Mau Pesan Buku Terbaru Omjay?

Suka duka jualan buku

Menerbitkan buku itu senang sekali. Apalagi ketika buku itu bisa dinikmati orang banyak. Namun tak semua buku menemui takdirnya. Dibeli banyak orang dan menjadi buku best seller.

Omjay belajar dari tukang bakso keliling. Setiap hari dia konsisten menjual baksonya. Dia tak peduli ada yang beli atau tidak. Dia terus berkeliling dari satu rumah ke rumah yang lain.

Suatu hari Omjay kepengen makan bakso. Omjay panggil tukang bakso di depan rumah. Ternyata baksonya enak. Anak dan istri pun ikut juga membeli baksonya.

Saat berjualan buku dari hasil karya sendiri. Baik dilakukan online ataupun offline. Pasti ada suka dan dukanya. Omjay banyak belajar dari tukang bakso keliling dan pedagang keliling lainnya.

Mereka adalah orang-orang yang tahan banting dalam menjual barang dagangannya. Mereka terus menerus berjualan setiap hari. Tak pernah putus asa menjemput rezeki yang sudah diberikan oleh Sang Maha Pemberi rezeki.

Jadi kalau kawan-kawan sudah menerbitkan buku dan kemudian bukunya kurang laku, sabar aja. Cari strategi baru dan langsung dicoba. Seperti buku terbaru Omjay. Ada saja yang pesan bukunya setiap hari.

Bapak ibu yang baik, ada buku yang berasal dari kisah nyata seorang anak manusia yang kini telah berusia setengah abad.

Silahkan klik kalau ingin pesan buku terbaru Omjay.

https://form.dapet.in/omjay

 

Persembahan Buku Kisah Omjay 50 Tahun Menjadi Manusia

PERSEMBAHAN

Menulis adalah seni merangkai kata menjadi sebuah kalimat, bagaimana membuat kalimat yang cantik sehingga dapat dilirik pembaca, dan bagaimana tulisan yang dihasilkan berhasil menggugah emosi pembaca. Tidak mudah memang. Menghasilkan suatu karya seni tulisan yang indah butuh banyak pengalaman dan jam terbang yang tinggi. Tetapi ini bukan hal yang tidak mungkin. Jika ada keinginan belajar, maka segalanya akan menjadi mungkin. Dari belajar menulis yang paling sederhana, cerita pribadi kita yang bisa kita tulis sebagai curahan hati, cerita apapun itu, entah itu penting atau tidak, tetaplah ditulis.

Belajar dari banyak membaca karya orang lain. Ini penting untuk memperkaya diksi kita, mengenal gaya-gaya tulisan berbagai macam penulis, dan bisa juga sebagai latihan untuk memancing emosi kita. Selanjutnya belajar dari yang benar-benar pakarnya menulis. Ini harus ada penghubung yang bisa memfasilitasi kita untuk belajar dari para pakar menulis yang handal.

OmJay, Founder Komunitas Sejuta Guru Ngeblog (KSGN) memfasilitasi kami, para penulis pemula untuk mendapatkan ilmu dari para penulis andalan. Beliau sendiripun merupakan seorang blogger, youtuber dan penulis ternama. Sudah banyak prestasi yang beliau torehkan di dunia penulisan. Dari beliau, kami mendapat banyak ilmu baru tentang menulis. Dari beliau pula kami dapat mengenal bahkan berkomunikasi secara pribadi dengan para penulis buku best seller di Indonesia. Semua itu diberikan GRATIS di PGRI.

Oleh OmJay, kami difasilitasi untuk bergabung di grup belajar menulis melalui grup WA. Kelas online ini tidak dipungut biaya sedikitpun. Meskipun begitu, materi yang disampaikan oleh narasumber bukan sekedar materi receh, tetapi sangat berbobot dan bermanfaat. Semua materi berhubungan dengan bagaimana cara menulis. Dimulai dari menulis sederhana yaitu momen pribadi, menulis di blog, menulis di media cetak, menulis karya ilmiah hingga bisa publikasi tingkat nasional, bahkan hingga bisa menerbitkan buku sendiripun dibahas dengan tuntas di kelas online ini.

