Semalam banyak teman-temannya Intan datang. Mereka datang untuk mengucapkan selamat dan sukses buat Intan, karena sudah lulus ujian skripsi hari ini secara daring.
Anak saya yang pertama ini memang cerdas. Dalam usia muda Intan sudah berani keluar negeri tanpa dibiayai dan didampingi orangtuanya. Bahasa Inggris yang dikuasainya sudah cukup menjadi bekal keliling dunia.
Sebagai ayahnya tentu saya bangga.
Jadi teringat waktu anak ini kecil. Intan terserang sakit panas. Suhu badannya meninggi dan terkena step.
Pagi hari saya cari dokter ke sana kemari. Akhirnya dapat juga. Tapi Intan harus dirawat di rumah sakit Hermina Bekasi.
Itulah pengalaman yang tak pernah terlupakan selama hidup saya. Kalau saja waktu itu saya tidak cepat bertindak, Intan mungkin sudah dipanggil Allah.
Kelahirannya juga unik. Intan lahir prematur. Dokter bilang istri akan melahirkan bulan depan. Ternyata Intan muncul lebih awal. Sebagai ayahnya saya tak sempat menyaksikan kelahirannya di Bandung. Sebab tak menyangka, Intan lahir lebih awal dari yang diperkirakan dokter.
Saya diberitahu ayah lewat telpon ketika masih di sekolah. Kami masih ada acara pesantren Ramadhan di Jakarta. Saya langsung berangkat ke Bandung dan minta izin pimpinan untuk berangkat ke Bandung.
Dalam perjalanan saya sempat pusing nama apa yang cocok untuk anak pertama ini. Lahir tanggal 26 Desember 1998.
Ayah saya telpon. Katanya kasih saja nama Intan Rahmadani Kusumah. Saya langsung setuju karena Intan lahir di saat bulan Ramadhan.
Sampai di rumah bersalin saya lihat seorang bayi mungil dalam inkubator. Wajahnya cantik seperti mamahnya. Belakangan saya tahu. Golongan darahnya juga O sama dengan mamahnya.
Sebagai seorang ayah baru tentu gembira. Kurang 9 bulan Intan lahir. Alhamdulillah ibunya melahirkan secara normal. Sayang saya tak sempat menyaksikan detik-detik kelahirannya.
Sekarang Intan semakin besar dan dewasa. Dari sekolah dasar sampai perguruan tinggi semuanya di negeri. Hanya di TK saja yang swasta.
Saat pulang dari umrah bersama istri, ada kabar gembira dari Intan. Foto yang dikirimkan ke detik travel menang lomba foto di Bali. Intan dapat hadiah belajar singkat di luar negeri. Sakura Jepang menjadi negara tujuannya.
Tentu saja saya senang. Satu demi satu doa kami di tanah suci terkabul. Intan berangkat ke luar negeri dari tempat neneknya di Bandung. Saat pulang barulah saya sendiri yang menjemputnya di bandara Sukarno Hatta.
Sempat ngobrol sedikit tentang negara Jepang. Tahun 2016 kebetulan saya sendiri pernah ke sana. Intan cerita suatu saat akan ajak mamahnya berkunjung ke negara Jepang. Sebuah negara maju dengan karakter bangsanya yang disiplin dan menghargai soal waktu.
Pulang dari Jepang intan berangkat ke Korea Selatan. Kemudian ke Singapura dan Malaysia untuk mewakili anak anak muda Indonesia berbagi pengalaman menjadi konten kreator.
Lagi-lagi saya dibuat bangga dengan anak ini. Semalaman ayahnya kurang tidur. Demi menemani Intan yang mempersiapkan sidang skripsi secara online.
Alhamdulillah Intan lulus dengan nilai A dan siap diwisuda dari jurusan Sastra Inggris UIN Bandung dengan gelar sarjana humaniora.
Kini ada gelar sarjana di belakang namanya. Intan Rahmadani Kusumah, S. Hum.
Semoga selalu sehat nak dan ayah doakan cita-citamu kuliah S2 di Korea Selatan terwujud. Ayah hanya pesan satu. Jangan pernah tinggalkan sholat 5 waktu.
Salam Blogger Persahabatan
Omjay Guru Blogger Indonesia Blog https://wijayalabs.com
Nama: Raimundus Brian Prasetyawan, S.Pd Tempat tgl lahir: Jakarta, 30 Juni 1992 Pendidikan: S1 PGSD Pekerjaan: Guru SD Tempat tinggal: Bekasi Aktivitas lain: ngeblog sejak 2009, Menulis buku, puluhan artikel dimuat media cetak.
