

Alhamdulillah, sampai juga kami di desa Taraju Tasikmalaya kembali. Setiap liburan kami pergi ke desa ini. Sekitar pukul 22.00 wib kami sampai di desa yang terkenal dengan cabai dan tehnya ini. Dingin menyengat kulit terasa. Taraju benar-benar dingin saat ini. Saya terlupa tak membawa jaket. Akhirnya, sayapun memakai baju kaos rangkap 3 saking dinginnya. Tubuh saya yang gendut seperti seperti actor di iklan seluler axis tak sanggup menghadapi udara dingin di pegunungan. Saya pun langsung menyelimuti diri sambil nonton tivi. Opera Van Java (OVJ) lagi-lagi menghibur diri. Dengan gaya yang kocak, Sule dkk membawa diri ini tertawa terbahak-bahak di malam dingin yang sepi.