Inilah Kelas-kelas Online GRATIS di PGRI

Alhamdulillah kelas-kelas online di PGRI selalu penuh. Kelas ini semuanya gratis. Anda bisa memilih kelas yang anda sukai. Kami di Asosiasi Profesi Keahlian Sejenis (APKS) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dengan senang hati menerima anda sebagai peserta.

Syaratnya hanya satu, anda punya kuota internet untuk belajar melalui aplikasi WA, zoom dan youtube. Kelas-kelas ini dikelola oleh pengurus dan relawan Ikatan guru TIK PGRI. Info kegiatan dapat hubungi nomor cantik di WA 08159155515. Tuliskan nama dan asal anda. Lalu tuliskan kelas yang akan dipilih.

Pertama kelas Belajar Menulis.

Di kelas ini anda akan belajar menulis dan menerbitkan buku. Kuliah dilaksanakan secara online melalui WA Group. Anda wajib mengikuti pertemuan selama 20 kali pertemuan dan membuat resumenya agar kelak menjadi buku yang bermutu seperti di bawah ini. Kegiatan ini dilaksanakan dari pukul 19.00-21.00 WIB setiap hari Senen, Rabu, dan Jum’at.

Kegiatan ini dilaksanakan melalui aplikasi Whatsapp dan smeua peserta wajib memliki blog pribadi di internet. Peserta akan mendapatkan sertifikat 40 jam. Alhamdulilah sekarang sudah berlangsung gelombang 23 dan 24. Anda bisa mendaftarkan diri ke ibu AAM dan pak Brian.

Inilah contoh buku hasil belajar menulis di PGRI

Kedua Kelas Belajar Bicara (Public Speaking For Teacher)

Di kelas belajar bicara ini anda akan diajarkan berbicara di depan publik. Anda akan percaya diri bicara di depan umum. Kami merencanakan 16 kali pertemuan supaya peserta mendapatkan sertifikat 32 jam. Kegiatan dilaksanakan setiap hari Selasa dan Kamis pada gelombang sebelumnya. Kini di gelombang 5 hanya diadakan setiap hari Selasa pukul 19.30 sampai 21.00 WIB. Anda bisa daftar kelas ini ke ibu Rifatun dan ibu Leni.

Ketiga Kelas Belajar Bahasa Inggris

Kelas bahasa Inggris di gelombang pertama dibuka setiap hari Selasa dan Kamis pukul 16.00-18.00 WIB. Pada gelombang kedua ini dibuka pada hari Kamis, pukul 19.30 wib melalui aplikasi zoom dan chanel youtube Fajar Tri Laksono. Bagi yang ingin ikuatn bergabung dapat menghubungi ibu Phia dan pak Urip. Setiap peserta akan mendapatkan sertifikat 32 jam dari 16 kali pertemuan yang kami laksanakan.

Keempat Kelas Guru Motivator Literasi Digital (GMLD)

Di kelas guru motivator literasi digital anda akan mendapatkan materi tentang literasi digital dan menjadi pejuang hoaks. Setiap peserta diminta menuliskan resumenya untuk digabungkan menjadi buku motivator literasi digital. Kelas ini telah emlahirkan 3 buah buku dan akan diluncurkan pada saat opening ceremony di gelombang kedua. Rencana akan dibuka kembali di awal bulan Maret 2022. Pendaftaran di kelas ini bapak ibu dapat menghubungi ibu Helwiyah dan ibu Rosminiyati.

Kelima Kelas Belajar Informatika.

Kelas belajar informatika dibuka setiap hari Kamis dan Sabtu. Kegiatan dilaksanakan setiap pukul 13.00 sampai 15.00 WIB. Kegiatan ini dilaksanakan selama 16 kali pertemuan. Peserta akan mendapatkan sertifikat 32 jam. Bagi yang berminat bisa mendaftarkan diri ke bu Siska dan bu Wiwin. Anda akan menguasai materi Informatika dari jenjang SD, SMP, SMA, dan SMK lengkap.

Keenam Kelas Belajar disain

Kelas belajar disain ini baru saja dibuka. Kita belajar setiap hari Jumat malam Sabtu Pukul 19.30 WIB melalui aplikasi zoom. Kelas akan dipandu oleh bapak Fajar Tri Laksono. Teman-teman akan diajari bagaimana membuat poster, flyer dan sampul buku yang cantik dan menarik. Juga membuat sertifikat otomatis untuk sebuah kegiatan webinar atau workshop. Kawan-kawan guru bisa membuat sendiri disain cover bukunya bila sudah mengikuti kelas disain ini.

Ketujuh Kelas Tryout PPPK

Kelas ini paling banyak pesertanya. Pernah mencapai 1000 orang. Alhamdulillah sudah semakin banyak yang lulus PPPK. Baik di tahap pertama sampai tahap terakhir. Kelas Try Out dibuka setiap hari Sabtu Malam Minggu. Pukul 19.00-21.00 WIB. Alhamdulillah kelas ini sudah kami tutup, karena sudah semakin banyak guru yang lulus PPPK. Kelas akan dibuka kembali kalau sudah banyak guru yang ingin mengikuti kelas ini lagi. Pendaftaran kelas PPPK ini dapat menghubungi ibu Rita dan Pak Eko.