Theresia Sri Rahayu, S.Pd. SD
Profile Contact PHONE: 085222201100 FB: Theresia Srie BLOG: https://www.cikgutere.com CHANEL YOUTUBE: Theresia Sri Rahayu EMAIL: cikgutere@gmail.com motto Belajar, belajar, dan belajar
tempat/ tgl. lahir : kuningan, 13 september 1984 instansi ; sdn waihibur – kab. sumba tengah Ntt best achievement : Juara 1 Guru Berprestasi tingkat Kecamatan Padalarang – Kab. Bandung Barat (2014) Juara 2 Lomba Guru Berprestasi tingkat Kab. Bandung Barat (2014)Juara 3 Lomba Guru MIPA tingkat Kec. Padalarang (2014)Juara 1 Olimpiade Guru Nasional tingkat Provinsi NTT (2018)Finalis Lomba Olimpiade Guru Nasional tingkat nasional (2018)Finalis Lomba Alat Peraga Matematika Sederhana tingkat nasional (2018)Peserta Short Course ke Luar Negeri dalam Program 1000 Guru ke Luar Negeri (2019)40 besar penerima dana hibah penelitian pada program Teaching Challenge (2019)Finalis Course on Developing Lesson Study for Primary Mathematics Teacher tingkat internasional (2019)Guru Inti Terbaik dalam Pembekalan Guru Inti Program PKP tingkat Provinsi NTT (2019)Peserta Terbaik dalam Bimtek UKS Regional BaliSahabat Rumah Belajar Provinsi NTT (2019) Finalis Lomba Mathematics Teaching Learning Model (MTLM) tingkat internasional (2019)Kader Inti Gerakan Ajarmat / Ayo Belajar Matematika (2019)Resume terbaik dari KSGN dan Pelatihan Belajar Menulis Bersama Om Jay (2020)Blogger inspiratif dari Ikatan Guru TIK PGRI dengan Penerbit Andi Yogyakarta pada bulan (2020)35 selected participants of Advance Online Course SEAMEO Qitep in Mathematics (2020)
EMI SUDARWATI. Alumni Jurusan Bahasa Daerah IKIP Negeri Surabaya tahun 1993 dan lulus tahun 1998. Mengajar di SMPN 1 Baureno ini sejak tahun 2005. Disamping aktif mengajar, juga telah menulis dan menerbitkan beberapa karya sastra Jawa dan Sastra Indonesia. Editor lebih dari 250 buku karya siswa dan guru Indonesia.
Sebagai PJ Budaya Lingkungan dan Pembiasaan Sekolah, aktf sebagai pembina majalah siswa Bhakti sampai saat ini, Penggagas perpustakaan mini di kelas IXF, dan mengupayakan pengembangan diri Teater Bhakti. Pengurus MGMP Bahasa Jawa Kabupaten Bojonegoro ini juga sebagai salah Guru Ahli di Pusat Belajar Guru Kabupaten Bojonegoro.
Penulis novel berjudul Ngilon (2014), Novel Kinanthi (2017), Rona Hidup (2018), Petualangan Siswa Indigo (2019), Novel Sujud Sangisore Talang Mas, dan Kumpulan Esai Menulis dan Menerbitkan Buku untuk Keliling Nusantara dan Dunia (2019). Bergabung dengan Persatuan Masyarakan Budaya Nasional Indonesia (PERMADANI). Pengelola TBM Kinathi ini juga pimpinan Grup Patungan Buku Inspiratif, yang sudah menerbitkan hampir 400 buku ber isbn. Pada Tanggal 28 Oktober 2015, mendapat penghargaan dari Balai Bahasa Jawa Timur sebagai Guru Bahasa Jawa Kreatif. Pada tahun yang sama, juga mendapat penghargaan sebagai finalis Lomba Inovasi Pembelajaran Tingkat Nasional.
Pada tahun 2016, sebagai juara III Guru Berprestasi Tingkat Kabupaten Bojonegoro. Pada tahun yang sama, juga sebagai juara I Lomba Inovasi Pembelajaran Tingkat Nasional, kategoro SORAK (Seni, Olah raga, Agama dan Muatan lokal, dan Bimbingan Konseling). Prestasi ini yang mengantarnya berkunjung ke negeri Kincir Angin Belanda. Mempelajari sistem pendidikan yang ada di Universitas Windesheim dan Iclon Universitas Leiden. Juga berkunjung ke sekolah-sekolah terbaik di Hollan dan Nederlands.
