Ketika Bukumu Menjadi Buku Best Seller

buku berwarna merah yg berjudul Menjadi Guru Tangguh Berhati Cahaya ada dalam Rak Buku Best Seller TB Gramedia, Lotte mart Bandung
Saya tak pernah menduga bila buku yang berjudul menjadi guru tangguh berhati cahaya yang saya susun menjadi buku best seller di toko buku gramedia. Sebuah toko buku terbesar di asia tenggara. Saya pun mendapatkan ucapan selamat dari tean-teman komunitas blogger bekasi, ketika foto buku itu saya sebar melalui BBM Group. Tapi, jangan berbangga hati terlebih dahulu. Sebab buku itu diletakkan oleh penggemar buku saya di jajaran buku best seller.
Saya pun sempat tersipu malu ketika tahu bahwa buku saya ternyata belum menjadi buku best seller. Hal itu saya tanyakan langsung kepada penjaga toko buku gramedia. Semoga ini menjadi pemicu agar saya terus menulis dan membuat buku yang menginspirasi banyak orang. Terutama teman-teman guru yang ingin bangsanya maju, dan menjadi bangsa yang cerdas.
Salam Blogger Persahabatan
Omjay
Pemanfaatan Email Sebagai Media Portofolio, dan Penilaian Autentik Siswa
Latar Bekakang Masalah
Selama ini tugas-tugas yang diberikan oleh guru di sekolah dituliskan oleh siswa atau peserta didik di Lembar Kerja Siswa (LKS) dan buku pekerjaan rumah (PR). Baik berupa buku tulis, maupun dikumpulkan dalam selembar kertas yang diberi nama lengkap siswa dan kelas. Bila tugas-tugas peserta didik dikumpulkan, akan penuhlah meja guru. Apalagi bila guru yang bersangkutan mengajar dalam kelas yang banyak. Tentu akan lebih banyak lagi tugas-tugas siswa itu terkumpul di meja guru. Meja gurupun penuh dengan tugas-tugas siswa yang belum dikoreksi oleh guru.
Hal yang terkadang sangat menyedihkan adalah bila tugas siswa itu tercecer atau hilang. Guru harus mencari satu demi satu tumpukan buku tulis, dan LKS yang ada di meja guru. Hal itu jelas sangat menyita waktu guru. Selain harus menilai pekerjaan siswa, guru harus pula mencari tugas siswa yang masih tercecer dalam tumpukan buku. Guru menjadi sibuk mencari tugas siswa yang tercecer, dan tentu mereka sudah mengumpulkannya melalui ketua kelas masing-masing secara lengkap. Terkecuali, bila ada catatan daftar hadir siswa, bila ada siswa yang tidak masuk atau berhalangan hadir karena sakit atau halangan lainnya.
Dengan cara-cara konvensional seperti itu, jelas tugas-tugas siswa tidak terdokumentasi dengan baik. Dampaknya adalah portofolio siswa dalam mengerjakan tugas tidak terlihat secara sistematik. Guru pun akan kesulitan kembali ketika mencari tugas siswa yang sudah dinilai, karena harus memintanya kembali kepada siswa bila guru terlupa mencatatnya. Penilaian autentik siswa akan sulit diterapkan bila guru mengajar dengan siswa yang sangat banyak. Guru menjadi tidak fokus dalam menilai siswa, karena tugas-tugas yang diberikan tidak terdokumentasikan dengan baik. Bukti autentik dari siswa hanya dipegang oleh siswa saja, dan guru akan kesulitan bila buku siswa yang bersangkutan hilang atau tercecer.
Guru mencoba mencari solusi untuk mengatasi masalah di atas. Guru mencoba mengumpulkan tugas atau pekerjaan siswa dengan cara yang berbeda. Semua tugas dari LKS, dan PR diketikkan siswa melalui program microsoft word, dan dikirimkan oleh siswa melalui email di internet ke email guru. Selain menghemat kertas, peserta didik tak perlu lagi menuliskannya lagi di LKS yang terkadang tulisan siswa kurang jelas terbaca. Kebetulan, semua siswa kelas 8 SMP sudah terbiasa mengetik dengan word, dan masing-masing siswa telah mempunyai email pribadi. Peserta didik di sekolah kami, sudah terbiasa menggunakan internet, dan menggunakan email sebagai alat mengirimkan pesan berupa file atau dokumen. Guru sudah mengajarkannya di kelas 7 SMP pada mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Semua anak kelas 7 SMP sudah terbiasa mengirimkan email untuk mengirimkan tugas-tugasnya. Oleh karena itu, guru mencoba mengumpulkan pekerjaan siswa kelas 8 SMP melalui email guru di wijayalabs@gmail.com.
