Hari Keduapuluh Belajar di Negara China

Jumat, 22 Maret 2019 adalah hari ke-20 kami berada di negara china. Ingin rasanya pulang kembali ke rumah. Sudah rindu ingin bertemu anak dan istri tercinta. Rindu itu berat. Biar Dilan saja yang merasakannya, hahaha.

Pagi ini ruang makan penginapan kampus tidak seramai hari biasanya. Rombongan setditjen kemdikbud sudah meninggalkan kampus menuju shanghai. Rombongan kami juga terbagi dua group. Satu group sudah berangkat ke Beijing untuk menikmati keindahan tembok china. Sedangkan dari group PMPTK kemdikbud akan pulang dan keluar dari kampus menuju Beijing nanti siang. Praktis hanya rombongan kami yang masih tersisa.

Saya sendiri sibuk memasukkan barang belanjaan ke dalam koper. Sudah lebih berat bawaan saya, dan beranak pinak. Tadi pagi sempat pinjam alat timbangan elektronik milik pak Sony. Wow sudah 32 kg lebih. Sudah over dari 30 kg jatah kami di bagasi pesawat.

Read More

Hari Kesembilan Belas Belajar di Negara China

Kamis, 21 Maret 2019 adalah hari kesembilan belas kami berada di negara China. Tak terasa sudah 19 hari kami berada di negara tirai bambu ini. Begitu cepat waktu berlalu dan tak akan kembali lagi.

Setelah sarapan pagi, kami diajak berkunjung ke danau Dalong di kota Xuzhou. Kami naik bus kampus CUMT ke lokasi. Danaunya luas dan dalam. Sepintas seperti danau buatan. Angin bertiup sangat kencang dan ada ikan mas berwarna merah di tempat pembibitan ikan. Udara terasa dingin sekali. Kalau tidak pakai jaket tebal, anda akan terasa kedinginan.

Banyak yang main layangan, karena angin bertiup sangat kencang. Bagus banget buat layangan yang berbadan besar. Saya kepengen banget main layanngan di tempat ini, namun sayang waktunya terbatas. Kami hanya bisa jalan-jalan mengiatari danau dan menikmati taman bunga. Kami foto Bersama di depan pohon bunga aneka warna. Indah sekali warnanya.

Read More

Hari kedelapanbelas di Negara China

Rabu 20 maret 2019 adalah hari ke 18 kami berada di negara china. Pagi ini hujan rintik-rintik mengiringi perjalanan kami berkunjung ke sekolah china. Dari semalam hujan turun dengan deras di kota Xuzhou.

Saya lupa bawa payung dari Indonesia. Padahal kemarin banyak yang jual payung di pasar tradisional depan kampus china university of mining and technology (CUMT).

Sedia payung sebelum hujan. Seharusnya kata pepatah ini saya kerjakan. Tapi saya cuek saja. Hujanpun datang saya tak berdaya.

Main hujan hujanan di pagi hari jadinya. Bus belum juga datang ketika kami sampai tempat bus yang biasa menunggu kami.

Read More

Hari Ketujuhbelas Belajar di Negara China

Selasa, 19 Maret 2019 adalah hari ke-17 kami belajar di negara China. Aktivitas pagi dimulai dengan foto diri dan foto Bersama di depan penginapan kami. Setelah makan pagi, kami semua dikumpulkan di loby hotel dan kemudian berkumpul di halaman hotel atau penginapan kami untuk difoto menggunakan seragam dari Dikdas GTK kemdikbud.

Satu persatu peserta pelatihan guru ke luar negeri dipanggil untuk difoto dan setelah selesai semuanya, kami foto bersama di depan gedung penginapan dengan seragam batik. Wow keren sekali hasil fotonya.

Ada 3 kegiatan kuliah pada hari ini. Pertama kuliah umum tentang perkembangan Pendidikan di kota thongcheng. Kedua mengenal budaya seni membuat teh china, dan ketiga kunjungan museum peninggalan dynasty han.

Read More

Hari Keenambelas Belajar di Negara China

Senen, 18 Maret 2019 adalah hari yang ke-16 kami berada di negara china. Suka dan duka telah saya alami bersama kawan-kawan guru berprestasi di sini. Sukanya dapat ilmu baru. Dukanya jauh dari keluarga. Ingin cepat kembali berkumpul bersama keluarga tercinta.

Pagi ini sarapan pagi seperti biasa di penginapan kampus CUMT. Kita berangkat ke luar kampus pukul 08.00 pagi.  Ada 2 bus kampus yang siap mengantarkan kami kunjungan ke museum Dinasty Han.

Sebelum ke museum, kami berjalan-jalan dulu di taman yang banyak bunganya di sekitar museum. Nama museumnya IMPERIAL EDICT MUSEUM. Sambil menunggu museum dibuka, kami foto-foto dulu di sekitar museum. Setelah pintu museum dibuka, barulah kami masuk ke dalam.

Read More