Posted on: January 2, 2013 Posted by: Wijaya Kusumah Comments: 0

Apa Resolusimu di Tahun Baru 2013?

Menanti surya Memerah di tahun baru
Menanti Surya Memerah di Tahun Baru 2013

Tahun baru masehi 2013 baru saja bergulir. Budaya merayakan tahun baru ini terjadi di bumi pertiwi Indonesia. Dari Sabang sampai Merauke orang-orang ikut aktif merayakannya. Baik lewat acara televisi di rumah atau melancong ke tempat wisata. Itulah tradisi orang kota. Bertahun baru di tempat wisata yang ramai. Mereka datang berbondong-bondong menikmati tahun baru.

Tidak terkecuali keluarga besar kami. Dari Bandung kami sekeluarga besar merayakan tahun baru di tempat wisata pantai Pangandaran. Sudah 3 hari ini saya berada di tempat wisata yang tahun 2013 ini akan menjadi kabupaten baru bernama kabupaten Pangandaran. Kabupaten Ciamis telah melahirkan kabupaten baru yang bernama Pangandaran. Itulah kabar yang saya baca di harian lokal sambil menikmati makan siang di lokasi wisata itu.

Di pangandaran ini saya merenung di antara jutaan orang yang berwisata ke tempat ini. Tua muda, miskin kaya menyatu merayakan malam tahun baru. Hal ini menjadi tradisi atau budaya masyarakat yang merayakan tahun baru di tempat wisata yang ramai dikunjungi orang. Pangandaran menjadi tempat favorit orang-orang di daerah.

Saya merenung tentang hal-hal yang sudah saya lakukan di tahun 2012. Saya mulai mengais kembali tulisan-tulisan saya di blog ini untuk saya rajut menjadi buku. Dulu saya bermimpi punya mobil baru, dan berharap dapat berlibur ke Bali bersama keluarga tercinta. Alhamdulillah, resolusi di tahun 2012 sudah terwujud. Apa yang saya tuliskan sudah dikabulkan oleh Allah.

Saya berharap tahun 2013 bisa melahirkan 2 buah buku yang memacu dan memicu para guru untuk mampu menjadi guru profesional. Guru yang mampu memperbaiki cara mengajarnya, dan disukai oleh peserta didiknya.

Selain menerbitkan buku, saya ingin terus belajar dan berbagi pengetahuan, serta pengalaman kepada teman- teman guru di seluruh indonesia melalui gerakan guru menulis dan melek internet. Tentu gerakan guru membaca juga akan berjalan dengan sendirinya bila gerakan di atas sukses dilakukan. Tak ada orang yang mampu menulis tanpa melakukan proses membaca.

Saya tak mau dijuluki guru yang hebat di dunia maya tapi ompong di dunia nyata. Dunia maya hanya sarana saja menyampaikan informasi karena luasnya wilayah negara kita yang terdiri dari ribuan pulau. Internet memudahkan kita saling berkomunikasi dan memberi informasi dengan biaya murah.

Saya ingin buktikan bahwa berbagi ilmu itu indah dan bernilai ibadah. Di tahun 2013, banyak tempat yang akan saya kunjungi di nusantara, dan berharap ada sponsor yang turut membiayai gerakan yang digagas oleh Ikatan Guru Indonesia (IGI). Sebuah organisasi guru yang bertujuan meningkatkan profesionalisme guru untuk menjadi guru profesional di bidangnya.

Resolusi saya tahun 2013 adalah terus belajar, berbagi ilmu ngeblog, dan menulis setiap hari di blog. Semoga dilancarkan akses internetnya dan selalu sehat. Dari tulisan-tulisan di blog akan saya rajut menjadi sebuah buku yang bermutu. Tersebar luas ke berbagai toko buku dan nusantara.

Selain menerbitkan bulu eh buku, target saya adalah pergi melaksanakan ibadah umrah bersama keluarga ke tanah suci. Semoga Allah yang Maha pemberi rezeki memudahkan saya dalam menjemput rezeki. Saya yakin dan sangat yakin bila kita rajin memberi, maka kita akan banyak menerima.

Suasana, dan suhu udara yang panas di pantai barat pangandaran membuat saya merasa berada di tanah suci Mekah. Rasanya sudah tak sabar berada di tanah suci kembali. Berdoa dari segala marabahaya, dan menjadi insan yang takwa. Saya memohonkan doa yang tulus dari pembaca.

13571431651792885213

Omjay di Pangandaran

 

Salam blogger persahabatan

Omjay

https://wijayalabs.com

Categories:

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.