Ada beberapa keuntungan menggunamakn email. Siswa tak perlu menggunakan disket atau USB flashdisk, karena semua file langsung disimpan ke hardisk sekolah dan terkirimkan melalui email. Di samping itu, file yang diirimkan tidak terinfeksi virus, karena email yang digunakan saat ini (seperti email yahoo.com dan gmail.com) sudah terlindungi dari virus, sehingga file yang dikirimkan oleh siswa aman dari virus. Bandingkan hasilnya, bila siswa mengirimkannya melalui disket atau USB Flashdisk yang seringkali terserang virus, dan membuat file menjadi rusak dan mengganggu sistem komputer.
Berdasarkan pengamatan itu, guru melakukan penelitian tentang pemanfaatan email dalam mengumpulkan tugas-tugas siswa kelas 8 SMP. Guru berharap portofolio siswa dapat terbaca melalui email secara sistematis dari adanya tugas-tugas yang diberikan. Baik di dalam kelas, maupun di luar kelas sebagai PR. Gurupun dapat menerapkan penilaian autentik dari pekerjaan siswa yang sudah dilakukan. Bila ada tugas siswa yang belum dikerjakan, guru akan segera mengetahuinya dari menu search di email gmail.com. Guru pun akan dengan mudah mendokumentasikan pekerjaan siswa karena semua tugas siswa dimasukkan dalam folder email sesuai kelasnya masing-masing. Dari penelitian ini, guru berharap tugas-tugas siswa terdokumenasikan dengan baik, dan dapat terlihat jelas portofolio siswa. Guru pun berharap dapat melakukan penilaian autentik dengan benar dari tugas-tugas yang diberikan sehingga guru tak salah dalam menilai kompetensi siswa sesuai dengan standar kompetensi dan kompetensi dasar yang diajarkan kepada siswa.
Rumusan Masalah:
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimanakah memanfaatkan email sebagai media portofolio dan penilaian autentik siswa?
Tujuan Penelitian:
Tujuan Penelitian ini adalah memanfaatkan email sebagai media portofolio dan penilaian autentik siswa.
Manfaat Penelitian:
Manfaat dari penelitian ini adalah:
Bagi guru:
Guru dapat memanfaatan email sebagai media yang dapat mendokumentasikan pekerjaan siswa sehingga portofolio siswa dapat terbaca dengan baik. Sekaligus juga dapat membantu guru dalam melakukan penilaian autentik dari tugas-tugas yang diberikan oleh guru.
Bagi siswa:
Siswa dapat mengirimkan tugas atau pekerjaannya kepada guru melalui email, sehingga tugas-tugas siswa dapat dilihat sendiri oleh siswa melalui menu send yang ada dalam email siswa.
Bagi sekolah:
Tugas-tugas siswa dapat terdokumentasikan dengan baik, dan tanpa harus menumpuk di ruang guru sehingga ruang guru terlihat rapih dan bersih. Sebab semua tugas siswa tidak lagi dituliskan melalui buku tetapi langsung dikirimkan ke email guru.
Pengelolaan Ekskul di Sekolah Kami
Kamis, 8 Agustus 2012 dilaksanakan rapat ekskul di sekolah kami. Rapat ini dilaksanakan untuk merencanakan kegiatan ekskul satu tahun ajaran ke depan. Sekaligus pembagian tugas sebagai guru pembina ekskul yang di roling secara bergantian.
Selain pembagian tugas, para pembina ekskul diminta merencanakan keuangan, merencanakan jadwal dan tempat kegiatan.
Ada banyak sekali ekskul di sekolah kami. Semua itu dibagi dalam 3 unit kegiatan yaitu keilmuan, kesenian, dan keolahragaan.