Berikut biodata atau CV bapak AGUNG Pardini, alumni UNJ
Nama Lengkap : Bambang Purwanto, S.Kom., Gr. Nama Panggilan 1 : Abang (nama panggilan keluarga di rumah ) Nama Panggilan 2 : Ayah Salwa (nama panggilan sebagai pendongeng) Nama Panggilan 3 : Mr.BamS (panggilan di sekolah SMP Taruna Bakti)
Tempat Lahir : Bandung Tanggal Lahir : 6 April 1974 Pekerjaan : Guru Tetap SMP Taruna Bakti Alamat Rumah : Perumahan Lebakwangi Asri RT 04 RW 13 Desa Lebakwangi Kec Arjasari Kab Bandung Jawa Barat – 40379 No Kontak : 088809405468, 081322278305 Email pribadi : bangpurwa@gmail.com Blog & Website : www.penamrbams.id Instagram : @ayahnasalwa Pendidikan Akhir : STMIK AMIKBANDUNG, Jurusan Sistem Informasi Hobi : Membaca Buku, mendongeng, berorganisasi, catur Nama Isteri : Euis Mulyati (Ibu rumah tangga, pernah bekerja 18 Leader SPG PT. SMU / Wings) Nama Anak : Salwa Nurkhalishah (SMAN 1 Banjaran Kelas XI) Pengelola Taman Baca : Ketua TBM AS Lebakwangi
Data Guru
NUPTK : 3738752653130092 No Peserta UKG : 201503218356 Username Guru Pembelajar : 201503218356@guruku.id No Peserta PPG : 18026052310158 No Sertifikasi : 00103413952320243 NRG : 195231106188 NPSN : 20219355 No Anggota PGRI : 10012000091
Penugasan di Sekolah Tahun Ajaran 2019-2020 Guru TIK Kelas 7 dan 8 (26 jam) Koordinator Literasi Koordinator Daring (Pembelajaran Jarak Jauh) Pembina Pramuka Pembimbing Ekstrakurikuler Klub Literasi
Pengalaman Organisasi
Ketua RW 13 Lebakwangi Asri, 2018-2023 Ketua Koperasi Bestari di Lingkungan Yayasan Taruna Bakti Bandung, 2014-2017 Anggota Asosiasi Manajemen Bandung, 2015 Penasehat FTBM Kab Bandung, 2018-2021 Ketua Forum Taman Bacaan Masyarakat (FTBM) Kab Bandung, 2013-2017 Sekterataris RW 13 Lebakwani Asri, 2013-2016 Ketua TBM AS Lebakwangi, 2011 – sekarang Ketua RT 04 RW 13 Lebakwangi Asri, 2008-2011 Ketua Karang Taruna Sasak Dua Banjaran, 1991 Ketua OSIS SMAN Baleendah, 1991 Wakil Ketua OSIS SMAN Baleendah, 1990 Seksi Humas DKM At Tarbiyyah SMAN Baleendah, 1990 Ketua Kelas 1-7 SMAN Baleendah, 1989
Pengalaman Memberikan Pelatihan
Kelas Membuat Blog Pemula Angkatan 1 Kelas Membuat Blog Pemula Angkatan 2 Kelas Membuat Blog Pemula Angkatan 3 Kelas Membuat Blog Lanjutan Angkatan 1 Kelas Membuat Blog Pemula Angkatan 4 Pelatihan Pembelajaran Jarak Jauh dengan Google Form Bercerita untuk Guru PAUD/TK Motivasi Pelajar Sukses untuk pelajar dan umum
Prestasi dan Penghargaan
Penerima Anugerah Guru Inspiratif dari Dinas Pendidikan Jawa Barat, 2019 Penerima Anugerah Guru Inspiratif dari Gubernur Jawa Barat, 2019 Penerima Anugerah Widya Pratama Kategori Penggerak Literasi dari Dinasi Pendidikan Kota Bandung, 2019 Penerima Sabilulungan Award dari Bupati Kab Bandung bidang Penggerak Sosial dan Budaya, 2018 Juara 1 Pengelola TBM Tingkat Provinsi Jawa Barat, 2014 Juara 1 Pengelola TBM Tingkat Kabupaten Bandung, 2014 Juara 2 Pengelola TBM Tingkat Provinsi Jawa Barat, 2013 Juara 1 Pengelola TBM Tingkat Kabupaten Bandung, 2013
Hari ini umat Islam merayakan hari kemenangan. Sebulan penuh kita berpuasa. Menahan lapar dan dahaga. Melawan hawa nafsu dalam dirinya. Semoga menjadi hamba Allah yang bertakwa.
