta karena kondisi yang dibuat oleh guru itu sendiri sesuai dengan teknologi yang ada. Efektif bisa diartikan sebagai suatu yang dapat mencapai tujuan maksimal yang diharapkan.  Pengertian efektif merupakan suatu usaha yang maksimal sesuai dengan yang diharapkan. Atau efektif bisa diartikan sebagai salah satu usaha yang tidak pernah lelah, sebelum usaha yang diusahakan belum tercapai. Sementara rumah, adalah salah satu bangunan yang dijadikan sebagai tempat tingal dalam jangka waktu tertentu.  Rumah yang nyaman dapat memberikan kenyamanan bagi yang menempati rumah tersebut. Ada ungkapan yang menyatakan “Rumahku Surgaku”.

Berdasarkan definisi di atas, maka dapat diartikan bahwa pola pembelajaran yang efektif di rumah adalah suatu susunan kegiatan yang dapat dilakukan untuk melakukan perubahantingkah laku yang maksimal dari suatu tempat yang nyaman agar sesuai dengan yang diharapkan, pembelajaran harus nyaman semua. Dengan demikian, peserta didik atau siswa yang melakukan pola pembelajaran efektif di rumah dapat membuat rencana kegiatan belajar dengan membuat perencanaan, penjadwalan yang terus menerus di dalam rumah, jadwal ini harus diikuti secara konsisten, disiplin, dan terjadwal. Rumah sebagai tempat tinggal dijadikan sebagai sarana pembelajaran yang membuat nyaman bagi siswa. Penjadwalan kegiatan dapat dibuat sebagai patokan untuk kegiatan belajar, misalnya dengan membuat jadwal dari bangun tidur sampai tidur lagi. Ingat lagu mbah Surip: bangun tidur, tidur lagi, banguuuun…….tidur lagi.

Kalau anak-anak kita sudah terbiasa membuat pembelajaran dari rumah, maka mereka dilatih unutk mandiri mencari pengetahuan yang mereka dapatkan dari internet, tentu dalam hal ini dibutuhkan pendamping, yakni orang tua di rumah dan guru memantau dari rumah masing-masing dengan cara menghubungi orang tua siswa melalui WA group. Berikut ini contoh pembelajaran di kelas Omjay yang dapat diakses pada, https://www.youtube.com/watch?v=rLoXIASMKjQ&t=1811s.

Prinsip yang harus diperhatikan dalam menciptakan pola pembalajaran dari rumah adalah kegiatan pembelajaran harus menyenangkan semua. Siswa senang, orang tua senang dan gurunya juga senang. Akses internet lancar, dan guu bisa menggunakan berbagai aplikasi yang sesuai dengan kondisi siswa di rumah. Gunakan teknologi yang ada untuk menciptakan pola pembelajaran yang efektif dari rumah. Bila adanya hanya WA Group, gunakan WA Group tsb dengan memadukan antara teks, foto dan video.

Saya menyarankan bapak dan ibu untuk melejitkan keterampilan menulis siswa lewat blog di internet. Sebab siswa dapat belajar menulis secara online melalui blognya masing-masing. Siswa dibiasakan untuk menulis apa yang ingin disampaikannya, dengan begitu bukan hanya lisan saja yang terlatih, tapi juga tulisan. Berikut ini Omjay contohkan PJJ Sekolah Dasar, yang dapat dilihat di bawah ini.

https://www.youtube.com/watch?v=9uvfiZuh9v

https://www.youtube.com/watch?v=9uvfiZuh9vs

Kesimpulan materi hari ini adalah dalam menciptakan pola pembelajaran efektif dari rumah, guru harus mempunyai peta kelas atau kondisi siswa di rumah dan disesuaikan dengan kondisi guru di rumah. Artinya, komunikasi guru dan siswa dari rumah masing-masing harus membuat mereka saling berinteraksi dan berdiskusi sehingga pembelajaran menjadi menyenangkan dan bermakna. Semua itu bisa dilakukan bila kegiatan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dibuat secara terjadwal. Kegiatan harus membuat siswa menjadi mandiri dan menemukan kemerdekaan belajar. Semoga materi yang Omjay sampaikan siang ini bermanfaat buat kawan kawan semua. Bila ada yang ingin ditanyakan, kita bisa diskusi melalui WA Group ini. Nanti kawan kawan bisa bertanya kepada pak Bambang Purwanto sebagai moderator sesuai dengan nomor WA yang telah dibagikan, terima aksih.

