
Selama 3 hari ini (jumat s.d. Minggu) tanggal 29 s.d 31 juli 2011 saya diminta untuk menjadi nara sumber workshop pengembangan kompetensi guru madrasah aliyah (MA) dalam penelitian tindakan kelas (PTK).
Wijaya Kusumah-Guru Blogger Indonesia
Menulislah Setiap Hari & Buktikan Apa yang Terjadi

Selama 3 hari ini (jumat s.d. Minggu) tanggal 29 s.d 31 juli 2011 saya diminta untuk menjadi nara sumber workshop pengembangan kompetensi guru madrasah aliyah (MA) dalam penelitian tindakan kelas (PTK).
Semoga di saat-saat anda membaca kelanjutan postingan saya ini, anda dalam kondisi yang sangat prima. Semoga pula rezeki melimpah menghampiri hidup anda hari ini karena anda mau berbagi. Berbagi pengalaman, dan pengetahuan. Dengan begitu, segudang pahala anda dapatkan dari sebuah kebaikan yang anda tanamkan.

Saya tersipu malu, ketika saya dapatkan hasil angket siswa yang saya bagikan kepada anak-anak didik tentang cara mengajar saya sebagai guru, ternyata masih kurang baik di mata siswa.
Hari ini, Kamis 29 Desember 2010 saya diminta untuk menjadi nara sumber Penelitian Tindakan kelas (PTK) di yayasan pendidikan Islam Ar-Rahman. Yayasan yang terdiri dari sekolah TK, SD, dan SMP ini berlokasi di kampung Cakung Rt. 002/012 No. 1 Kelurahan Jatimekar, kecamatan Jatiasih, bekasi. Tepatnya berada di samping komplek Graha Indah Pondok Gede, bekasi.
Saya datang ke sekolah ini atas undangan teman kuliah saya di pasca sarjana UNJ, yaitu Ibu Widyasari. Beliau meminta saya untuk memberikan pelatihan PTK kepada 15 orang guru yang berada dalam naungan yayasan yang beliau kelola bersama keluarga.
Metodologi merupakan bagian epistemologi yang mengkaji perihal urutan langkah-langkah yang ditempuh supaya pengetahuan yang diperoleh memenuhi ciri-ciri Ilmiah. Metodologi juga dapat dipandang sebagai bagian dari logika yang mengkaji kaidah penalaran yang tepat. Jika kita membicarakan metodologi maka hal yang tak kalah pentingnya adalah asumsi-asumsi yang melatarbelakangi berbagai metode yang dipergunakan dalam aktivitas ilmiah. Asumsi-asumsi yang dimaksud adalah pendirian atau sikap yang akan dikembangkan para ilmuwan maupun peneliti di dalam kegiatan ilmiah mereka. Hal itu biasa disebut metodologi ilmiah.