Kami juga diberikan tips bagaimana jika menghadapi ide yang mandeg pada saat menulis. Karena memang ketika menulis, tak selancar seperti yang dibayangkan. Terkadang kita menghadapi situasi mandeg, tidak muncul ide sama sekali dan tidak bisa menghasilkan kata-kata seperti biasanya. Semua ada tipsnya untuk bisa memunculkan ide-ide itu kembali. Menulis tanpa ide menjadi menarik ketika tahu caranya.

Hal yang terpenting dalam menulis adalah niat. Kuatkan dan luruskan niat anda, niatkanlah bahwa kegiatan menulis ini adalah sarana kita untuk berbagi ilmu dan bermanfaat untuk semua. Buatlah tulisan dari hati, karena sesuatu yang datang dari hati, akan sampai ke hati pembaca juga.

Setelah niat kita kuat, fokus untuk mencapai tujuan.  Apa tujuan kita menulis? Fokus mendapat hasil tulisan yang bermakna dan bermanfaat. Kita biasakan untuk berbagi ilmu dan pengalaman Kita melalui tulisan. Karena sebaik-baik manusia adalah yang mau belajar dan mengajarkannya. Selain itu, fokus dalam jadwal. Setiap membuat tulisan, biasakan untuk menentukan target kapan tulisan itu selesai dan tepatilah target yang kita buat. Hal ini akan melatih kita untuk selalu disiplin dalam menulis.

Selanjutnya, tulislah. Apa yang kita tulis? Apapun itu. Buatlah tulisan yang kita sukai dan kita kuasai. Kita bisa menceritakan pengalaman pribadi kita, hasil pelatihan kita, hasil resume bacaan kita, keluh kesah kita, uneg-uneg kita, apapun bisa kita tulis. Karena semakin sering kita menulis, maka tulisan kita akan mengalir dengan mudahnya. Ini juga akan melatih kita untuk mengembangkan imajinasi dan kreativitas.

Dalam menulis, buatlah tulisan sebebas-bebasnya. Abaikan segala aturan penulisan yang ada. Tulislah dengan mengikuti apa yang kita pikirkan. Setelah selesai semua, barulah lakukan editing sedikit demi sedikit pada hasil tulisan tadi sesuai dengan Ejaan yang berlaku. Karena jika kita fokus membuat tulisan yang sempurna dari awal, tulisan kita tidak akan pernah selesai, bahkan bisa berhenti di tengah penulisan. Ingat selalu jurus T O J T R P dari Motivator sukses Bapak Akbar Zainudin ketika ingin menghasilkan tulisan.

Mandeg ide mungkin kita alami ketika menulis. Ingat trik dari Pak Budiman Hakim, pancing ide dari benda-benda yang ada di sekitar kita kemudian gabungkan benda-benda tadi menjadi kalimat yang utuh. Niscaya ide yang tadi hilang seketika akan muncul kembali. Jika sudah lengkap tulisan kita, setorkanlah hasil karya kita ke blog, media online, media cetak ataupun penerbit. Fungsinya agar tulisan kita dapat dinikmati oleh banyak orang.

Jadi intinya dalam menulis adalah, paksakan diri kita untuk menulis. Lalu bagikan tulisan kita lewat media apapun, bisa blog atau media sosial lain. Kemudian lihat, seberapa banyak pembaca yang mengunjungi tulisan kita, mintalah saran kepadanya. Positif atau negatifnya saran itu akan menjadi faktor kemajuan kita. Jika saran itu positif, maka kita akan terpicu untuk menulis dan menulis lagi. Begitupun juga jika saran itu negatif, maka itu akan menjadi koreksi bagi tulisan kita. Ingatlah sekali kita menulis, maka itu akan menjadi candu. Candu kita untuk terus dan terus menghasilkan sebuah karya tulisan yang lebih bagus lagi.