Nah, selanjutnya satu jam ke depan kita tanya jawab.

1

Assalamualaikum

Izin bertanya tentang pembelajaran yang efektif dari rumah

Jadwal belajarnya di tentukan oleh guru berdasarkan jadwal pelajaran seperti hari-hari biasa atau kah di rubah?..

Pembelajaran nya lebih menekankan kepada pembentukan karakter mandiri YG berefek pada keseharian siswa? Lalu untuk pencapaian ranah kognitif nya dapat kita ukur dalam satu hari satu mapel atau bgm untuk jenjang SD. Terimakasih atas jawabannya.

Jawabannya:

Waalaikumus salam, jadwal jelas harus berubah, tdk sma dengan tatap muka di sekolah, pembelajaran lebih kepada 3 hal yaitu literasi, numerasi, karakter dengan emmadukan iptek dan imtak. untuk peneilian guru dpatmelakukan penilaian berbasis proyek atau potofolio, disesuaikan dgn kondisi murid sd

2

Asw Om Jay, sy Candra dr MTsN 1 Langkat Sumatera Utara, mnrut Om, mngkin tidak bila sistem pembelajaran daring nntinya bl frasa siswa atau guru lbih nyaman..akan mmberi efek pada pmbljrn konvensional yg lazim kt lksnkn sblm wabah Corona terjadi? Klw mmg ada efek tdk baiknya, apa kira2 lngkah yg bs kt lakukn Om? Trmksh

Jwabannya:

walaikum salam candra, mungkin nanti akan terjadi pembelajaran blended learning, ada tatap muka di kelas dan ada tatap muka di dunia maya, oleh karena itu guru harus belajar sepanjang hayat supaya tdk tergantikan oleh teknologi modern

3

Untuk keberhasilan pembelajaran daring yang efektif kepada siswa yang terkendala tidak memiliki HP atau jaringan yang lemot bgm solusinya?

Jawabannya:

solusinya gunakan teknologi yg ada. kalau yg ada kertas atau buku, maka gunakan itu, sebab mau tdk mau, suka atau tdk suka, siswa dan guru akan dipaksa menggunakan teknologi baru untuk meningkatkan SDM unggul

4

Assalamu ‘alaikum wr.wb.

Om Jay, selama BDR ini, disekolah kami melaksanakan pembelajaran melalui group WA.

Di akhir pertemuan, guru memberi tugas sbg instrumen penilaian. Namun sayang, ternyata yg mengumpulkan tugas hanya maksimal 75% siswa saja.

Bagaimanakah cara yg bisa kita tempuh agar siswa juga aktif mengumpulkan tugas tsb?

Terima kasih. Wiji – malang.

Jawabannya:

walaikum salam, jangan dipaksa, biarkan mereka mengerjakan tugasnya dngan sukarela. Kita cukup mengingatkan saja bila ada murid atau siswa yg belum mengumpulkan tugasnya, ortu harus diberitahu karena kerjasama guru dan ortu sangat penting dalam pembelajaran yg efektif dari rumah

5

Assalamualaikum. Safitri-Purbalingga ..

Izin bertanya..

  1. Bagaimana cara mengatasi pembelajaran apabila anak-anak memiliki minim sarana daring ?
  2. Untuk anak TK pembelajaran yang dinilai adalah proses bukan tergantung hasil. Sementara kadang anak tidak mau mengirimkan tugas misalnya merekam hafalannya.bercerita dan mengerjakan tugasnya. Bagaimana menilainya untuk ditulis di Rapot? Terima kasih.

Jawabannya:

Harus sabar dan gunakan fasilitas yg ada, ingatlah film laskar pelangi, ditengah keterbatasan, justru bu muslimah bisa melahirkan anak anak yg hebat dan bisa berkeliling dunia.