Tak terasa 30 hari di bulan Ramadhan telah kita lewati bersama. Pesantren ramadhan telah kita lalui dengan suka dan duka. Semoga kita bisa seperti ulat yang berubah menjadi kupu kupu yang indah. Kepompong ramadhan telah membuat dirinya sadar bahwa kita hanya insan yang lemah.
Hari ini kita menjadi manusia yang suci. Manusia yang kembali fitri. Jika hawa nafsu dalam diri sudah bisa dikalahkan. Mari kita berlebaran. Saling maaf memaafkan.
Selamat hari raya Idul Fitri 1441 Hijriah. Mohon maaf lahir dan batin.
Salam blogger persahabatan Omjay Guru blogger Indonesia. Blog https://wijayalabs.com
Selamat malam guru-guru hebat Indonesia. Pasti letih dan lelah hari ini setelah beraktivitas hari ini. Baik yang beraktivitas dari rumah maupun yang keluar rumah. Omjay doakan selalu sehat dan bahagia bersama keluarga tercinta di rumah.
Merancang dan Menciptakan Pola Pembelajaran Efektif dari Rumah
Nara Sumber kita pada hari Senin, 25 Ramadhan 1441 H/18 Mei 2020 M sebenarnya adalah bapak Munif Chotib, dengan tema “Merancang Pola Pembelajaran Efektif dari Rumah”. Akan tetapi sehubungan dengan berhalangannya pak Munif Chotib, karena harus berangkat ke Surabaya, maka materi beliau akan digantikan oleh Omjay, semoga masih bisa diterima oleh kawan-kawan semuanya. Marilah kita simak dan mendengarkan pemaparannya Omjay.
Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Selamat siang guru-guru hebat Indonesia. Siang ini Omjay akan berbagi pengalaman dalam menciptakan pola pembelajaran yang fektif dari rumah. Omjay mengajak kita semua untuk menonton dan memberikan komentar tentang contoh pembelajaran dari rumah yang telah beliau buat yang dapat diakses pada: https://www.youtube.com/watch?v=cZa4hHQf3nk.
Saat belajar di rumah, seharusnya guru dan siswa sama-sama menyenangkan, disana senang dan disini senang. Itulah inti dari pola pembelajaran yang efektif yang seharusnya terjadi di rumah, baik di rumah guru maupun di rumah siswa. Bagaimana pembelajaran itu bisa terjadi? Pertama, karena akses internetnya lancar. Kalau akses inernetnya tidak lancar, maka pembelajaran menjadi tidak menyenangkan akan tetapi menjadi menegangkan. Hal ini pernah dilihat langsung oleh Omjay terhadap anaknya yang belajar di rumah, ketika internetnya mati maka anaknya tidak bisa berkomunikasi dengan gurunya. Akibatnya, pembelajaran yang awalnya menyenangkan menjadi menegangkan.
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, pola adalah suatu sistem kerja atau cara kerja sesuatu. Sedangkan menurut Kamus Antropologi, pola adalah rangkaian unsur-unsur yang sudah mantap mengenai suatu gejala dan dapat dipakai sebagai contoh dalam menggambar atau untuk mendeskripsikan gejala itu sendiri. Menciptakan adalah membuat sesuatu yang baru, dari yang beum ada menjadi ada, dari sesuatu yang benar-benar tercipta karena kondisi yang dibuat oleh guru itu sendiri sesuai dengan teknologi yang ada. Efektif bisa diartikan sebagai suatu yang dapat mencapai tujuan maksimal yang diharapkan. Pengertian efektif merupakan suatu usaha yang maksimal sesuai dengan yang diharapkan. Atau efektif bisa diartikan sebagai salah satu usaha yang tidak pernah lelah, sebelum usaha yang diusahakan belum tercapai. Sementara rumah, adalah salah satu bangunan yang dijadikan sebagai tempat tingal dalam jangka waktu tertentu. Rumah yang nyaman dapat memberikan kenyamanan bagi yang menempati rumah tersebut. Ada ungkapan yang menyatakan “Rumahku Surgaku”.