SELAMAT HARI BLOGGER NASIONAL YANG KELIMA BELAS, KAMIS, 27 OKTOBER 2022. GAJAH MATI MENINGGALKAN GADING. BLOGGER MATI MENINGGALKAN POSTING.

https://www.gurupenggerakindonesia.com/pesan-om-jaymenulisah-dan-buktikan-apa-yang-terjadi/

50 Tahun Omjay Menjadi Manusia

Mohon kunjungannya, https://s.id/1jb9U, terima kasih. Semoga bermanfaat Buat Pembaca. Begitulah tulisan omjay di berbagai WA Group yang Omjay Kelola.

Ini adalah sebuah kisah nyata anak manusia. Alhamdulillah malam itu Omjay menjadi jutawan kaya. Dapat melihat langsung uang puluhan juta. Dikasih langsung tanpa transfer antar bank oleh panitia. Serasa mimpi tapi ini nyata.

Lumayan juga diajak  belajar kursus singkat STEAM ke luar negeri dengan biaya negara. Sehari uang sakunya sejuta. Jadi 21 hari dapat uang saku Rp. 21.000.000,- (Dua Puluh Satu Juta). Jumlah yang sangat banyak bagi seorang guru di sekolah swasta.

Alhamdulillah, terima kasih wahai Ilahi Rabbi. Selalu bersyukur kepada Allah sang Maha Pemberi Rezeki. Sudah diatur rezekinya kita masing-masing dan tak akan tertukar lagi.

Ayo semangat wahai guru Indonesia. Akan banyak kejutan rezeki setelah kita berprestasi dan menginspirasi. Niatkan untuk selalu berbagi. Uang yang didapat adalah bonusnya. Ridho Allah lebih utama.

Omjay juga awalnya tidak percaya. Malam sebelum kami berangkat, semua peserta yang akan berangkat ke luar negeri tanda tangan uang saku sebesar Rp.21.000.000 (dulu puluh satu juta rupiah. Jumlah yang cukup besar bagi kami para guru. Apalagi bagi teman Omjay yang masih guru honor di sekolah negeri dan bulanannya hanya seratus ribu.

Kami semua bersyukur, karena tidak mengira dikasih uang saku sebanyak itu. Besok paginya banyak yang ke money changer tukar uang Yuan China. Ada juga yang memang dari awal meminta dalam bentuk Yuan, mata uang China. Biar kagak ribet katanya.

Jadi benar kata pepatah.

“Banyak memberi akan banyak menerima. Hiduplah dengan memberi sebanyak-banyaknya, bukan menerima sebanyak-banyaknya”.

Setiap lomba guru tingkat nasional diikuti saja sambil santai. Menurut teman guru dari Bengkulu, faktor keberuntungan itu membawa dirinya pergi ke luar negeri. Jadi bukan karena pintar dan cerdas saja. Faktor X terkadang berpengaruh. Berdoa dan berusaha itu kuncinya. Kreativititas dan inovasi guru itu pintunya.

Satu lagi pengalaman omjay. Ikut lomba duta rumah belajar putekkom kemdikbud itu enaknya online. Jadi kita bisa belajar dari rumah masing-masing dan tidak perlu meninggalkan sekolah atau rumah. Kalau lolos baru kemudian kita kopdar dan bertemu dengan guru-guru hebat lainnya dari seluruh indonesia.

Semua biaya transportasi dan akomodsi serta uang saku diberikan oleh pustekkom kemdikbud. Kalau lolos perjuangannya terbayar sudah. Kalau tidak lolos jangan patah semangat. Tahun depan ikut lagi. Pak guru di daerah 3T gagal 2 tahun berturut turut. Tahun ketiga baru bisa lolos dan jadi juara mewakili Provinsi Bengkulu.