Hal itu juga kami alami, jadi tetap sabar menunggu mereka menyelesaikan tugasny bukan sebagai beban tapi sebagai kebutuhan siswa untuk mendapatkan pengetahuan. Tetap komunikasi dgn orang tua siswa.

6

Asskm.

Saya wahyu susilowati dr Sidoarjo.

Mengajukan pertanyaan :

  1. Bagaimana penilaian siswa yg tidak aktif dikarenakan beberapa kendala dalam pembelajaran daring untuk saat ini walaupun sudah terjadwal?
  2. Penilaian yg tepat untuk pembelajaran daring seperti ini yg cocok itu seperti ap? Mengingat pak menteri pernah mengatakan jika pembejaran daring ini tidak boleh dimasukkan dalam penambahan penilaian pada e-rapor.

Jawabannya:

Dicatat, kemudian diberikan surat teguran dari sekolah, kemudian dicaritahu apa masalahnya. Sebab bisa jadi ada masalah serius di keluarga siswa, seperti ortunya kena phk, atau sakit, dll.

Kalau masalah cocok itu reltif karena kondisinya tidak sama di setiap daerah. Guru dapat melakukan inovasi sendiri sesuai dengan pencapaian siswa, anda bisa memba kembali artikel yg saya bagikan di atas, https://www.kompasiana.com/isardasukitasim/ 5ead48f5d541df3a7323d8e5/menciptakan-belajar-efektif-dari-rumah?page=4

7

Assalamu’alaikum om jay.. Saya sumarjiyati dr GK.

Dalam menciptakan pola belajar yg efektif dr rumah itu.kita sdh mmbuat jadwal dan berharap siswa jg bs mlksanakn. Pmbjran sesuai jadwal tersebut.tp pd knyataan yg kmi alami d sekolah kami.ada sbgian siswa yg kurang mmperhtikan shingga dpt mnghmbat klncaran proses pmbljran sesuai jadwal yg d smpikan. Bgamana sikap kita untuk hal tersebut om.. Mengingat siswa blm bisa mngikuti pmljaran sesuai jadwal sec. konsisten.. .bnyk dr para wali siswa mngeluhkan untuk pmbelajaran dr rumah ini siswa tdk menurut kata ortu.shingga tgs2 yg d brikn tdk dpt trselesaikan dg cepat.akhirnya pmbjran ini di rasa tdk efektif. Bagmna tindakn kita sbgi guru. Mngingat peserta didik kmi msh pd kelas rendah( SD). Terimakasi..

Jawabannya:

Guru harus melakukan evaluasi dan refleksi diri, mungkin ada yg kurang tepat disampaikan kpd murid. Kolaborasi guru sangatpenting dalam memecahkan masalah ini, oleh karena itu komunikasi dgn teman sejawat sangat diperlukan dalam menciptkan pola pembelajaran yg efektif dari rumah. Pembelajaran jarak jauh harus membuat murid dekat dengan gurunya, bukan justru menjauhkan murid dengan guru. Perlu ada komunikasi dengan org tuas murid yg terus menerus

8

Assalamu’alaikum

Terima kasih atas bimbingan nya Om Jay.

Saya Suminar dari Tangerang.

Izin bertanya. Apakah ada kendala yang dialami dalam PJJ selain jaringan internet, dan mohon arahnya dalam mengatasi nya? Terima kasih

Jawabannya:

Pasti ada, bukan hanya akses internet tapi juga fasilitas yg dimiliki siswa dan guru di rumah. Kalau akses internet tdk ada gunakan teknologi yg ada di sana, misalhnya cuma ada sms, belum ada wa, siswa punya hp tapi tanpa kamera, maka telpon lsg adalah solusinya walaupun guru harus keluar biaya pulsa cukup besar. Jadi setiap guru akan mengalami hal yg bergam, inilah dinamikannya dan jangan lupa pengalaman kita dituliskan di blog sehinga dpt menginspirasi guru lainnya. Terima kasih

9

Keluhan siswa tidak konsisten guru menggunakan aplikasi, sehingga selain harus belajar lagi cara menggunakan aplikasi juga terlalu banyak kapasitas penyimpanan data yg terpakai. Berdasarkan pengalaman aplikasi yg paling cocok, mudah, dan efektif yg mana?