Berdasarkan definisi di atas, maka dapat diartikan bahwa pola pembelajaran yang efektif di rumah adalah suatu susunan kegiatan yang dapat dilakukan untuk melakukan perubahantingkah laku yang maksimal dari suatu tempat yang nyaman agar sesuai dengan yang diharapkan, pembelajaran harus nyaman semua. Dengan demikian, peserta didik atau siswa yang melakukan pola pembelajaran efektif di rumah dapat membuat rencana kegiatan belajar dengan membuat perencanaan, penjadwalan yang terus menerus di dalam rumah, jadwal ini harus diikuti secara konsisten, disiplin, dan terjadwal. Rumah sebagai tempat tinggal dijadikan sebagai sarana pembelajaran yang membuat nyaman bagi siswa. Penjadwalan kegiatan dapat dibuat sebagai patokan untuk kegiatan belajar, misalnya dengan membuat jadwal dari bangun tidur sampai tidur lagi. Ingat lagu mbah Surip: bangun tidur, tidur lagi, banguuuun…….tidur lagi.
Kalau anak-anak kita sudah terbiasa membuat pembelajaran dari rumah, maka mereka dilatih unutk mandiri mencari pengetahuan yang mereka dapatkan dari internet, tentu dalam hal ini dibutuhkan pendamping, yakni orang tua di rumah dan guru memantau dari rumah masing-masing dengan cara menghubungi orang tua siswa melalui WA group. Berikut ini contoh pembelajaran di kelas Omjay yang dapat diakses pada, https://www.youtube.com/watch?v=rLoXIASMKjQ&t=1811s.
Prinsip yang harus diperhatikan dalam menciptakan pola pembalajaran dari rumah adalah kegiatan pembelajaran harus menyenangkan semua. Siswa senang, orang tua senang dan gurunya juga senang. Akses internet lancar, dan guu bisa menggunakan berbagai aplikasi yang sesuai dengan kondisi siswa di rumah. Gunakan teknologi yang ada untuk menciptakan pola pembelajaran yang efektif dari rumah. Bila adanya hanya WA Group, gunakan WA Group tsb dengan memadukan antara teks, foto dan video.
Saya menyarankan bapak dan ibu untuk melejitkan keterampilan menulis siswa lewat blog di internet. Sebab siswa dapat belajar menulis secara online melalui blognya masing-masing. Siswa dibiasakan untuk menulis apa yang ingin disampaikannya, dengan begitu bukan hanya lisan saja yang terlatih, tapi juga tulisan. Berikut ini Omjay contohkan PJJ Sekolah Dasar, yang dapat dilihat di bawah ini.
Kesimpulan materi hari ini adalah dalam menciptakan pola pembelajaran efektif dari rumah, guru harus mempunyai peta kelas atau kondisi siswa di rumah dan disesuaikan dengan kondisi guru di rumah. Artinya, komunikasi guru dan siswa dari rumah masing-masing harus membuat mereka saling berinteraksi dan berdiskusi sehingga pembelajaran menjadi menyenangkan dan bermakna. Semua itu bisa dilakukan bila kegiatan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dibuat secara terjadwal. Kegiatan harus membuat siswa menjadi mandiri dan menemukan kemerdekaan belajar. Semoga materi yang Omjay sampaikan siang ini bermanfaat buat kawan kawan semua. Bila ada yang ingin ditanyakan, kita bisa diskusi melalui WA Group ini. Nanti kawan kawan bisa bertanya kepada pak Bambang Purwanto sebagai moderator sesuai dengan nomor WA yang telah dibagikan, terima aksih.
Nah, selanjutnya satu jam ke depan kita tanya jawab.
1
Assalamualaikum
Izin bertanya tentang pembelajaran yang efektif dari rumah
Jadwal belajarnya di tentukan oleh guru berdasarkan jadwal pelajaran seperti hari-hari biasa atau kah di rubah?..
Pembelajaran nya lebih menekankan kepada pembentukan karakter mandiri YG berefek pada keseharian siswa? Lalu untuk pencapaian ranah kognitif nya dapat kita ukur dalam satu hari satu mapel atau bgm untuk jenjang SD. Terimakasih atas jawabannya.