Kedelapan Kelas Inovasi

Kelas ini akan dibuka pada bulan Maret 2022 atas usulan bapak Ajun. Setiap hari Jumat pukul 19.30 sampai 21.00 WIB. Kelas ini akan diisi oleh para guru inspiratif dan pemenang inovasi pembelajaran kemdikbud tingkat nasional.

Dalam kelas ini, bapak ibu guru akan diajak melakukan inovasi dalam pembelajaran. Bapak ibu yang berminat, bisa mendapftarkan diri mengikuti kegiatannya kepada pak Ajun. Jadwal Kegiatannya sebagai berikut:

Demikianlah kelas-kelas yang kami kelola di Asosiasi Profesi dan Keahlian Sejenis atau APKS di Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI). Semua kelas gratis dan tidak dipungut biaya. Semua narsum dalam kelas ini tidak ada yang dibayar dan ikhlas berbagi ilmunya untuk kawan-kawan guru di seluruh Indonesia.

Ayo manfaatkan waktu di masa pandemi ini untuk sama-sama belajar secara online. Jarak yang jauh menjadi terasa dekat karena kita belajar bersama untuk menjadi guru pelopor perubahan dan bukan guru yang malas belajar. Hal yang juga kami sampaikan adalah bagaimana guru mampu menjadi pengusaha dan berjiwa kewirausahaan. Kami berharap semakin banyak guru profesional dan menjadi guru entrepreneur. Kawan-kawan bisa langsung belajar dari gurunya Mas Nadiem Makarim.

Salam Blogger Persahabatan

Omjay’

Guru Blogger Indonesia

Blog https://wijayalabs.com

Konten ini telah tayang di Kompasiana.com dengan judul “Inilah Kelas-kelas Gratis di APKS PGRI”, Klik untuk baca:
https://www.kompasiana.com/wijayalabs/621106fe586d29408513ec02/inilah-kelas-kelas-gratis-di-apks-pgri

Kreator: Wijaya Kusumah

Kata Pengantar Buku Romantika Keluarga

Saya dihubungi ibu Rosminiyati yang baik hati untuk membuat kata pengantar buku Romantika Keluarga. Buku ini merupakan kumpulan tulisan menarik dari para guru tangguh berhati cahaya yang mengajar di SMKN 2 Pangkalpinang. Saya merasa tersanjung diminta untuk memberikan kata pengantar buku yang sangat inspiratif ini. Saya seolah ikut mengajar di SMKN 2 Pangkalpinang.
SMK Negeri 2 Pangkalpinang merupakan sekolah teknologi tertua dan terbesar di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Saya ikut merasakan kebesaran sekolah ini setelah membaca tulisan inspiratif kawan-kawan guru yang mengajar di sekolah ini. Jumlah siswa, guru, dan tenaga kependidikan yang banyak dan berbagai prestasi tingkat regional dan nasional yang diraih, menjadikan sekolah ini sangat terkenal di masyarakat. Ikut menjadi bagian dari sekolah bergengsi di kepulauan ini menorehkan berbagai kesan mendalam dan sekaligus cerita saat kawan-kawan guru sudah berada di dalamnya.

Buku “Romantika Keluarga SMK Negeri 2 Pangkalpinang” berisi cerita tentang perjalanan menuju sekolah ini yang semakin berkemajuan dan berbagai peristiwa yang terjadi saat menjalaninya. Ada yang diwarnai prasangka, kekhawatiran, suka, duka, kecewa, bangga, harapan, perjuangan, keteladanan, bahkan pertemuan dengan cinta sejati dikisahkan secara terbuka. Saya membacanya dengan penuh antusias dan rasa bahagia.
Tema yang diusung pada buku ini adalah pengalaman yang paling berkesan selama menjalani profesi guru di SMK Negeri 2 Pangkalpinang. Para guru begitu bersemangat dalam menguraikan kisah mereka. Saya membaca kisahnya satu demi satu. Membuat saya merasakan menjadi guru di sekolah negeri di sana. Sekolah menjadi rumah kedua bagi mereka yang mengajar di sekolah ini.
Cerita yang terdapat di dalam buku ini sangat seru dan luar biasa. Banyak sekali pesan moral dan inspirasi yang dapat dipetik dari kisah-kisah yang diuraikan oleh para penulis. “Romantika keluarga SMK Negeri 2 Pangkalpinang” benar-benar menggambarkan kejadian nyata yang dialami penulisnya terkait sekolah sebagai rumah kedua yang dikemas dengan gaya penulisan yang khas masing-masing penulisnya. Gaya menulis yang berbeda, membuat buku ini memiliki keragaman cerita yang begitu menggoda pembaca.
Tak lupa dituliskan kisah seorang pemimpin kepala sekolah yang bersahaja. Kepedulian seorang pemimpin semakin hari semakin dapat dirasakan semua guru. Keteladanan ditunjukkan dengan sikap yang tidak dibuat-buat. Tutur kata yang santun sepertinya benar-benar menyatu pada sosok Kepala Sekolah. Namun sayang, Allah memanggilnya di usia muda. Kepergian kepala sekolah meninggalkan kesan yang baik dikalangan guru.