Rusmin, Kab. Barito Kuala KALSEL

Jawabannya:

Keluhan siswa tidak konsisten guru menggunakan aplikasi, sehingga selain harus belajar lagi cara menggunakan aplikasi juga terlalu banyak kapasitas penyimpanan data yg terpakai.

Omjay saat ini menggunakan aplikasi zoom dan anak anak suka, walaupun ada aplikasi yg lain, tapi berdasarkan pengalaman pakai zoom itu murah dan mudah cara pemakaiannya

10

Muh. Said Makassar

Terima kasih penjelasan Omjay tentang pola belajar efektif dirumah.

Pertanyaan ;

  1. Disekolah saya masih banyak siswa belum punya HP Android.
  2. Ada yg punya HP tapi alasan tidak mampu beli kuota.
  3. Pembelajaran dirumah terjadwal. Bagaimana trik/solusi guru dlm menghadapi siswa seperti ini ?

Jawabannya:

Gunakan hp yg ada dulu, dan sederhana saja, buat modul khusus untuk kondisi seperti ini dengan penugasan yg tak terlalu sulit.

Kalau ini guru harus coba cari donatur atau sponsor, peran komite sekolah harus diperdayakan sehingga guru terbantu dengan adanya komite sekolah

11

Selamt Sore Om Jay. Saya Komang Eli Mahayani dr Negara-Bali. Yang saya alami saat masa pandemi ini sungguh dilematis. Dg zonasi sklh kmi dg siswa2 tinggl di daerah terpelosok dan kondisi ekonomi siswa kami. Ini kendala besar pembeljrn secara daring yg dilakukan. Adakah solusi menarik utk ttp menciptkn belajar efektif dirumah dg menyenangkn. Terimakasih

Jawabannya:

Kondisi seperti ini sebenarnya bukan hal baru buat Indonesia yang merupakan negara kepulauan. Kreativitas dan inovasi guru sangat diperlukan dalam memberikan solusi dari masalah yg dihadapi. Bila pembelajaran jarak jauh tdk bisa dilaksanakan, maka gunakan pembelajaran jarak dekat, guru bisa mengunjungi rumah muridnya bila alat komunikasi tdk ada. memang dibutuhkan pengorbanan luar biasa untuk menjadi guru tangguh berhati cahaya. apalagi bila rumah siswa dan guru sangat jauh. itu adalah resiko dari sebuah pengabdian, terutana buat guru di daerah 3T. Omjay salut dan memberikan penghormtan dengan guru guru tangguh sperti ini. Mereka selalu datang dgn solusi dari masalah yg dihadapi walaupun peran pemerintah di daerah sangat kurang. tapi yakinlah dengan pesan pak harfan dalam film laskar pelangi. hiduplah dengan memberi sebanyak banyaknya, bukan menerima sebanyak banyaknya.

12

Assalamu’alaikum…

Om Jay yg kmi hormati…

Izin bertanya…

BDR kami sebagian besar melalui WA G,kendala BDR kami sinyal lemah dan guru belum punya laptop yg mdukung,bagaimana solusi BDR yg efektif dan berapa prosentase pembagian materi pembelajaran antara imtaq n iptek agar tujuan pembentukan karakter peserta didik tercapai? Terimakasih

Sri Yatun- Gunungkidul

Jawabannya:

pakai wa juga efektif kok, buktinya Omjay gunakan WA Group untuk belajar menulis dan murah biayanya.

13

Siti Fatimah Mojokerto

Namun pembelajaran online ada plus minusnya. Terutama pada penggunaan kuota internet. Dengan pola on off bisa membantu pelaksanaan belajar . Yang saya tanyakan Adakah pola lain yg lebih hemat di era pandemi ini bapak?

Mengingat ekonomi rakyat sedang terpuruk.

Jawabannya:

ada, gunakan wa group atau line group. saya sering menggunakannya dengan bentuk teks, karena bentuk teks ini tdk makan kuota banyak.

