Menjaga Sekolah Agar Tetap Unggul

menjaga-sekolah-agar-unggul

(Belajar dari Musibah Kebakaran di Labschool dan Film Laskar Pelangi)

A. Pendahuluan

Tulisan ini diilhami dari hasil perenungan yang mendalam. Juga mengambil hikmah dari terjadinya musibah kebakaran di Labschool Jakarta, Rabu 30 Juli 2008. Si jago merah itu telah melumat habis beberapa fasilitas Labschool yang bernilai sekitar 12 milyar lebih. Hanya dalam hitungan menit fasilitas yang megah itu hilang ditelan bumi. Padahal, baru sehari sebelumnya kami bangga karena akan terpilih menjadi sekolah sehat di DKI Jakarta. Melalui Lomba Sekolah Sehat (LSS) kami berharap mendapatkan juara pertama dan mengungguli sekolah favorit lainnya. Dengan keragaman fasilitas lengkap yang dimiliki, kami yakin akan menjadi sang juara.

Tulisan ini juga diilhami oleh film Laskar Pelangi yang begitu menyulut hati dan perasaan penulis bahwa sekolah dengan fasilitas apa adanya mampu bersaing dan melahirkan peserta didik yang sangat luar biasa. Suatu kisah nyata dari sebuah sekolah yang mampu memberikan pemahaman kepada siswa tentang keanekaragaman budaya Indonesia, dan juga dunia International. Menjaga sekolah agar tetap unggul di masyarakat walaupun ketiadaan fasilitas dan keterbatasan dana. Bahkan, saking larut dan terpesonanya dengan film ini penulis sampai 3 kali menonton film Laskar Pelangi di bioskop yang berbeda dengan sebuah perenungan mengambil hikmah dari pemutaran film itu dan menghubungkannya dengan musibah kebakaran di Labschool Jakarta.

Musibah kebakaran di sekolah membuat kami menjadi lebih bijaksana dan lebih bersemangat dalam mengajar walaupun dengan fasilitas apa adanya. Kalau dulu menggunakan media pembelajaran dengan teknologi canggih, sekarang kita menggunakan media pembelajaran dengan teknologi yang sangat sederhana.

Read More

Belajar dari Film Sang Murobbi dan Laskar Pelangi (2)

laskar-pelangi

laskar-pelangi

Pada siang harinya selepas sholat dzhuhur berjamaah saya pergi silahturahmi ke tempat tinggal adik bapak di Bekasi. Pulang dari rumah Tante, saya mampir ke Metropolitan Mall untuk membeli buku di toko buku Gramedia Bekasi. Kebetulan sekali di depan toko buku itu dituliskan poster bahwa film laskar pelangi sudah bisa ditonton di bioskop mulai tanggal 25 September 2008.

Saya langsung menuju bioskop 21 dan langsung membeli tiket. Film laskar pelangi akan diputar pukul 16.15. Sambil menunggu pemutaran film itu saya membaca dan membeli buku-buku baru lalu kemudian saya sholat Ashar berjamaah di musholla MM Bekasi. 

Selesai sholat saya langsung meluncur ke bioskop dan alhamdulillah saya datang tepat pada waktunya. Film baru saja dimulai, penonton pun terdiam dengan hati yang berdebar. Apa yang menarik dari film ini???

Kalau kamu pernah baca novel laskar pelangi karya Andrea Hirata, kamu tentu akan penasaran kayak apa sich filmnya? Sama nggak dengan hayalan pembaca? Lalu siapa saja pemeran utamanya? Pasti bagus sekali filmnya karena diangkat dari kisah nyata penulis buku laskar pelangi Andrea Hirata.

Cerita diawali dari penerimaan murid baru di SD Muhammadiyah Gantong Belitong Sumatera Selatang. Waktu itu hampir saja sekolah ditutup karena sudah tidak memenuhi persyaratan minimal 10 murid untuk membuka kelas baru. Tapi, alhamdulillah datanglah seorang anak tinggi besar yang lucu menyelamatkan mereka. Sehingga tahun ajaran baru di sekolah itu dapat dibuka dan di mulailah pada hari itu perkenalan mereka.

Saya tak bisa menuliskan semua isi cerita itu di sini, karena lebih baik kalian menontonnya sendiri. Karena kisah ini sangat sulit dituliskan dengan kata-kata karena begitu indah untuk dilukiskan. namun ada nasehat dari Pak guru Ical yang meninggal di sekolah bahwa kita harus lebih banyak MEMBERI daripada MENERIMA.  

Daripada bengong di rumah, buruan ke bioskop dan tonton filmnya.  Kalau pengen lihat cuplikannya, silahkan lihat film iklannya di bawah ini.

http://www.youtube.com/watch?v=fFZVM8EDbKA

Belajar dari Film Sang Murobbi dan Laskar Pelangi (1)

ust-rahmat-2
ust-rahmat-2

Hari ini saya begitu bahagia sekali karena mendapatkan pelajaran yang sangat berharga dari pemutaran film Sang Murobbi dan Laskar Pelangi. Mengapa?

Air mata saya tak terasa mengalir deras ketika menyaksikan kedua film itu. Kisahnya sangat menyentuh hati dan layak untuk ditonton oleh para guru, orang tua dan juga peserta didik (siswa). Sangat menyulut diri ini untuk lebih mengabdi kepada negeri.
Read More

PENINGKATAN KUALIFIKASI GURU DALAM PANDANGAN GURU ITU SENDIRI

wijaya

wijaya

A. Latar Belakang

 

 

Peranan guru sangat menentukan dalam usaha meningkatkan mutu pendidikan. Untuk itu guru sebagai agen pembelajaran dituntut untuk mampu menyelenggarakan proses pembelajaran dengan sebaik-baiknya. Guru mempunyai fungsi dan peran yang sangat strategis dalam pembangunan bidang pendidikan, dan oleh karena itu perlu dikembangkan sebagai profesi yang bermartabat. Agar guru bermartabat, maka lahirlah UU No. 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Karena itu sudah sewajarnya apabila guru memiliki kompetensi yang berujung kepada adanya sertifikat. Hal itu diperoleh bila guru telah mengikuti sertifikasi guru. Lalu bagaimana bila guru yang bersangkutan tidak memiliki sertifikat tetapi dia telah memiliki kemampuan mengelola kegiatan belajar dan pembelajaran? Apakah dia telah dikatakan memiliki kompetensi sesuai dengan UU No. 14 tahun 2005?

Read More