Jawabannya:
Waalaikumus salam, jadwal jelas harus berubah, tdk sma dengan tatap muka di sekolah, pembelajaran lebih kepada 3 hal yaitu literasi, numerasi, karakter dengan emmadukan iptek dan imtak. untuk peneilian guru dpatmelakukan penilaian berbasis proyek atau potofolio, disesuaikan dgn kondisi murid sd
2
Asw Om Jay, sy Candra dr MTsN 1 Langkat Sumatera Utara, mnrut Om, mngkin tidak bila sistem pembelajaran daring nntinya bl frasa siswa atau guru lbih nyaman..akan mmberi efek pada pmbljrn konvensional yg lazim kt lksnkn sblm wabah Corona terjadi? Klw mmg ada efek tdk baiknya, apa kira2 lngkah yg bs kt lakukn Om? Trmksh
Jwabannya:
walaikum salam candra, mungkin nanti akan terjadi pembelajaran blended learning, ada tatap muka di kelas dan ada tatap muka di dunia maya, oleh karena itu guru harus belajar sepanjang hayat supaya tdk tergantikan oleh teknologi modern
3
Untuk keberhasilan pembelajaran daring yang efektif kepada siswa yang terkendala tidak memiliki HP atau jaringan yang lemot bgm solusinya?
Jawabannya:
solusinya gunakan teknologi yg ada. kalau yg ada kertas atau buku, maka gunakan itu, sebab mau tdk mau, suka atau tdk suka, siswa dan guru akan dipaksa menggunakan teknologi baru untuk meningkatkan SDM unggul
4
Assalamu ‘alaikum wr.wb.
Om Jay, selama BDR ini, disekolah kami melaksanakan pembelajaran melalui group WA.
Di akhir pertemuan, guru memberi tugas sbg instrumen penilaian. Namun sayang, ternyata yg mengumpulkan tugas hanya maksimal 75% siswa saja.
Bagaimanakah cara yg bisa kita tempuh agar siswa juga aktif mengumpulkan tugas tsb?
Terima kasih. Wiji – malang.
Jawabannya:
walaikum salam, jangan dipaksa, biarkan mereka mengerjakan tugasnya dngan sukarela. Kita cukup mengingatkan saja bila ada murid atau siswa yg belum mengumpulkan tugasnya, ortu harus diberitahu karena kerjasama guru dan ortu sangat penting dalam pembelajaran yg efektif dari rumah
5
Assalamualaikum. Safitri-Purbalingga ..
Izin bertanya..
Bagaimana cara mengatasi pembelajaran apabila anak-anak memiliki minim sarana daring ?
Untuk anak TK pembelajaran yang dinilai adalah proses bukan tergantung hasil. Sementara kadang anak tidak mau mengirimkan tugas misalnya merekam hafalannya.bercerita dan mengerjakan tugasnya. Bagaimana menilainya untuk ditulis di Rapot? Terima kasih.
Jawabannya:
Harus sabar dan gunakan fasilitas yg ada, ingatlah film laskar pelangi, ditengah keterbatasan, justru bu muslimah bisa melahirkan anak anak yg hebat dan bisa berkeliling dunia.
Hal itu juga kami alami, jadi tetap sabar menunggu mereka menyelesaikan tugasny bukan sebagai beban tapi sebagai kebutuhan siswa untuk mendapatkan pengetahuan. Tetap komunikasi dgn orang tua siswa.
6
Asskm.
Saya wahyu susilowati dr Sidoarjo.
Mengajukan pertanyaan :
Bagaimana penilaian siswa yg tidak aktif dikarenakan beberapa kendala dalam pembelajaran daring untuk saat ini walaupun sudah terjadwal?
Penilaian yg tepat untuk pembelajaran daring seperti ini yg cocok itu seperti ap? Mengingat pak menteri pernah mengatakan jika pembejaran daring ini tidak boleh dimasukkan dalam penambahan penilaian pada e-rapor.
Jawabannya:
Dicatat, kemudian diberikan surat teguran dari sekolah, kemudian dicaritahu apa masalahnya. Sebab bisa jadi ada masalah serius di keluarga siswa, seperti ortunya kena phk, atau sakit, dll.
Kalau masalah cocok itu reltif karena kondisinya tidak sama di setiap daerah. Guru dapat melakukan inovasi sendiri sesuai dengan pencapaian siswa, anda bisa memba kembali artikel yg saya bagikan di atas, https://www.kompasiana.com/isardasukitasim/ 5ead48f5d541df3a7323d8e5/menciptakan-belajar-efektif-dari-rumah?page=4
7
Assalamu’alaikum om jay.. Saya sumarjiyati dr GK.