14

Apakah dengan penjadwalan belajar siswa yg sdh dirancang sedemikian rupa oleh guru dan bekerja sama dg orang tua ini menunjukkan setiap siswa memiliki jadwal yg berbeda2. Apakah maknanya sudah mengorganisir semua mapel yg ada pada kurikulum ? Dan apakah penjadwalan ini bisa memfasilitasi setiap siswa yg memiliki kemampuan belajar yg berbeda misalnya ada siswa yg lebih condok ke tipe pembelajar visual, kinestetik, naturalis dll. Terimakasih

Fitriani (MAN IC Tanah Laut)

Jawabannya:

setiap penjadwalan disesuaikan dengan kesepakatan guru di sekolah tsb dengan memeprhatikan gaya belajar siswa

15

Om Jay …saya mau bertanya tentang pembelajaran daring dari rumah dikaitkan dengan kenaikan kelas apakah cukup dari nilai daring atau bgmana karena tatap muka juga tidak pernah…mohon pencerahannya

Terimakasih. Maaf saya Rachmi dari banyuwangi.

Jawabannya:

Ibu Rachmi yg baik, penilaian hanya guru yg bersangkutan yg lebih tahu, kalau dirasa dengan online sdh cukup nilainya, maka gunakan itu, tapi bila blm cukup bisa gunakan waktu eremedial melalui online. hal itu saya lakukan bila ada nilai siswa yg kurang dgn menghubungi wali kela dan orang tua siswa, biasanya kami rapat dengan dewan guru untuk memberikan solusi terbaik buat siswa yang jarang hadir

Demikianlah, berhubung waktu sudah 15.03, saya mengucapkan terima kasih untuk Omjay yang luar biasa di siang hari ini. Bagi pertanyaan yang tidak bisa terjawab langsung saja japri. Mohon maaf apabila ada kekurangan. Terima Kasih.

Wassalamu’alaikum wr. wb.

Malam ini omjay akan mengumumkan 3 guru blogger yang mendapatkan hadiah kejutan dari penerbit andi Yogyakarta. Setelah membaca tulisan kawan-kawan guru blogger Indonesia, maka ketiga guru blogger ini layak untuk mendapatkan hadiah kejutan dari materi yang omjay sampaikan tadi siang.

Ketiga guru blogger tersebut adalah:

Pertama,

Pandemi saat ini menuntut perlunya pembelajaran dari Rumah. Dengan kolaborasi G.O.S mari ciptakan Pola Belajar Yang Efektif Dari Rumah. Bersama Om Jay mari kita bahas lebih lanjut
https://cening-mai-melajah.blogspot.com/2020/05/belajar-menulis-gelombang-10-hari-ke-16.html?m=1

Kedua,

Blog https://tinis1974.wordpress.com/2020/05/18/menciptakan-pola-pembelajaran-yang-efektif-dari-rumah/

Ketiga,

Bagaimanakah mengefektifkan pembelajaran di rumah? Bukan hanya mengefektifkan, melainkan juga menyenangkan. Bersama praktisi pendidikan dikupas dengan apik. Bisa disimak di https://isminatun.blogspot.com/2020/05/menciptakan-pola-pembelajaran-yang.html

Omjay ucapkan selamat kepada 3 guru blogger Indonesia tersebut dan mohon segera dikirimkan alamat lengkapnya ke wa omjay di 08159155515 untuk dikirimkan hadiah kejutan berupa buku dari penerbit Andi yogyakarta. Terima kasih.

Categories:

13 People reacted on this

  1. Langsung menuju ke blog ini begitu mengikuti pemaparan om jay di live streaming guru inspiratifnya YouTube mas fathur.
    Saya juga sedang belajar mengaktifkan blog nih om jay. Tadi saya bertanya bagaimana cara membuat konten yg menarik di blog? Apa harus TLD?
    Njenengan tadi buru buru jadi belum srmpat terjawab 🙂
    Salam kenal,
    Saungbelajaraisyah.blogspot

  2. Terimakasih Om Jay, jadi bertambah ilmu dan inspirasi untuk ikut terukir nama kita dalam sejarah literasi Indonesia. Semangat semoga Om Jay selalu sehat dan selamat.

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.