Tag: menulis

Posted on: April 9, 2015 Posted by: Wijaya Kusumah Comments: 3

Menulis Membuatmu Eksis

Selamat pagi kawan kawan blogger. Alhamdulillah masih diberi kesempatan melihat mentari pagi hari ini. Sang surya nampak mulai malu-malu keluar dari peraduanya. Suasana subuh yang indah baru saja terlewati. Ingin rasanya hidup seribu tahun lagi. Tapi umur manusia sekarang tidaklah panjang. Menulis adalah salah satu cara manusia berumur panjang. Dengan menulis kita bisa menyampaikan pesan lebih panjang. Tubuhnya boleh saja mati, namun tulisannya akan tetap abadi. Menulis akan membuatmu eksis.…

Posted on: March 29, 2015 Posted by: Wijaya Kusumah Comments: 0

Menulis di Blog Apa Sih Enaknya?

Banyak orang menganggap menulis di blog adalah pekerjaan sia-sia dan buang waktu saja. Bagi mereka menulis di blog adalah pekerjaan mereka yang gak punya kerjaan alias pengacara, yaitu pengangguran banyak acara.

Posted on: March 25, 2015 Posted by: Wijaya Kusumah Comments: 2

Menulis Di Blog Susah Apa Gak Sih?

Saya suka ditanya sama kawan-kawan guru tentang dunia menulis dan ngeblog. Mereka berkata kalau menulis itu susah. Apalagi menulis di blog yang online di internet. Diary online ini terkadang membuat bingung guru yang belum mengenalnya. Blog dianggap media yang susah, padahal mudah.

Posted on: June 12, 2014 Posted by: Wijaya Kusumah Comments: 0

Dari Menulis Omjay Tampil di Televisi

Saya tidak pernah menyangka keajaiban ngeblog telah membuat saya dikenal di dunia maya dan dunia nyata. Dari menulis saya mulai tampil di televisi. DAAI TV meliput kegiatan saya di sekolah dalam acara matahati. Saya adalah guru yang suka menulis dan ngeblog. Keajaiban ngeblog telah membawa diri saya berkeliling Indonesia, dan menikmati lezatnya masakan nusantara serta Indahnya bumi pertiwi tercinta. Dari menulis saya merasakan Indonesia yang luas dan indah.

Posted on: June 2, 2014 Posted by: Wijaya Kusumah Comments: 0

Ketika Menulis Menjadi Tumpul

Semoga anda semua dalam keadaan sehat ketika membaca tulisanku ini. Sebuah tulisan yang kubuat untuk mengasah kembali kemampuanku dalam menulis. Maklumlah pekerjaan di dunia nyata telah membuatku terlena hingga terlupa untuk menuliskannya. Dalam setiap kesempatan aku selalu memotivasi kawan guru lainnya untuk mampu menulis. Termasuk juga dalam seminar dan workshop PTK.

Posted on: February 1, 2014 Posted by: Wijaya Kusumah Comments: 2

Apa Sih Enaknya Menulis dan Menerbitkan Buku?

Selamat pagi kawan-kawan. Semoga sehat selalu. Dengan keadaan sehat itu kawan semua bisa menerbitkan buku dari tulisanmu di blog dan media sosial lainnya. Seperti kawan-kawan di blog kompasiana yang sudah menerbitkan bukunya.

Posted on: January 25, 2014 Posted by: Wijaya Kusumah Comments: 5

Dari Menulis Kubeli Susu Untuk Anakku (2)

Dalam tulisanku terdahulu, aku ceritakan bahwa duitku tinggal seribu. Tak cukuplah untuk membeli sekerdus susu. Aku hanya mengeluh, memohon, dan meminta kepada penguasa langit dan bumi. Sang Maha Pemberi rezeki, pastilah akan memberikan rezekinya kepadaku cepat atau lambat.  

Posted on: January 24, 2014 Posted by: Wijaya Kusumah Comments: 4

Dari Menulis KuBeli Susu untuk Anakku (1)

Semoga engkau mau membaca kisahku ini. Sebuah kisah nyata yang kutulis untuk memotivasimu dalam menulis. Jangan pernah beranggapan bahwa menulis tak akan membuat dirimu kaya. Justru dengan menulis kamu akan memiliki kekayaan yang tak ternilai harganya. Kekayaan tak ternilai itu adalah kemampuan untuk selalu berbagi pengalaman dan pengetahuan kepada pembaca melalui tulisan-tulisanmu.

Posted on: January 9, 2014 Posted by: Wijaya Kusumah Comments: 3

Berhentilah Menulis Untuk Membaca

Berhentilah menulis untuk membaca Kesalahan para penulis pemula adalah merasa yakin tulisannya akan dibaca banyak orang orang. Padahal belum tentu. Tulisan itu akan dibaca oleh orang lain ketika tulisan itu menarik dan enak dibaca. Itulah kenyataannya. Untuk bisa menulis yang enak dibaca dan menarik, tentu kita harus banyak membaca tulisan orang lain. Di situlah kita akan mempunyai bekal dalam menulis. Penulis yang baik adalah pembaca yang rakus. Seringkali saya perhatikan,…