Dalam menciptakan pola belajar yg efektif dr rumah itu.kita sdh mmbuat jadwal dan berharap siswa jg bs mlksanakn. Pmbjran sesuai jadwal tersebut.tp pd knyataan yg kmi alami d sekolah kami.ada sbgian siswa yg kurang mmperhtikan shingga dpt mnghmbat klncaran proses pmbljran sesuai jadwal yg d smpikan. Bgamana sikap kita untuk hal tersebut om.. Mengingat siswa blm bisa mngikuti pmljaran sesuai jadwal sec. konsisten.. .bnyk dr para wali siswa mngeluhkan untuk pmbelajaran dr rumah ini siswa tdk menurut kata ortu.shingga tgs2 yg d brikn tdk dpt trselesaikan dg cepat.akhirnya pmbjran ini di rasa tdk efektif. Bagmna tindakn kita sbgi guru. Mngingat peserta didik kmi msh pd kelas rendah( SD). Terimakasi..
Jawabannya:
Guru harus melakukan evaluasi dan refleksi diri, mungkin ada yg kurang tepat disampaikan kpd murid. Kolaborasi guru sangatpenting dalam memecahkan masalah ini, oleh karena itu komunikasi dgn teman sejawat sangat diperlukan dalam menciptkan pola pembelajaran yg efektif dari rumah. Pembelajaran jarak jauh harus membuat murid dekat dengan gurunya, bukan justru menjauhkan murid dengan guru. Perlu ada komunikasi dengan org tuas murid yg terus menerus
8
Assalamu’alaikum
Terima kasih atas bimbingan nya Om Jay.
Saya Suminar dari Tangerang.
Izin bertanya. Apakah ada kendala yang dialami dalam PJJ selain jaringan internet, dan mohon arahnya dalam mengatasi nya? Terima kasih
Jawabannya:
Pasti ada, bukan hanya akses internet tapi juga fasilitas yg dimiliki siswa dan guru di rumah. Kalau akses internet tdk ada gunakan teknologi yg ada di sana, misalhnya cuma ada sms, belum ada wa, siswa punya hp tapi tanpa kamera, maka telpon lsg adalah solusinya walaupun guru harus keluar biaya pulsa cukup besar. Jadi setiap guru akan mengalami hal yg bergam, inilah dinamikannya dan jangan lupa pengalaman kita dituliskan di blog sehinga dpt menginspirasi guru lainnya. Terima kasih
9
Keluhan siswa tidak konsisten guru menggunakan aplikasi, sehingga selain harus belajar lagi cara menggunakan aplikasi juga terlalu banyak kapasitas penyimpanan data yg terpakai. Berdasarkan pengalaman aplikasi yg paling cocok, mudah, dan efektif yg mana?
Rusmin, Kab. Barito Kuala KALSEL
Jawabannya:
Keluhan siswa tidak konsisten guru menggunakan aplikasi, sehingga selain harus belajar lagi cara menggunakan aplikasi juga terlalu banyak kapasitas penyimpanan data yg terpakai.
Omjay saat ini menggunakan aplikasi zoom dan anak anak suka, walaupun ada aplikasi yg lain, tapi berdasarkan pengalaman pakai zoom itu murah dan mudah cara pemakaiannya
10
Muh. Said Makassar
Terima kasih penjelasan Omjay tentang pola belajar efektif dirumah.
Pertanyaan ;
Disekolah saya masih banyak siswa belum punya HP Android.
Ada yg punya HP tapi alasan tidak mampu beli kuota.
Pembelajaran dirumah terjadwal. Bagaimana trik/solusi guru dlm menghadapi siswa seperti ini ?
Jawabannya:
Gunakan hp yg ada dulu, dan sederhana saja, buat modul khusus untuk kondisi seperti ini dengan penugasan yg tak terlalu sulit.
Kalau ini guru harus coba cari donatur atau sponsor, peran komite sekolah harus diperdayakan sehingga guru terbantu dengan adanya komite sekolah
11
Selamt Sore Om Jay. Saya Komang Eli Mahayani dr Negara-Bali. Yang saya alami saat masa pandemi ini sungguh dilematis. Dg zonasi sklh kmi dg siswa2 tinggl di daerah terpelosok dan kondisi ekonomi siswa kami. Ini kendala besar pembeljrn secara daring yg dilakukan. Adakah solusi menarik utk ttp menciptkn belajar efektif dirumah dg menyenangkn. Terimakasih
Jawabannya:
Kondisi seperti ini sebenarnya bukan hal baru buat Indonesia yang merupakan negara kepulauan. Kreativitas dan inovasi guru sangat diperlukan dalam memberikan solusi dari masalah yg dihadapi. Bila pembelajaran jarak jauh tdk bisa dilaksanakan, maka gunakan pembelajaran jarak dekat, guru bisa mengunjungi rumah muridnya bila alat komunikasi tdk ada. memang dibutuhkan pengorbanan luar biasa untuk menjadi guru tangguh berhati cahaya. apalagi bila rumah siswa dan guru sangat jauh. itu adalah resiko dari sebuah pengabdian, terutana buat guru di daerah 3T. Omjay salut dan memberikan penghormtan dengan guru guru tangguh sperti ini. Mereka selalu datang dgn solusi dari masalah yg dihadapi walaupun peran pemerintah di daerah sangat kurang. tapi yakinlah dengan pesan pak harfan dalam film laskar pelangi. hiduplah dengan memberi sebanyak banyaknya, bukan menerima sebanyak banyaknya.
