Anak kita tumbuh dalam perkembangan teknologi yang berkembang dengan cepat. Anak-anak kita berpikir dan berbicara dengan cara yang berbeda. Dalam dunia teknologi masa kini, para guru dan orang tua di ibaratkan sebagai ‘pendatang’ dalam dunia teknologi digital (Digital Immigrants) sementara para siswa atau anak-anak di zaman ini disebut sebagai para ‘penduduk asli’ di dunia digital (Digital Natives).
Read More
Narkoba No, Prestasi Yes
Saya ingin melanjutakan tulisan tentang belajar kepemimpinan di sanggabuana (6). Di sanggabuana ini, selain materi pak Arief Rachman kami mendapatkan materi tentang Bahaya Narkoba bagi generasi muda. Pembicaranya adalah Bapak. DR. Victor Pujiadi seorang Polisi berpangkat Kombes yang sekarang bertugas di BNN (Badan Narkotika Nasional).
Darimana Mau Kemana?
Terus terang hati saya galau ketika membaca berita dan informasi yang saya dapatkan. Baik itu dari koran maupun dari internet. Mulai dari pimpinan parpol yang salah ucap sampai anak kecil yang jadi dukun sakti. Ada juga berita duka cita, 4 orang sudah meninggal gara-gara berobat di dukun sakti. Belum lama pula kita dengar mahasiswa ITB meninggal karena kegiatan kemahasiswaan, juga ketua DPRD medan yang meninggal akibat serangan jantung dan pukulan dari masa pendemo. Sungguh perbuatan yang biadab.
Read More
Belajar Kepemimpinan di SanggaBuana (5)
Tak terasa kami telah semalam berada di Sanggabuana, Pusat Latihan Perang TNI-AD. Pagi dini hari anak-anak dibangunkan tepatnya pukul 4.00 pg. Mereka diminta untuk sholat tahajud dulu, sambil menunggu waktu adzan subuh. Bunyi kokok ayam silih berganti, dan bunyi suara kodok turut meramaikan pagi yang indah ini.
Belajar Kepemimpinan di Sanggabuana (4)
Sanggabuana adalah tempat yang dulu katanya tempat pelarian DI/TII dari pengejaran pasukan RI. Banyak tentara DI/TII mati dan dikubur di sini. Begitulah cerita dari para prajurit kostrad yang menceritakannya pada saat sambil minum kopi di warung dadakan dekat barak siswa.