Begitu juga kalau kita ikut lomba inovasi pembelajaran. Setiap tahun selalu ada dan naskah dikirimkan secara online. Kita tinggal menunggu saja hasilnya agar membawa berkah. Kalau beruntung kita akan dipanggil ke hotel megah. Tarifnya semalam ratusan ribu rupiah.

Jadi lombanya online dan kalau lolos akan dianggil oleh kemdikbud ke Jakarta. Semua biaya akomodasi dan transportasi serta uang saku selama di jakarta diberikan oleh kemdikbud. Lelah menjadi lillah kalau semua itu dikerjakan dengan ikhlas dan riang gembira.

Pengalaman ibu Umi guru agama Islam dari Kediri patut diacungi jempol. Tahun pertama dan kedua beliau gagal jadi juara. Beliau ikut lagi yang ketiga kalinya dan mendapatkan juara pertama lomba INOBEL. Hadiahnya berangkat belajar ke negara Jepang.

Pelajarannya adalah “berkali kita gagal lekas bangkit dan cari akal. Berkali kita jatuh lekas berdiri jangan mengeluh”.

Selama berada di negara China, Omjay banyak belajar dari para juara olimpiade guru nasional atau OGN. Lalu guru berprestasi atau gupres serta juara duta rumah belajar pustekkom kemdikbud. Mereka memang layak jadi juara, karena kerja kerasnya yang luar biasa. Proses memang tidak pernah menghianati hasil.

Mereka itu memang multi talenta. Bisa nulis. Bisa nyanyi. Biasa pidato. Bahkan ada yang pintar menari. Saya menyebutnya guru serba bisa. Benar-benar multitalenta. Mereka adalah guru-guru milenial yang omjay kenal.

Cerita panjang ini sengaja omjay tuliskan. Ini sebenarnya kisah nyata dari kesedihan Omjay dan kawan-kawan dengan hilangnya mata pelajaran TIK dalam kurikulum 2013. Omjay marah kepada mendikbud pada waktu itu. Mereka menghapus TIK dan diganti menjadi PRAKARYA.

Waktu itu Omjay marah, karena mata pelajaran yang Omjay ampu dihapus dalam kurikulum 2013. Lalu kemudian Omjay sadar. Daripada marah sama pemerintah, kenapa tidak buat karya inovasi pembelajaran berbasis TIK saja?

Lalu mulailah Omjay mewujudkan ide-ide tersebut bekerjasama dengan guru lainnya. Mulailah Omjay berkolaborasi lintas bidang.

Jadilah sebuah judul karya inobel, “meningkatkan keterampilan menulis siswa melalui pembuatan buku fiksi dan non fiksi”.

Anak-anak SMP Omjay ajak bikin buku keroyokan. Setiap kelas menerbitkan 2 buah buku. Buku fiksi dan non fiksi. Jadilah 14 buku yang Omjay pamerkan di depan dewan juri inobel.

Buku dibuat dalam bentuk cetak dan digital, sehingga semua orang bisa akses dan mengunduhnya di blog https://wijayalabs.com.

Alhamdulillah terpilih menjadi juara ketiga. Waktu itu, Omjay mendapatkan hadiah berupa laptop dan uang sebesar Rp. 5.000.000 (Lima juta Rupiah). Kemudian dari sponsor, Omjay mendapat hadiah umroh bersama istri tercinta. Bahagia rasanya, tidak bisa diucapkan dengan kata-kata.

Di tanah suci Omjay berdoa. Pertama lulus dan selesai kuliah S3 di Pascasarjana UNJ. Sudah 7 tahun lebih Omjay belum lulus juga. Kedua bisa belajar ke luar negeri untuk dapat ilmu baru. Ketiga minta kepada Allah agar matpel tik kembali ke dalam kurikulum.