Ada juga kisah seorang guru baru. Rasa bahagia dengan membimbing siswa mengantarkannya kepada kesuksesan, merupakan kepuasan hati tersendiri. Apalagi bagi seorang guru yang merupakan guru baru di sekolah tersebut. Ketika harus mempertahankan siswa bermasalah dengan susah payah. Hantaman dan cibiran di tengah pandangan pesimis rekan guru dan wali kelas yang merasa siswa tak bisa berubah. Namun, dengan pelayanan terbaik, hasil belajar siswa tersebut lulus dengan nilai yang maksimal. Di situlah, guru baru di sekolah membuktikan bahwa siswa tersebut bisa. Hasilnya prestasi siswa tinggi.

Sebagai seorang guru yang menghadapi banyak siswa dengan berbagai macam karakter dan kasus merupakan hal yang sangat luar biasa. Ketika membantu siswa menemukan jalan keluar, merupakan kesenangan tersendiri bagi seorang guru. Rasa bahagia itu tidak dapat tergambarkan oleh apapun. Guru harus menulis dan jangan menangis. Budaya menulis harus menjadi budaya kita. Ceritakan apa yang dialami supaya romantika keluarga di rumah kedua berjalan indah. Dengan menulis, semua pengalaman nyata guru akan terkenang sepanjang masa. Seorang guru boleh tiada, tapi jasanya tiada tara.

Saya membaca kisah seorang guru inspiratif dalam buku ini. Saat pertama kali mengajar, ingin rasanya cepat-cepat menginformasikan semua pikiran yang ada di kepala kepada para siswa. Namun, ternyata mengajar di kelas tak semudah saat menginformasikan sesuatu pada keluarga. Guru harus menyiapkan dulu rencana pembelajarannya, karena materi yang akan disampaikan harus sesuai kurikulum yang sudah ditetapkan negara. Guru tak lagi merdeka mengajar.

Dalam mengajar kita juga harus menyisipkan karakter kejujuran dan kemandirian. Membentuk karakter siswa sangat penting agar siswa dalam menjalani kehidupan benar-benar rapi. Rapi maksudnya tidak hanya rapi pakaiannya tapi juga rapi imannya, pergaulannya, belajarnya, tindakannya, dll. Seorang guru mempunyai tanggung jawab untuk mendidik siswa menjadi manusia seutuhnya sesuai amanat cita-cita bangsa. Suatu hal yang tidak mudah bagi seorang guru, apalagi yang baru mulai menjalankan profesinya. Suatu tantangan yang mau tidak mau harus dihadapi.

Sebagai seorang guru, tentu hal-hal yang sangat ideal menjadi suatu angan-angan yang harus diwujudkan. Untuk mewujudkan kondisi ideal tersebut, terkadang tanpa disadari, guru menjadikan siswa sebagai obyek, guru memaksakan mereka untuk mencapainya, bahkan sampai melupakan bahwa keadaan siswa itu berbeda-beda. Guru harus tahu bahwa tidak semua sama seperti yang kita inginkan. Hal seperti inilah yang tanpa disadari terjadi pada awal guru mengajar. Refleksi guru itu saya baca dalam buku romantika keluarga.

Seiring berjalannya waktu, perlahan-lahan guru sadar bahwa apa yang dilakukan pada awal mengajar tidaklah menyenangkan. Dengan bimbingan para senior, perlahan-lahan cara mengajar guru baru sedikit berubah. Guru baru belajar menjadi guru yang lebih sabar dan memahami keadaan siswa. Itulah kisah indah antara guru senior dan yunior. Kolaborasi terwujud dalam romantika keluarga.

Guru mulai mengerti bahwa latar belakang siswa yang diajar berbeda-beda. Mulai dari tingkat perekonomiannya, pendidikan keluarganya atau lingkungan tempat tinggalnya. Hal seperti ini membuat guru harus berbeda pula cara menghadapi mereka, Apalagi menghadapi siswa yang sedang bermasalah. Menjadi suatu kebahagiaan tersendiri jika guru dapat membantu menyelesaikan masalah yang dihadapi siswa. Peristiwa seperti ini lebih memantapkan guru menjalani profesi sebagai seorang guru.

Buku Romantika keluarga membuat saya belajar di rumah kedua para guru dan siswa. Sekolah menjadi tempat berinteraksi keduanya. Ketika guru dan siswa merasakan kebahagiaan, maka rumahku menjadi surgaku. Mari jadikan rumah kedua kita di sekolah sebagai taman surga bagi pendidik dan peserta didik.

Salam Blogger Persahabatan

Omjay

Guru Blogger Indonesia

Blog https://wijayalabs.com