Unit keilmuan terdiri dari:
- Kelompok Ilmiah Remaja (KIR)
- Bimbingan baca Tulis Al Quran (BT2Q)
- Challanging English Program
- Bahasa Jepang
- Bahasa Perancis
- Komputer
- Jurnalistik
- Robotik
Unit Kesenian terdiri dari:
- Paduan Suara
- Seni Tari Tradisional dan Modern dance
- Seni keramik
- Karawitan
- Ansamble
- Fotografi
- Membatik
- Komik/Acolabs
- Perkusi
- Band
- Teater
Unit Keolahragaan terdiri dari:
- Aeromodeling
- Bulutangkis
- Bola Basket
- Merpati Putih
- Futsal
- Paskibra
- Softball/Baseball
- Tae Kwondo
Ekskul dibuka bila jumlah peserta lebih dari 15 orang, dan akan ditutup bila tak memenuhi target peserta.
Alhamdulillah, rapat berjalan dengan lancar, dan semoga pelaksanaan ekskul di sekolah kami dapat terlaksana dengan baik.
Salam Blogger Persahabatan
Omjay
Yeni Puspitasari, Penyiar Radio Dakta telah Berpulang
Kaget. itulah yang saya rasakan ketika mendapat kabar bahwa mbak Yeni Puspitasari meninggal karena kecelakaan di tol Cipularang atau Purbalenyi. Berita itu saya dapatkan ketika sedang sholat tarawih di masjid Baitul Ilmi Labschool Jakarta. Tiba-tiba ponsel saya di kantong baju bergetar. Lalu segera saya lihat. Isinya sms dari bang Deni yang memiliki owner oleh-oleh bekasi. Bang Deni menuliskan kalau mbak Yeni Puspitasari mengalami kecelakaan di tol Cipularang dan merenggut jiwanya di km 117. Innalillaahi wainnailaihi rojiun.
Usai sholat tarawih, saya pun langsung mengkontak salah satu penyiar radio Dakta yang saya kenal. Namanya kang Harun. Beliau memperkuat sms dari bang Deni. Mbak Yeni baru saja disholatkan jenazahnya, dan siap untuk dikuburkan di kampung halamannya di Pekalongan, Jawa Tengah.
Kematian terkadang datang tak terduga. masih teringat bayang-bayang mbak Yeni Puspitasari ketika kami sedang on-air di Radio Dakta 107 FM. Waktu itu kami bicara soal oleh0lehbekasi.com yang sudah mulai kebanjiran banyak order. Bang Deni telah berhasil memasarkan makanan khas bekasi melalui blog dan menerima order dari toko online yang dibangunnya. Bila anda melancong ke bekasi, jangan lupa beli oleh-oleh bekasi. Makanan khas bekasi yang gak akan anda temui di mall-mall atau outlite-otline di pertokoan. Sebab oleh-oleh bekasi di pasarkan hanya melalui dunia maya dengan membuka toko online yang bernama oleholehbekasi.com.
Dari acara talkshow di radio dakta itu, saya berkenalan dengan mbak Yeni Puspitasari. Salah seorang penyiar radio Dakta yang cantik dan bersuara merdu. Seneng sekali on air bareng dengan mbak yeni. Gak kerasa waktu 2 jam berjalan cepat. Kami ngobrol-ngobrol tentang makanan khas Bekasi yang mulai terkenal melalui dunia maya. Banyak masyarakat akhirnya tahu bahwa Bekasi juga memiliki makanan khas dan mutunya tidak kalah lezat dengan daerah lainnya. Kue cucur, gemplong, akar kelapa, biji ketapang, dan lain-lain yang semuanya dipasarkan melalui jalur online di oleholehbekasi.com. .
Gabung ngobrol dengan mbak Yeni Puspitasari memang menyenangkan. Selain wajahnya yang cantik, mbak Yeni juga memiliki suara khas dan enak terdengar di telinga. Banyak pendengar di radio Dakta 107 FM yang menyukai suaranya. Hal ini saya dapatkan informasinya dari teman sejawatnya di radio Dakta.
Selamat jalan mbak Yeni Puspitasari. Semoga engkau damai di surga. Kematian adalah awal dari kehidupan yang sebenarnya. Cepat atau lambat kami akan segera menyusulmu. Allahummaghfirlaha warhamha wa’afiha wa’fu ‘anha.
Berita terkait:
salam blogger persahabatan
omjay