Doa pertama alhamdulillah terwujud dan Omjay mendapatkan gelar Doktor Pendidikan. Bulan Oktober Omjay akan di wisuda bersama wisudawan lainnya tahun 2022 ini. Omjay wujudkan doa tersebut dengan terus menerus mengumpulkan data penelitian. Judul desertasinya adalah “pengelolaan blog di internet secara kolaboratif untuk meningkatkan keterampilan menulis siswa”.

Doa kedua alhamdulillah terwujud dengan diberangkatkannya kami ke China utk belajar STEAM. Selama 21 hari kami belajar STEAM dan mengenal budaya China atau Tiongkok. Ternyata budayanya tidak begitu jauh dengan budaya Indonesia. Sebab kita sama-sama orang Asia.

Doa ketiga adalah kembalinya matpel TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) dengan nama informatika pada tahun ajaran baru. Alhamdulillah sudah mulai terlihat wujudnya setelah kami diundang puskurbuk kemdikbud untuk bantu menyusun draft materinya. Omjay sudah mengikuti pelatihannya di bulan Mei dan Juni 2019. Mata pelajaran Informatika akan terwujud di kurikulum merdeka.

Teruslah berjuang menjadi guru yang menginspirasi. Perjuangan menjadi guru Inspiratif itu tidak mudah. Akan banyak cobaan dan ujian yang akan dihadapinya. Rintangan pasti datang menghadang. Cobaan pasti datang menghujam. Tapi yakinlah bahwa semua itu akan membuatmu mengarti akan arti kehidupan.

Omjay berharap kawan-kawan yang membaca kisah ini untuk mendoakan omjay bisa selamat hidup di dunia dan akhirat kelak. Aamiin.

Rencananya, Omjay akan mengeluarkan dan menerbitkan buku terbaru di hari ulang tahun Omjay yang ke-50. Judulnya 50 TAHUN OMJAY MENJADI MANUSIA. Penerbitnya adalah YPTD. Yayasan Pustaka Thamrin Dahlan akan membantu Omjay menerbitkan buku dengan bayar seikhlasnya.

Mohon kawan-kawan pembaca, dapat menulis tentang omjay dari sudut pandang masing-masing di https://s.id/1j9Ne, terima kasih atas bantuannya.

Salam blogger persahabatan
Omjay
Blog https://wijayalabs.com

Konten ini telah tayang di Kompasiana.com dengan judul “50 Tahun Omjay Menjadi Manusia”, Klik untuk baca:
https://www.kompasiana.com/omjaylabs/6333b4d6ce8cab39fb2979c2/50-tahun-omjay-menjadi-manusia?page=all

Kreator: Omjay Labschool

Kompasiana adalah platform blog, setiap konten menjadi tanggungjawab kreator.

Tulis opini Anda seputar isu terkini di Kompasiana.com

Buku Berburu Ilmu Di Negeri Panda Yang Lucu

Inilah buku baru yang ditunggu para guru agar bangsanya maju.
Buku berburu ilmu di negeri panda yang lucu adalah sebuah buku yang ditulis oleh blogger lugu.
Cerita belajar steam di negeri tirai bambu, beliau tulisakan dengan gaya bahasa yg santai dan gemulai.
Segera miliki bukunya dan pastikan anda tertular ilmunya.
Malam ini saya memutar kembali acara Peluncuran dan bedah buku Berburu Ilmu di negeri Panda yang lucu, semoga semakin banyak yang pesan bukunya, setelah menonton di https://youtu.be/IrxOcdshHj4

Belajar Menulis Bersama Omjay

Menjadi Guru yang Cerdas Menulis.

Kemarin siang Mas Aris Ahmad Jaya menelepon saya. Beliau meminta saya untuk membuat video dengan tema guru cerdas menulis. Bagi saya ini sebuah kehormatan yang tak bisa saya sia-siakan. Saya diminta membuat video dengan durasi 3 sampai 5 menit. Kemudian dikirimkan kepada beliau. Seorang motivator sukses yang telah sukses dengan bukunya mengajar gaya motivator.

Read More