Tahun baru masehi 2013 baru saja bergulir. Budaya merayakan tahun baru ini terjadi di bumi pertiwi Indonesia. Dari Sabang sampai Merauke orang-orang ikut aktif merayakannya. Baik lewat acara televisi di rumah atau melancong ke tempat wisata. Itulah tradisi orang kota. Bertahun baru di tempat wisata yang ramai. Mereka datang berbondong-bondong menikmati tahun baru.
Kisah Nyata: Uang Rp. 5.000.000 itu Menyelamatkanku dari Malu
Seharian ini saya membaca kembali tulisan teman-teman alumni teacher writing camp (twc). Saya sudah berjanji kepada mereka kalau tulisannya akan segera dibukukan dan akan dilaunching pada kegiatan angkatan twc berikutnya.

- Kegiatan Teacher Writing Camp di Wisma UNJ Rawamangun Jak-Tim
Cara Aku Menerbitkan Buku
seorang kompasianer bertanya kepada saya, bagaimana caranya menerbitkan buku dari hasil ngeblog? sayapun tersenyum mendapatkan pertanyaan ini dan saya jawab saja berdasarkan pengalaman pribadi.
Mempertahankan Sholat Berjamaah
Di dalam masjid raya bandung saya berdoa. Semoga di tahun 2013 nanti bisa pergi bersama keluarga untuk melaksanakan ibadah umroh ke tanah suci. Tentu untuk mewujudkan doa saya itu diperlukan sebuah perjuangan. Salah satu perjuangan yang sangat berat saya rasakan adalah mempertahankan sholat berjamaah di masjid, rumah Allah yang sangat khidmat dalam berdoa.
Bermalas Diri Memang Enak Sekali
Bermalas diri memang enak sekali. Ponsel sengaja saya matikan. Saya ingin sehari bebas tanpa ponsel. Sekedar uji coba apakah banyak orang yang menghubungi diri ini. Saya ingin bebas dan tidak ingin diperalat dengan barang yang bernama ponsel atau handphone. Saya biarkan saja ponsel dimatikan sambil mencharger baterainya biar penuh.


