Tag: membaca

Posted on: August 6, 2015 Posted by: Wijaya Kusumah Comments: 257

Ketika Budaya Baca Tak Menjadi Budaya Bangsa

Setiap selesai sholat subuh, saya melihat para ustadz dan para kyai selalu membaca buku. Kalimat dan perkataan yang keluar dari bibirnya adalah manfaat dari membaca. Mereka membaca buku suci yang berasal dari kalam ilahi dan disusun oleh mereka yang berilmu pengetahuan.

Posted on: January 9, 2014 Posted by: Wijaya Kusumah Comments: 3

Berhentilah Menulis Untuk Membaca

Berhentilah menulis untuk membaca Kesalahan para penulis pemula adalah merasa yakin tulisannya akan dibaca banyak orang orang. Padahal belum tentu. Tulisan itu akan dibaca oleh orang lain ketika tulisan itu menarik dan enak dibaca. Itulah kenyataannya. Untuk bisa menulis yang enak dibaca dan menarik, tentu kita harus banyak membaca tulisan orang lain. Di situlah kita akan mempunyai bekal dalam menulis. Penulis yang baik adalah pembaca yang rakus. Seringkali saya perhatikan,…

Posted on: March 4, 2013 Posted by: Wijaya Kusumah Comments: 3

Mendengar, Berbicara, Membaca, dan Menulis

Ada 4 kemampuan yang harus dimiliki peserta didik dalam kemampuan berbahasa, yaitu Mendengar, berbicara, membaca, dan menulis. Hal itulah yang saya dapatkan dari pelajaran bahasa Indonesia kelas VIII SMP yang bukunya saya baca ketika menjadi pengawas Ujian Tengah Semester (UTS).

Posted on: April 12, 2012 Posted by: Wijaya Kusumah Comments: 0

Ibuku, Guru Pertamaku Membaca dan Menulis

Sedang asyik menonton acara televisi tentang “istri simpanan bang Maman” yang masuk dalam pelajaran atau Lembar Kerja Siswa (LKS) kelas 2 SD, saya melihat istriku sangat sibuk menjawab pertanyaan anak-anaknya. Intan anak pertamaku (13thn) bertanya, ” apakah mama istri simpanan ayah?” Istrikupun kaget mendengarkan pertanyaan yang tiba-tiba itu, dan segera menjelaskan dengan bijak apa itu istri simpanan, sedangkan anak keduaku Berlian (8thn) sedang pusing mengalikan angka-angka. Katanya sulit sekali menghafal…

Posted on: April 7, 2012 Posted by: Wijaya Kusumah Comments: 1

Pentingnya Membaca Bagi Kita

Banyak orang beranggapan membaca itu tidak penting. Wajar saja bila budaya baca belum menjadi budaya masyarakat kita. Pentingnya membaca belum menjadi tradisi yang harus dijalani setiap hari agar hidup berprestasi dan mau berbagi. Ketika kecil, ibu dan ayah selalu memberi contoh kami anak-anaknya untuk rajin membaca. Majalah, koran, buku menjadi santapan kami setiap harinya di saat senggang. Waktu membaca biasanya lebih enak pagi hari. Pikiran masih segar dan belum bercampur…

Posted on: March 16, 2012 Posted by: Wijaya Kusumah Comments: 1

Menulis Tak Semudah Membaca

Banyak teman guru yang menanyakan kepada saya betapa sulitnya menulis. Padahal menulis itu adalah sesuatu yang mudah, bila kita terbiasa melakukannya. Namun demikian, lebih mudah membaca daripada menulis. Hal itulah yang saya rasakan sendiri. Bila anda membaca, maka anda cukup melakukan satu aktivitas saja. Tetapi bila anda menulis, maka ada dua aktivitas yang akan anda lakukan, yaitu menulis dan juga membaca.

Posted on: March 28, 2011 Posted by: Wijaya Kusumah Comments: 2

Lahap Membaca Membuat Saya Gemuk Menulis

Seorang kawan bertanya kepada saya, “kok bisa ya omjay menulis setiap hari?”. Bagi saya itu sebuah pertanyaan singkat tapi dalam maknanya. Sebab saya bisa seperti itu karena lahab membaca membuat saya gemuk menulis. Saya senang membaca, dan pada akhirnya saya menjadi suka menulis. Sesuatu yang dimulai dari rasa suka, maka akan menjadi hobi tersendiri.

Posted on: September 29, 2010 Posted by: Wijaya Kusumah Comments: 2

Menulislah Setelah Tidur!

Semoga di saat anda membaca tulisan saya ini, anda berada dalam keadaan sehat wal’afiat. Semoga pula kesuksesan hidup dan kebahagiaan anda bersama keluarga tercinta mengisi hari-hari anda dengan perasaan gembira penuh canda dan tawa. Tak lupa saya pun berdoa, semoga anda selalu diberikan rezeki yang banyak sehingga bisa membayar tagihan internet, dan juga membeli pulsa untuk berinternet ria. Amin.

Posted on: March 15, 2010 Posted by: Wijaya Kusumah Comments: 1

Membaca dengan Empati

Membaca Dengan Empati Banyak orang tak melakukan proses membaca dengan empati. Bahkan hanya sekedar baca saja sehingga tak tertangkap maksud penulisnya. Proses komunikasi antara penulis dan pembaca pun tidak terjadi. Tak terjadi interaksi di mana hati bertemu dengan hati karena pembaca tak membaca dengan empati.

Posted on: February 16, 2010 Posted by: Wijaya Kusumah Comments: 4

Apakah Makanan Penting Seorang Blogger?

Aapakah Makanan Penting Seorang Blogger? Membuat blog di internet itu perkara mudah. Dengan hanya memencet tombol keyboard dan mouse beberapa kali, maka dalam hitungan menit blog pribadimu sudah jadi dan memeriahkan dunia maya. Masalahnya justru muncul dan terjadi pada saat kamu sudah memiliki blog. Mengisinya dengan tulisan-tulisan yang kreatif, bermanfaat, menarik, aktual, inspiratif, dan menghibur.