Berbagi Ilmu PTK di UNJ

Minggu pagi, 8 Maret 2009 saya diminta oleh salah satu pengurus Persaudaraan Guru Sejahtera Indonesia (PGSI) cabang Jakarta,  saudara Badru Zaman untuk memberikan materi tentang Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dalam Workshop PTK. Kegiatan ini juga terselenggara atas kerjasama dengan jurusan Bimbingan dan Konseling Universitas Negeri Jakarta (UNJ).

Berbagi Ilmu PTK di UNJ

Berbagi Ilmu PTK di UNJ

Pada awalnya saya tak pernah berpikir kalau di hari libur panjang ini akan banyak guru yang datang menghadiri kegiatan workshop PTK .Ternyata saya keliru. Jumlah peserta yang hadir cukup banyak. Lebih dari 150 orang guru hadir dalam Workshop PTK yang dilaksanakan di Perpustakaan UNJ Lantai 1.

Peserta Workshop PTK di Perpustakaan UNJ

Peserta Workshop PTK di Perpustakaan UNJ

Dalam acara tanya jawab dengan peserta, masih banyak guru yang belum melaksanakan PTK di kelasnya sendiri. Masih banyak yang belum paham tentang siklus PTK, dan bagaimana cara membuat instrumen PTK. Tentu ini merupakan sebuah kewajiban bagi saya untuk menjawabnya dengan baik. Lalu saya jelaskan dengan panjang lebar tentang mengapa guru perlu melakukan PTK. Mengapa kita harus memahami siklus PTK dan bagaimana cara membuat instrumen PTK yang baik.

Para Guru Sedang Berlatih Membuat Proposal PTK

Para Guru Sedang Berlatih Membuat Proposal PTK

Saya menaruh harapan yang positif, bila para guru telah melakukan PTK akan banyak ditemui khasanah ilmu pengetahuan baru dalam dunia pendidikan kita. Selain itu, guru pun semakin terbiasa untuk meneliti dan menulis serta melaporkan hasil penelitiannnya.

Ada 5M yang harus dilakukan dalam melaksanakan PTK, yaitu Melihat, Membaca, Menulis, Meneliti, dan Melaporkan. Bila kelima hal itu telah menyatu, maka guru akan tahu bagaimana melaksanakan pembelajaran yang berkualitas.

Di samping hal tersebut di atas, guru pun harus menguasai 4 hal penting dalam PTK, yaitu Perencanaan, Tindakan, Pengamatan, dan Refleksi.

Para Guru Akan Tersenyum Puas Bila Proposal PTK Telah Selesai Dibuat

Para Guru Akan Tersenyum Puas Bila Proposal PTK Telah Selesai Dibuat

Semoga apa yang telah saya paparkan dalam Workshop PTK hari ini bermanfaat untuk para guru dalam melakukan PTK. Semoga pula para guru  kita semakin menyadari akan pentingnya PTK dalam memperbaiki kinerjanya sebagai guru dalam meningkatkan mutu pendidikan.

Belajar PTK di Pusdiklat Depag Ciputat

Kamis, 5 Maret 2009 di Pusdiklat Departemen Agama RI telah diadakan pelatihan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) tingkat nasional. Sebanyak 70 orang guru dari MTs dan MI yang mewakili propinsi se-Indonesia  telah mengikuti pelatihan ini.

Para Guru dari MI sedang mendengarkan presentasi dari pembicara PTK
Para Guru dari MI sedang berfoto bersama pembicara PTK

Banyak ilmu yang kami dapatkan. Banyak masalah dalam pembelajaran yang kami diskusikan. Di sinilah kami belajar tentang PTK yang benar. PTK yang bertujuan untuk memperbaiki kinerja kami sebagai guru dalam meningkatkan mutu pendidikan.

Para Guru dari MI sedang mendengarkan presentasi dari pembicara PTK
Para Guru dari MI sedang mendengarkan presentasi dari pembicara PTK

 

Para Guru dari MI sedang mendengarkan presentasi dari pembicara PTK
Para Guru dari MI sedang mendengarkan presentasi dari pembicara PTK

Sebagai pembicara PTK di tingkat nasional tentu saya sangat bahagia sekali dapat berbagi dan melihat teman-teman guru yang sudah mulai memahami PTK. Banyak dari mereka yang awalnya kurang berminat untuk meneliti, kini mereka termotivasi untuk malakukan PTK.

Semoga sukses dalam menjalankan PTK dan tambahkan khasanah ilmu pengetahuan baru di dunia pendidikan.

Foto Bersama dengan para peserta PTK
Foto Bersama dengan para peserta PTK

Bila Guru Mau Menulis Buku

Buku PTK

Buku PTK

SIANG ini saya begitu gembira sekali. Mengapa? Buku yang telah lama saya tulis dengan teman kuliah saya pak Dedi Dwitagama akhirnya terbit juga. Buku yang kami dedikasikan untuk para guru di Indonesia agar mampu meneliti. Meneliti di kelasnya sendiri dengan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK).
Read More