12
Assalamu’alaikum…
Om Jay yg kmi hormati…
Izin bertanya…
BDR kami sebagian besar melalui WA G,kendala BDR kami sinyal lemah dan guru belum punya laptop yg mdukung,bagaimana solusi BDR yg efektif dan berapa prosentase pembagian materi pembelajaran antara imtaq n iptek agar tujuan pembentukan karakter peserta didik tercapai? Terimakasih
Sri Yatun- Gunungkidul
Jawabannya:
pakai wa juga efektif kok, buktinya Omjay gunakan WA Group untuk belajar menulis dan murah biayanya.
13
Siti Fatimah Mojokerto
Namun pembelajaran online ada plus minusnya. Terutama pada penggunaan kuota internet. Dengan pola on off bisa membantu pelaksanaan belajar . Yang saya tanyakan Adakah pola lain yg lebih hemat di era pandemi ini bapak?
Mengingat ekonomi rakyat sedang terpuruk.
Jawabannya:
ada, gunakan wa group atau line group. saya sering menggunakannya dengan bentuk teks, karena bentuk teks ini tdk makan kuota banyak.
14
Apakah dengan penjadwalan belajar siswa yg sdh dirancang sedemikian rupa oleh guru dan bekerja sama dg orang tua ini menunjukkan setiap siswa memiliki jadwal yg berbeda2. Apakah maknanya sudah mengorganisir semua mapel yg ada pada kurikulum ? Dan apakah penjadwalan ini bisa memfasilitasi setiap siswa yg memiliki kemampuan belajar yg berbeda misalnya ada siswa yg lebih condok ke tipe pembelajar visual, kinestetik, naturalis dll. Terimakasih
Fitriani (MAN IC Tanah Laut)
Jawabannya:
setiap penjadwalan disesuaikan dengan kesepakatan guru di sekolah tsb dengan memeprhatikan gaya belajar siswa
15
Om Jay …saya mau bertanya tentang pembelajaran daring dari rumah dikaitkan dengan kenaikan kelas apakah cukup dari nilai daring atau bgmana karena tatap muka juga tidak pernah…mohon pencerahannya
Terimakasih. Maaf saya Rachmi dari banyuwangi.
Jawabannya:
Ibu Rachmi yg baik, penilaian hanya guru yg bersangkutan yg lebih tahu, kalau dirasa dengan online sdh cukup nilainya, maka gunakan itu, tapi bila blm cukup bisa gunakan waktu eremedial melalui online. hal itu saya lakukan bila ada nilai siswa yg kurang dgn menghubungi wali kela dan orang tua siswa, biasanya kami rapat dengan dewan guru untuk memberikan solusi terbaik buat siswa yang jarang hadir
Demikianlah, berhubung waktu sudah 15.03, saya mengucapkan terima kasih untuk Omjay yang luar biasa di siang hari ini. Bagi pertanyaan yang tidak bisa terjawab langsung saja japri. Mohon maaf apabila ada kekurangan. Terima Kasih.
Wassalamu’alaikum wr. wb.
https://youtu.be/6PL4GkmXBT8
Malam ini omjay akan mengumumkan 3 guru blogger yang mendapatkan hadiah kejutan dari penerbit andi Yogyakarta. Setelah membaca tulisan kawan-kawan guru blogger Indonesia, maka ketiga guru blogger ini layak untuk mendapatkan hadiah kejutan dari materi yang omjay sampaikan tadi siang.
Omjay ucapkan selamat kepada 3 guru blogger Indonesia tersebut dan mohon segera dikirimkan alamat lengkapnya ke wa omjay di 08159155515 untuk dikirimkan hadiah kejutan berupa buku dari penerbit Andi yogyakarta. Terima kasih.