CALEG NARSIS & EGO YANG DIMILIKINYA

Liburan kali ini saya berkeliling ke daerah propinsi Jawa Barat. Dari mulai Bekasi, Cikarang, Bandung, Sukabumi, Garut, Ciawi, dan Tasikmalaya. Sepanjang jalan saya temui foto-foto para calon legislatif (caleg) dari berbagai partai. Foto-foto itu dipajang cukup banyak. Ada yang ukuran besar dan ada yang ukuran kecil. Kata orang itu namanya Baliho. Dengan terpasangnya baliho itu mungkin ini adalah salah satu cara para caleg untuk memperkenalkan diri dan meraih simpati calon pemilih agar mencoblos namanya dalam pemilu 2009 yang sebentar lagi akan kita ikuti.


Read More

PROSES BELAJAR-PEMBELAJARAN : SUATU PROSES KOMUNIKASI

Prof. DR. Sudarsono Sudirdjo, M.Sc Ed.

Pengantar

Sering dikatakan bahwa proses belajar pembelajaran adalah merupakan proses komunikasi dimana terjadi proses penyampaian pesan tertentu dari sumber belajar (misalnya guru, instruktur, media pembelajaran,dll.) kepada penerima (peserta belajar, murid, dsb), dengan tujuan agar pesan (berupa topik-topik dalam mata pelajaran tertentu) dapat diterima (menjadi milik, di-shared) oleh peserta didik / murid-murid. Kesadaran yang demikian ini tidaklah dijumpai dalam penyelenggaraan pendidikan yang telah berlangsung dari abad ke abad, melainkan baru terjadi pada sekitar tahun 1950-an, pada waktu Berlo mengembangkan suatu model komunikasi yang disebutnya SMCR, singkatan dari Source, Message, Channel dan Receiver. Model SMCR dimaksudkan untuk menunjukkan terjadinya proses komunikasi antar manusia (human communication) yang diilhami oleh model komunikasi yang telah dikembangkan lebih dahulu oleh Shannon-Weaver pada tahun 1946 dalam bidang matematika dan elektronik dengan unsur-unsur komunikasi seperti Source (Sumber), Transmitter (pemancar), Message (pesan), Signal, Noise (gangguan), Receiver (pesawat penerima) dan Destination (tujuan yaitu orang yang diharapkan dapat menerima pesan yang disampaikan).

Adanya kesadaran bahwa proses belajar dan pembelajaran adalah merupakan proses komunikasi membawa implikasi-implikasi yang sangat penting dan mendasar bagi penyelenggaraan dan pelaksanaan serta hakikat proses belajar dan pembelajaran itu sendiri.

Read More

Setelah Sertifikasi, lalu Apalagi???

Kemarin banyak teman guru di sekolah saya yang tersenyum. Mengapa? Karena mereka baru saja ke ATM Bank DKI dan mendapatkan pencairan dana sertifikasi guru. Ada yang jumlahnya sepuluh juta dan ada juga yang sembilan jutaan. Tergantung dari masa kerja atau pangkat dari guru tersebut. Adapun tata aturan yang jelas tentang pemberian dana sertifikasi guru belum semua guru mengetahui.

Read More

Malas Menulis?

SETELAH menurunkan tulisan dengan judul Malas Membaca yang dituangkan dalam 2 tulisan, saya ingin berbagi pula pemikiran tentang malas menulis.  Mungkin tulisan-tulisan ini nantinya akan dikumpulkan oleh Bung Pepih dalam satu folder khusus yang bertajuk dengan “serial malas”. Malas adalah penyakit turunan yang melanda banyak orang Indonesia. Apakah benar demikian, tentunya masih memerlukan penelitian yang intensif oleh para ahli genetika barangkali.  Tidak bermaksud untuk memperdalam masalah ini, akan tetapi, bila kita jujur, maka realita yang ada menunjukkan bahwa sebagian besar dari kita adalah memang pemalas.

Read More